Denpasar, IDN Times - Konsumsi rumah tangga Bali pada triwulan I 2026 melambat dibandingk periode yang sama di tahun 2025. Meski melambat, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat pertumbuhan sebesar 5,02 persen. Kepala BPS Provinsi Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan menjelaskan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, potensi konsumsi rumah tangga untuk tumbuh tinggi tidak mudah.
“Sulit mencapai konsumsi rumah tangga lebih tinggi lagi. Bedakan antara tumbuh dan turunnya. Kalau misalnya dulu sudah tumbuh, untuk tumbuh lebih tinggi itu kan tidak mudah,” kata Agus pada Selasa (5/5/2026) di Kantor BPS Provinsi Bali.
