Kejuaraan Paralayang Bali Internasional Paragliding Accuracy Championship (BIPGAC) 2022 dibuka pada Jumat (26/8/2022). (Dok.IDN Times/istimewa)
Lalu bagaimana dengan atlet paralayang dari Provinsi Bali? Diketahui bahwa dalam kejuaraan ini, Bali menurunkan 7 atlet paralayangnya. Namun tidak lolos dalam hasil akhir kejuaraan BIPGAC 2022.
Letda Agus Rianto mengatakan bahwa saat ini atlet paralayang Bali membutuhkan support dari pemerintah daerah dalam pembinaan prestasi. Sampai saat ini para atlet masih merogoh kantong sendiri untuk mengikuti event-event di luar.
“Untuk di tahun ini memang Tim Bali aktif mengikuti kegiatan kejuaraan di luar daerah. Beberapa kali menorehkan prestasi yang baik. Namun dalam event ini kami hanya menurunkan tujuh atlet. Kami memiliki atlet yang terbatas untuk event setara kejurnas dan internasional. Semoga ke depan pemerintah daerah ikut berkolaborasi aktif dalam pembinaan atau paralayang di Bali,” paparnya.
Sementara itu secara umum, ia akui bahwa Indonesia sudah memiliki atlet-atlet yang luar biasa untuk tingkat internasional. Harapannya ke depan pemerintah pusat dan daerah bersedia memberikan kontribusi dan partisipasinya dalam pembinaan atlet. Terutama untuk meningkatkan serta memajukan, khususnya pariwisata petualang paralayang yang dapat menarik wisatawan.