Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Antrean BBM Tabanan Belum Berakhir, 8 Dokter Disiagakan
Jajaran Polres Tabanan melakukan tindakan pengaturan kendaraan yang mengantre BBM di Tabanan (IDN Times/Wira Sanjiwani)
  • Antrean BBM panjang masih terjadi di sejumlah SPBU Tabanan pada 13 Oktober 2026, memicu penumpukan kendaraan dan pengaturan lalu lintas oleh personel Polres.

  • Polres Tabanan menyiagakan delapan dokter, perangkat medis, dan dua ambulans di markas untuk menangani warga yang kelelahan atau mengalami darurat kesehatan saat mengantre.

  • Polisi membagikan air mineral gratis kepada pengendara. Di SPBU Sanggulan, antrean Pertalite dan Pertamax dipisahkan; warga melaporkan menunggu Pertamax sekitar satu jam.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Antrean panjang BBM masih terjadi di sejumlah SPBU di Kabupaten Tabanan. Polres Tabanan menyiagakan tim medis, ambulans, membagikan air minum gratis, serta mengatur arus lalu lintas.
  • Who?
    Polres Tabanan, delapan dokter, personel kepolisian, pengendara yang mengantre BBM, serta AKBP I Putu Bayu Pati terlibat dalam penanganan kondisi tersebut.
  • Where?
    Penumpukan kendaraan terjadi di sejumlah SPBU di Kabupaten Tabanan, Bali. Tim medis dan dua ambulans disiagakan di Markas Polres Tabanan.
  • When?
    Kondisi antrean dan penyiagaan tim medis berlangsung pada Selasa, 13 Oktober 2026.
  • Why?
    Tim medis disiagakan untuk menangani kemungkinan darurat kesehatan bagi warga yang kelelahan mengantre BBM. Pengaturan lalu lintas dilakukan karena penumpukan kendaraan masih berlangsung.
  • How?
    Delapan dokter, perangkat medis, dan dua ambulans siap dikerahkan ke SPBU. Penanganan didukung Polsek, rumah sakit, dan puskesmas; personel juga membagikan air mineral serta mengatur lalu lintas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tabanan, IDN Times - Antrean bahan bakar minyak (BBM) yang panjang masih terjadi di Kabupaten Tabanan, Selasa (13/10/2026). Kepolisian Resor (Polres) Tabanan sampai menyiagakan tim medis kedokteran dan ambulans untuk warga yang kelelahan mengantre.

Kapolres Tabanan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) I Putu Bayu Pati, mengatakan ambulans hingga tim dokter disiagakan, dan segera meluncur apabila diperlukan.

"Tim dokter kesehatan dan perangkat medis serta dua ambulans sudah siaga di Polres Tabanan," ujarnya, Selasa (13/10/2026).

1. Ada delapan dokter yang disiagakan Polres Tabanan

Jajaran Polres Tabanan melakukan tindakan pengaturan kendaraan yang mengantre BBM di Tabanan (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Bayu Pati melanjutkan setidaknya ada delapan dokter yang siaga, lengkap dengan perangkat medis dan sarana transportasi berupa dua unit ambulans. Pasukan medis ini disiagakan penuh di Markas Polres Tabanan, dan siap diluncurkan sewaktu-waktu ke lokasi SPBU jika terjadi kondisi darurat kesehatan pada warga yang mengantre.

"Dalam operasionalnya, penanganan medis di lapangan juga akan disokong oleh jajaran Polsek di tiap kecamatan serta menjalin kerja sama dengan pihak rumah sakit dan puskesmas setempat," ujar Bayu Pati.

2. Polres Tabanan bagikan air minum gratis

Jajaran Polres Tabanan melakukan tindakan pengaturan kendaraan yang mengantre BBM di Tabanan (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Selain menyiagakan tim medis, personel kepolisian yang bertugas di lapangan turut membagikan air mineral gratis kepada para pengendara yang mengular dalam antrean BBM untuk meringankan dahaga dan keletihan seharian penuh.

“Pembagian air minum ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat saat antre,” kata Bayu Pati.

3. Antrean panjang BBM masih berlangsung di Tabanan

Antrean BBM di SPBU Sanggulan (Dok.IDN Times/Istimewa)

Sementara itu penumpukan kendaraan pengendara yang berburu BBM masih mewarnai sejumlah SPBU di Tabanan. Untuk mengatasi ini, sejumlah personel Polres Tabanan terus disiagakan di simpul-simpul kemacetan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas.

"Kami berfokus penuh pada pengamanan arus kendaraan serta pelayanan warga di lapangan. Kondisi saat ini masih terjadi penumpukan kendaraan karena antrean BBM," kata Bayu Pati.

Sementara warga yang ikut mengantre, Sussie Adi, mengatakan antrean di SPBU Sanggulan jauh lebih teratur. Ada pemisahan antrean antara Pertalite dan Pertamax.

"Untuk Pertalite itu antreannya dari arah Utara, sementara untuk Pertamax antreannya dari Selatan. Saya antre Pertamax tadi, dapatnya setelah kurang lebih satu jam antre," paparnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article