Lokasi kecelakaan antara ambulans dengan sepeda motor di Tabanan (Dok.IDN Times/Istimewa)
Dari hasil penyelidikan, Berata menyebutkan penyebab kecelakaan karena kelalaian manusia. Peristiwa ini masih dalam proses lidik.
"Pengemudi ambulans kurang hati-hati dan waspada saat mengambil jalur kanan yang berujung pada tabrakan. Jadi faktor penyebab kecelakaan ialah manusia. Masih dalam lidik, dan apabila terbukti, sesuai SOP tentu akan ditahan,” katanya.
Selain menyebabkan pengendara motor meninggal, kecelakaan ini juga mengakibatkan kerusakan lainnya. Yakni ambulans RSUD Tabanan mengalami penyok pada bemper depan kanan dengan total kerugian materiel sebesar Rp1 juta. Sedangkan sepeda motor mengalami kerusakan pada lampu rem belakang yang pecah, serta knalpot yang terlipat ke dalam, dengan kerugian materiel mencapai Rp700 ribu.
Wakil Direktur Pelayanan dan Pengendalian Mutu RSUD Tabanan, dr I Gusti Ngurah Bagus Juniada, mengatakan saat kejadiaan kecelakaan, ambulans RSUD Tabanan sedang merujuk pasien ke RSUP Prof Ngoerah.
"Pasiennya ini pasien pendarahan post operasi. Pasien yang dirujuk ini sudah sampai ke RSUP Prof Ngoerah," katanya.