Denpasar, IDN Times - Bali Trail Running (BTR) Ultra 2026 yang akan berlangsung di Kintamani Kabupaten Bangli menjadikan kawasan konservasi sebagai jalur larinya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Balai KSDA Bali, Ratna Hendratmoko mengatakan, mendukung kegiatan ini sebagai upaya sport tourism yang tetap memperhatikan prinsip konservasi dan kelestarian alam. Kegiatan trail run ini diharapkan juga memiliki impact pada kesadaran masyarakat pada pentingnya konservasi dan pelestarian alam.
"Karena masyarakat yang harus mendapatkan kemanfaatan dan masyarakat yang ikut mendukung, menjaga, melestarikan kawasan konservasi. Konservasi harus menjadi agenda bersama. Kalau konservasi hanya miliknya kami, kami gagal," terangnya.
