Tabanan, IDN Times - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tabanan kekurangan tenaga dokter berstatus ASN (Aparatur Sipil Negara) maupun PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) yang bertugas di Unit Gawat Darurat (UGD).
Direktur RSUD Tabanan, dr I Gede Sudiarta, mengungkapkan sekitar 85 persen dokter umum yang bertugas di UGD berstatus dokter tamu. Hal ini tentunya akan berdampak pada layanan di UGD. Satus dokter tamu bisa sewaktu-waktu hengkang, karena secara administratif,mereka tidak terikat dalam waktu panjang.
