Ilustrasi cokelat. (Pixabay.com/jan_photo)
Cokelat adalah makanan favorit sebagian orang, namun, berbeda halnya dengan kucing. Makanan yang satu ini sebaiknya tidak diberikan kepada kucing karena bisa memberikan efek yang buruk pada anabul.
Pada laman Wavets.com.au, cokelat mengandung zat bernama teobromin. Nah, pada metabolisme hewan, khususnya kucing, zat itu diproses sangat lambat. Tak jarang, zat ini dapat menyebabkan kucing diare, muntah, kejang, hiperaktif, hingga membuat irama detak jantung yang tidak normal.
Kadar teobromin pada coklat bervariasi. Hal ini tergantung pada jumlah kakao yang ada. Jika kamu menemukan kucing kesayanganmu mengkonsumsi coklat, kamu bisa membawanya ke klinik hewan, terutama jika disertai gejala-gejala yang telah disebutkan di atas.
Tak hanya kucing, kamu juga tidak boleh memberikan cokelat kepada anjing peliharaanmu.