Dalam psikologi, ada sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan beban emosional dan tanggung jawab yang dipikul oleh anak perempuan tertua dalam keluarga, yakni Eldest Daughter Syndrome (EDS) atau Sindrom Anak Perempuan Pertama.
Menjadi anak perempuan pertama bukan sekadar tentang urutan kelahiran, tetapi tentang peran dan harapan yang sering kali datang lebih dulu sebelum ia lahir. Mereka harus menjadi “guru”, menjadi “ibu kedua”, atau bahkan menjadi “tulang punggung keluarga”. Sebenarnya, apa sih yang dirasain sama anak perempuan pertama?
