Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
38 Ribu KPM Tabanan Terima Sembako dari Pusat untuk Dua Bulan
KPM di Tabanan mulai menerima bantuan sembako dari Pemerintah Pusat (IDN Times/Wira Sanjiwani)
  • Sebanyak 38 ribu KPM di Tabanan menerima bantuan sembako dari Pemerintah Pusat berupa beras dan minyak goreng yang penyalurannya dilakukan bertahap di setiap desa.
  • Bantuan ini mencakup kebutuhan dua bulan, yaitu Februari dan Maret, dengan total 20 kilogram beras serta 4 liter minyak goreng per keluarga penerima manfaat.
  • Program bantuan disalurkan melalui Perum Bulog untuk menjaga ketahanan pangan, menekan kemiskinan, dan mendukung penurunan stunting, sementara kelanjutan program masih menunggu keputusan pusat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Penyaluran bantuan sembako dari Pemerintah Pusat kepada 38 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Tabanan untuk kebutuhan dua bulan berupa beras dan minyak goreng.
  • Who?
    Bantuan disalurkan oleh Pemerintah Pusat melalui Bappenas dan Perum Bulog, dengan pelaksanaan di lapangan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Tabanan serta pemerintah desa setempat.
  • Where?
    Distribusi dilakukan di seluruh desa di Kabupaten Tabanan, termasuk Desa Bengkel di Kecamatan Kediri yang telah menyalurkan bantuan kepada 173 KPM.
  • When?
    Penyaluran dimulai sepekan lalu dari Kecamatan Pupuan dan berlangsung pada Mei 2025, dengan target penyelesaian lima hari untuk setiap desa.
  • Why?
    Bantuan diberikan untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat, menekan angka kemiskinan, serta mendukung percepatan penurunan stunting di wilayah Tabanan.
  • How?
    Beras dan minyak goreng disalurkan berdasarkan data penerima dari pusat melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), kemudian didistribusikan langsung ke masing-masing desa oleh aparat setempat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tabanan, IDN Times - Setelah sempat tertunda, bantuan sembako dari Pemerintah Pusat mulai disalurkan di Kabupaten Tabanan. Sebanyak 38 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan berupa beras dan minyak. Bantuan mulai didistribusikan ke masing-masing desa dengan target penyaluran rampung dalam lima hari untuk setiap desa.

"Penyaluran sudah dimulai sepekan lalu dimulai di Kecamatan Pupuan. Penyaluran dilakukan di desa dengan target penyaluran lima hari," ujar Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan serta Gizi Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Tabanan, I Gusti Agung Khrisna Kepakisan, Kamis (21/5/2025).

1. KPM menerima bantuan sembako untuk dua bulan

KPM di Tabanan mulai menerima bantuan sembako dari Pemerintah Pusat (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Khrisna mengatakan, KPM menerima bantuan sembako untuk dua bulan sekaligus, yaitu Februari dan Maret. Total bantuan yang diterima adalah 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

"Bantuan per bulan itu 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng. Direkap dua bulan sehingga yang diterima adalah 20 kg beras dan 4 liter minyak," kata Khrisna.

2. Bantuan diberikan untuk ketahanan pangan

KPM di Tabanan mulai menerima bantuan sembako dari Pemerintah Pusat (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Bantuan pusat ini, kata Khrisna, merupakan bantuan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang disalurkan melalui Perum Bulog. Penyaluran bantuan ini untuk menjaga ketahanan pangan, menekan angka kemiskinan, serta membantu percepatan penurunan stunting.

Data penerima bantuan ini berasal dari pusat. Setelah data keluar langsung diteruskan ke desa untuk segera disalurkan. Sementara untuk kelanjutan program bantuan sembako berikutnya, pihaknya masih menunggu kebijakan Pemerintah Pusat.

"Belum ada kepastian, masih menunggu keputusan dan ketersediaan anggaran," ujarnya.

3. Bantuan disalurkan di masing-masing desa

KPM di Tabanan mulai menerima bantuan sembako dari Pemerintah Pusat (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Satu desa yang telah menyalurkan bantuan adalah Desa Bengkel, Kecamatan Kediri. Total 173 KPM menerima bantuan yang datanya langsung bersumber dari Pemerintah Pusat melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Perbekel Bengkel, I Nyoman Wahya Biantara, menjelaskan pihak desa hanya bertugas mendistribusikan bantuan.

"Kami dapat data 173 penerima manfaat dari pusat, desa hanya membantu penyaluran," jelasnya.

Editorial Team