Badung, IDN Times - Pernahkah kamu merasakan kejenuhan yang tidak berujung? Beberapa orang mungkin pernah merasakan kejenuhan, dan berdampak pada kehidupan sosial hingga kinerja. Banyak hal yang pada umumnya bisa dilakukan untuk mengusir kejenuhan, misalnya cuti dari pekerjaan, berlibur, maupun me time. Hal ini dilakukan semata-mata untuk mengindari stres, depresi, hingga kecemasan.
Tetapi, akan lebih efektif jika kejenuhan juga dibarengi dengan konsultasi, sehingga mendapatkan penanganan tepat. Nah, menurut Mental Health Counselor atau Culture and Learning Manager IDN, Hoshael Waluyo Erlan, secara umum rasa jenuh hingga hambar dalam menjalani kehidupan, wajar dialami semua orang. Meski begitu, mengetahui segala kemungkinan penyebab kejenuhan tersebut akan lebih membantu seseorang untuk menangani kesehatan mentalnya.
"Perasaan ini sangat manusiawi dan banyak orang mengalaminya. Saya sepenuhnya memahami, paham betapa beratnya perasaan hambar dan jenuh sejenuhnya itu," terangnya.
