Penulis: Community Writer, Ari Budiadnyana
Ir Soekarno adalah Presiden pertama Republik Indonesia (RI). Ia dikenal memiliki karisma yang luar biasa di mata masyarakatnya. Bung Karno, begitu sering disapa, dielu-elukan di masa awal pemerintahan dan tidak sedikit masyarakat yang mendekat untuk sekadar bersalaman atau melihatnya dari dekat.
Sukarno adalah seorang tokoh berdarah Bali yang lahir pada 6 Juni 1901 dan wafat tanggal 21 Juni 1970. Ia anak kedua dari pasangan Raden Soekemi dan Ida Ayu Nyoman Rai, Ibunya yang tinggal di wilayah Kabupaten Buleleng. Sukarno mengidap banyak penyakit semasa kecil seperti tifus, malaria, hingga disenteri.
Suatu ketik, Soekarno pernah sakit dalam waktu yang lama. Dia terkapar lama di atas kasur dan merasa hidupnya akan segera berakhir. Karena atas dasar itu, sang orangtua ingin mengganti namanya.
Hal ini tertulis dalam buku berjudul Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat, karya Cindy Adams. Buku itu menyebutkan bagaimana orang Jawa memercayai, bahwa anak yang sering sakit-sakitan karena namanya yang tidak cocok.
“Nama kelahiranku adalah Kusno. Aku hidup sebagai anak yang penyakitan. Bapak menerangkan kalau namanya tidak cocok. ‘Kita harus memberinya nama lain supaya tidak sakit-sakit lagi,” kata Soekarno menirukan ayahnya, sebagaimana ditulis Cindy.
Itulah sekilas cerita tentang Bung Karno. Berikut potret kegiatan Bung Karno selama menjadi Presiden pertama RI.
