Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Etika Dasar Sebelum Membawa Pulang Makanan dari Kantor
ilustrasi makan pizza (pexels.com/Katerina Holmes)

Membawa pulang makanan sisa dari acara kantor sering kali dianggap hal sepele. Namun, di balik keputusan kecil itu, tersimpan banyak hal yang perlu dipertimbangkan agar tidak menimbulkan salah paham. Budaya kerja yang berbeda serta latar belakang rekan-rekan kerja bisa membuat satu tindakan sederhana berubah menjadi bahan gunjingan.

Bukan berarti kamu tidak boleh membawa pulang makanan. Hanya saja, penting untuk memastikan bahwa keputusan tersebut diambil dengan bijak dan penuh pertimbangan. Berikut adalah beberapa hal penting yang sebaiknya kamu perhatikan sebelum membawa pulang makanan bersama dari kantor.

1. Tanyakan dulu, jangan asal ambil

ilustrasi makan sendiri (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)

Kesalahan umum yang sering terjadi adalah langsung mengambil sisa makanan tanpa bertanya terlebih dahulu. Walaupun kelihatannya tidak akan berdampak besar, hal seperti ini bisa menimbulkan kesan kurang sopan atau bahkan dianggap egois oleh rekan kerja lainnya. Terlebih jika makanan tersebut masih mungkin dinikmati oleh orang lain di kemudian waktu.

Akan jauh lebih baik jika kamu bertanya lebih dulu kepada orang yang bertanggung jawab, atau yang mengoordinasi acara makan bersama itu. Bisa juga cukup dengan menyapa rekan-rekan lain dan menanyakan apakah mereka masih ingin menyimpan sebagian makanan tersebut. Dengan bertanya, kamu menunjukkan bahwa kamu menghargai keberadaan orang lain.

2. Perhatikan siapa yang membeli atau membawakan makanan

ilustrasi makan bersama di kantor (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Tidak semua makanan yang ada di kantor berasal dari dana bersama. Ada kalanya makanan dibawa secara sukarela oleh rekan kerja atau bahkan dibeli oleh atasan sebagai bentuk apresiasi. Dalam situasi seperti ini, membawa pulang makanan tanpa izin bisa dianggap tidak tahu diri.

Cobalah cari tahu siapa yang membawa atau membelikan makanan tersebut. Jika memang itu dibeli dari dana patungan atau konsumsi rutin kantor, biasanya lebih fleksibel. Tapi jika itu bentuk traktiran atau hadiah dari seseorang, alangkah bijaknya jika kamu tidak langsung mengklaim makanan sisa sebagai milik bersama.

3. Pastikan semua orang sudah kenyang dan tidak berniat menyimpan

ilustrasi makan bersama di kantor (pexels.com/Diva Plavalaguna)

Sebelum kamu memasukkan makanan ke dalam wadah dan membawanya pulang, pastikan tidak ada yang masih ingin menyantapnya. Kadang, ada rekan kerja yang tidak langsung makan saat acara berlangsung karena sedang sibuk atau menunggu waktu makan.

Mengamankan sisa makanan terlalu cepat bisa memunculkan kesan terburu-buru dan kurang peka terhadap orang lain. Oleh karena itu, amati situasinya terlebih dahulu. Kalau memang sudah lewat beberapa jam dan tidak ada yang menyentuh makanan itu lagi, barulah kamu bisa mulai mempertimbangkan untuk membawanya pulang.

4. Gunakan wadah sendiri, jangan ambil wadah kantor

ilustrasi mengemas makanan (pexels.com/Vanessa Loring)

Hal sepele seperti wadah bisa menjadi masalah kalau tidak diperhatikan. Mengambil makanan dengan menggunakan wadah milik pantry kantor tanpa izin bisa menimbulkan masalah baru, apalagi jika wadah itu tidak dikembalikan atau tertukar.

Akan lebih baik jika kamu membawa wadah sendiri dari rumah. Selain lebih higienis, hal ini juga menunjukkan bahwa kamu memang sudah siap dan berniat baik tanpa menyusahkan pihak lain. Wadah pribadi juga bisa menghindarkan kamu dari tuduhan mengambil barang milik kantor secara sembarangan.

5. Jaga porsi dan jangan mengambil berlebihan

ilustrasi makan bersama di kantor (pexels.com/Thirdman)

Meskipun makanan itu tampak berlimpah, bukan berarti kamu bebas mengambil sebanyak-banyaknya. Ingat bahwa budaya kerja yang sehat selalu melibatkan rasa saling menghormati. Mengambil makanan secara berlebihan hanya untuk dibawa pulang bisa membuat kamu terlihat rakus dan tidak peduli pada rekan kerja lain.

Ambillah secukupnya, sekadar untuk menghindari pemborosan. Jika kamu ragu apakah porsimu berlebihan atau tidak, kamu bisa meminta pendapat rekan kerja yang lain. Tindakan kecil seperti ini justru bisa mencerminkan kedewasaan dan kepekaan sosial di lingkungan kerja.

Membawa pulang makanan dari kantor memang bukan tindakan yang salah, tetapi ada baiknya dilakukan dengan hati-hati dan penuh pertimbangan. Tidak adanya komunikasi yang jelas bisa membuat orang lain memiliki persepsi burung tentangmu. Jadi, sebelum kamu mengemas makanan ke dalam wadah, pastikan kamu sudah memikirkan semua aspek yang ada. Karena di balik satu tindakan sederhana, tersimpan nilai-nilai etika yang bisa mencerminkan siapa dirimu di mata rekan-rekan kerja.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team