Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App

Dalam ajaran Hindu, Moksa menjadi tujuan tertinggi kehidupan. Moksa merupakan bersatunya Atman dan Brahman (Tuhan), serta terbebas dari siklus kelahiran kembali. Secara sederhana, Moksa dapat dikatakan sebagai suatu keharmonisan dan kesempurnaan dalam kehidupan.

Dalam Hindu terdapat sebuah ajaran yang disebut dengan Catur Marga Yoga. Bisa dikatakan ajaran ini sebagai jalan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Berikut penjelasan lengkap tentang Catur Marga Yoga yang dikutip dari Buku Pelajaran Agama Hindu dan Budi Pekerti SD Kelas V Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia 2017.

1. Apa itu Catur Marga Yoga

Ilustrasi umat Hindu saat upacara di Pura. (unsplash.com/Hakan Nural)

Catur Marga Yoga terdiri dari kata Catur yang berarti empat, Marga yang berarti jalan, serta Yoga yang berarti penyatuan atau menghubungkan diri. Catur Marga Yoga dapat diartikan sebagai empat jalan yang dapat dipergunakan untuk berhubungan diri dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa atau Tuhan Yang Maha Esa. Setiap manusia memiliki tujuan yang mana untuk mencapainya harus melalui jalan yang baik dan mulia serta sesuai dengan norma agama.

Untuk mencapai tujuan tersebut, bisa dilakukan dengan berbagai cara, tergantung dari tujuan yang ingin dicapai. Catur Marga Yoga terdiri dari empat bagian yaitu Karma Marga Yoga, Bhakti Marga Yoga, Jnana Marga Yoga, dan Raja Marga Yoga. Berikut penjelasan beserta contohnya!

2. Bagian Catur Marga Yoga

Ilustrasi di tempat kerja. (unsplash.com/Campaign Creators)

Seperti telah disebutkan di atas, Catur Marga Yoga terdiri dari empat bagian. Pertama adalah Karma Marga YogaKarma memiliki arti perbuatan, tingkah laku, kegiatan, atau bekerja. Karma Marga Yoga memiliki makna bahwa dengan melakukan perbuatan baik, bekerja secara tulus ikhlas merupakan jalan untuk mendekatkan diri pada Tuhan.

Kedua adalah Bhakti Marga Yoga. Bhakti memiliki makna hormat. Bhakti Marga Yoga adalah cara mendekatkan diri kepada Tuhan melalui sikap bhati dan selalu ingat kepada Tuhan. Rasa bakti ini harus dilandasi ketulusan dan cinta kasih.

Berikutnya ada Jnana Karma Yoga. Jnana memiliki arti ilmu pengetahuan. Jnana Marga Yoga memiliki makna cara mendekatkan diri pada Tuhan melalui ilmu pengetahuan. Dengan ilmu pengetahuan, umat manusia akan terbebas dari kegelapan atau ketidaktahuan (awidya).

Bagian Catur Marga Yoga yang terakhir adalah Raja Marga Yoga, yaitu cara mendekatkan diri dengan Tuhan melalui yoga. Raja Marga Yoga merupakan tingkat tertinggi dari Catur Marga Yoga. Orang yang melaksanakan tahap ini harus bisa mengendalikan diri dari keterikatan dengan kehidupan duniawi serta disiplin. Sebaiknya memiliki guru rohani atau guru spiritual yang bisa menuntun dengan baik.

3. Contoh penerapan Catur Marga Yoga dalam kehidupan sehari-hari

Ilustrasi pendeta Hindu. (unsplash.com/Nova Kusady)

Setelah mengetahui bagian dari Catur Marga Yoga, ada baiknya kita juga mengetahui contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Contoh Karma Marga Yoga adalah bekerja dengan giat dan tulus segala pekerjaan yang digeluti tanpa terlalu memikirkan hasil. Contoh lainnya adalah perbuatan menolong atau membantu orang lain yang sedang kesusahan. Seseorang wajib menghindarkan perbuatan yang dilarang oleh ajaran agama.

Contoh Bhakti Karma Yoga adalah rajin sembahyang untuk memuja kebesaran Tuhan, serta mengucapkan rasa syukur atas berkahnya. Contoh lainnya adalah dengan melantunkan pujian-pujian atau nyanyian suci, juga bagian dari Bhakti Marga. Semuanya harus didasari oleh niat yang tulus dan ikhlas.

Contoh Jnana Marga adalah belajar dengan rajin dan sungguh-sungguh. Setiap orang wajib menuntut ilmu pengetahuan dan digunakan sebaik-baiknya. Selain menuntut ilmu pengetahuan, setiap orang harus menghormati guru sebagai pembimbing untuk mendapatkan ilmu pengetahuan tersebut. Mempelajari kitab suci juga bisa menjadi cara untuk mendekatkan diri dengan Tuhan.

Terakhir adalah contoh dari Raja Marga Yoga. Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah melakukan meditasi, menjalankan tapa semadi, hingga melakukan yoga dengan bimbingan seorang guru. Hal ini berguna untuk memusatkan diri, sehingga bisa mencapai ketenangan lahir dan batin. Cara ini sebagai jalan untuk mendekatkan diri pada Tuhan, dan dikatakan mampu menjadi jalan untuk mencapai moksa.

Dari keempat jalan dalam Catur Marga Yoga, manakah yang terbaik? Jawabannya, semua baik. Keempatnya tidak bersifat kaku, misalnya ada orang yang lebih suka melakukan Bhakti Marga Yoga, namun tetap melakukan Karma Marga Yoga. Keempat jalan ini saling melengkapi untuk menciptakan keharmonisan dan kesempurnaan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team