Anggota GP Ansor Karangasem menggelar Ruwahan massal menjelang Ramadan, Sabtu (22/2/2025) malam. (Dok.Pribadi/Muhammad Ibnu Khaldun)
Ruwah sebenarnya berasal dari Bahasa Arab, yang artinya arwah. Sehingga makna Tradisi Ruwahan adalah mendoakan arwah para leluhur, dan keluarga yang mendahului. Tradisi ini digelar sebelum Ramadan, atau Bulan Sya'ban. Sebagian muslim di Karangsem, menyebutnya sebagai Bulan Ruwahan.
Beberapa Kampung Muslim di Karangasem menggelar Tradisi Ruwahan. Yaitu Kampung Kecicang Islam di Desa Bungaya Kangin, dan Kampung Saren Jawa di Desa Budakeling, Kampung Lebah Sari di Desa Bungaya, dan Bangras di Kelurahan Karangasem.
Sebagian besar muslim di Karangasem menggelar Tradisi Ruwahan karena kebiasaan yang rutin dilaksanakan secara perseorangan maupun massal. Tujuannya memohonkan doa untuk leluhur, dan keluarga yang telah mendahului, atau ucapan syukur kepada Allah Subhanahu wa ta'ala (Allah SWT).