Comscore Tracker

Kenali Jenis Parafilia, Disebut Sering Terjadi Pada Laki-laki Lho

Bisa terjadi karena trauma masa kecil

Pernahkah kalian mendengar istilah parafilia? Dalam dunia kedokteran, istilah tersebut digunakan untuk menyebut gangguan atau perilaku seksual menyimpang yang muncul secara berulang kali.

Dilansir dari laman alodokter.com, penyimpangan hasrat dan perilaku ini umumnya melibatkan suatu bentuk aktivitas, objek, baik orang atau benda, maupun situasi yang pada kondisi normal tidak merangsang secara seksual. Berikut ini adalah beberapa kelainan seksual yang umum terjadi.

Baca Juga: Mengenal Gejala dan Bahaya Masokisme, Kepuasan Seksual Ketika Dicekik

1. Jenis-jenis parafilia yang umum terjadi

Kenali Jenis Parafilia, Disebut Sering Terjadi Pada Laki-laki Lhopixabay.com/M C
  • Pedofilia

Orang dengan pedofilia memiliki fantasi, ketertarikan, ataupun perilaku seksual menyimpang terhadap anak kecil (usia kurang dari 13 tahun). Mereka yang memiliki ketertarikan seksual terhadap balita dengan usia kurang dari 5 tahun disebut infantofilia.

Bentuk keterlibatannya adalah mengajak anak untuk melihat pelaku masturbasi, telanjang, menyentuh organ kelamin anak, atau bahkan melakukan aktivitas seksual dengan anak-anak.

  • Eksibisionisme

Merupakan perilaku ketika seseorang kerap mempertontonkan organ kelamin pada orang lain. Keinginannya adalah membuat orang asing terkejut, takut, atau terkesan dengan perilakunya tersebut.

  • Voyeurisme

Perilaku meraih kepuasan seksual untuk melakukan masturbasi dengan mengintip atau mengamati orang yang sedang berganti pakaian, mandi, atau melakukan aktivitas seksual.

  • Froteurisme

Memiliki kecenderungan untuk menggesek organ kelaminnya pada tubuh orang lain, termasuk di tempat umum.

  • Fetisisme

Penderita fetisisme memiliki gairah seksual terhadap benda mati. Hasrat seksual orang dengan fetisisme ini akan bangkit dengan menyentuh benda-benda tersebut. Namun ada juga kelainan lain yang disebut parsialisme yakni ketertarikan seksual pada bagian tubuh tertentu.

  • Transvestitisme

Transvestitisme adalah perilaku pria heteroseksual yang suka berpakaian dan berdandan selayaknya wanita untuk membangkitkan fantasi atau gairah seksual.

  • Masokisme seksual

Penderita masokisme meraih kepuasan seksual ketika dia mendapat kekerasan, baik secara verbal atau nonverbal, seperti digigit, diikat, atau dipermalukan dengan kata-kata tertentu.

Mereka  mencari kepuasan seksual dengan melakukan kekerasan (sadisme). Pasangan sadomasokisme, yang satu adalah seorang masokis dan yang lain adalah seorang sadis. Mereka biasanya melakukan aktivitas seksual meliputi jeratan atau ikatan (bondage), pemukulan pada bokong (spanking), atau simulasi pemerkosaan.

  • Sadisme seksual

Mereka terus-menerus memiliki fantasi dan mendapatkan kepuasan seksual dari menyiksa pasangannya secara psikologis dan fisik, seperti memerkosa, menyiksa, atau bahkan membunuh.

2. Parafilia disebut sering terjadi pada laki-laki

Kenali Jenis Parafilia, Disebut Sering Terjadi Pada Laki-laki LhoFIMELA

Sampai saat ini belum diketahui penyebab pasti parafilia. Kelainan ini rupanya lebih sering terjadi pada laki-laki dibandingkan perempuan. Namun beberapa kondisi dikatakan bisa memicu paraphilia, di antaranya:

  • Trauma pada masa kecil, misalnya mengalami pelecehan seksual
  • Kesulitan mengekspresikan perasaan dan sulit memulai hubungan dengan orang lain
  • Berulang kali mendapatkan aktivitas seksual yang menyenangkan terhadap situasi dan objek tertentu
  • Penderita parafilia ini perlu mendapat penanganan dari dokter dan psikiater dalam jangka panjang. Hal ini untuk membatasi perilaku kriminal dan mengurangi ketidaknyamanan penderita

3. Berbagai pandangan terkait dengan parafilia

Kenali Jenis Parafilia, Disebut Sering Terjadi Pada Laki-laki LhoPixabay.com/Pexels

Berikut adalah berbagai pendapat, pandangan terhadap parafilia dari berbagai kalangan:

  • KDN (mahasiswa)

“Pendapat saya kelainan seksual itu perilaku seks yang menyimpang gangguan psikologis,” jelasnya pada Selasa (24/11/2020.

  • XWA (pekerja swasta)

“Saya gak (tidak) alami kelainan sensual. Saya gak bisa komen karena gak alami itu,” ungkapnya.

Topic:

  • Ayu Afria Ulita Ermalia
  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya