Comscore Tracker

Legenda Formula 1 Niki Lauda Meninggal Usai Transplantasi Paru-paru

Pebalap tim McLaren ini pernah berjaya di era 70-an

Berita duka datang dari dunia olahraga. Mantan pebalap legendaris Formula 1, Niki Lauda, tutup usia, pada Senin (21/5). Seperti dilaporkan BBC, keluarga Lauda mengabarkan bahwa juara dunia tiga kali itu meninggal setelah sembilan bulan menjalani operasi transplantasi paru-paru.

Mendiang pebalap asal Austria itu dikenang karena karakternya yang tidak mudah menyerah. Seperti banyak diketahui penggemar Formula 1, Lauda kembali ke dunia balap setelah beberapa bagian tubuhnya terbakar parah ketika kecelakaan di GP Jerman pada 1976.

"Dia adalah panutan bagi kami," tulis keluarga Lauda dalam sebuah rilis. "Pencapaian uniknya sebagai atlet dan pengusaha akan selalu dikenang, semangat tak kenal lelahnya untuk beraksi, sikap terus terangnya dan keberaniannya tetap jadi panutan dan tuntunan bagi kami semua."

Setelah tak lagi membalap, Lauda memang terjun ke dunia bisnis pesawat terbang. Kemudian, sebelum meninggal, ia adalah non-executive chairman untuk tim Mercedes yang saat ini menjadi rumah bagi juara dunia asal Inggris Lewis Hamilton. Media sosial pun ramai dengan ucapan-ucapan untuk mengenangnya.

Baca Juga: 5 Hal yang Bisa Kamu Temukan di GP Formula 1 Singapura 

Mereka yang terpukul di antaranya McLaren, di mana Lauda pernah memenangkan gelar juara dunia bersama. "Semua yang di McLaren sangat terpukul mendengar bahwa teman, kolega, juara dunia Formula 1 1984 kami, Niki Lauda, telah meninggal. Niki akan selamanya berada di hati kami dan terpatri dalam sejarah kami," tulis McLaren.

Kisahnya juga pernah difilmkan pada 2013 dengan judul Rush yang diperankan oleh Daniel Brühl. Aktor Jerman tersebut beradu akting dengan Chris Hemsworth yang menjadi musuh bebuyutan Lauda, James Hunt, pada era 1970-an.

Baca Juga: 5 Hal Ini Membuat Balapan Formula 1 Musim 2019 Jadi Lebih Seru

Topic:

  • Irma Yudistirani

Just For You