Comscore Tracker

6 Hal yang Terjadi Jika Bumi Tanpa Manusia

Dikira Bumi akan membaik ya? Justru sebaliknya guys

Banyak duka dalam sejarah kita ke belakang menunjukkan bahwa kita, manusia, memiliki ketidakmampuan belajar.” — Carl Sagan, Shadows of Forgotten Ancestors.

Semua tidak bisa memungkiri bahwa manusia membuat begitu banyak perubahan di muka Bumi. Peradaban di bumi sangat maju, penuh teknologi, hingga dihiasi oleh monumen megah di seluruh penjuru dunia.

Di satu sisi, keberadaan manusia juga membawa banyak petaka bagi Bumi. Perburuan dan penebangan liar menghilangkan jutaan spesies, sampah yang menggunung di mana-mana, lautan tercemar karena ulah manusia. Belum lagi pemanasan global yang semakin parah.

Tetapi apa yang terjadi pada bumi jika manusia hilang sepenuhnya? Apakah Bumi akan membaik atau justru sebaliknya? Berikut penjelasannya.

Baca Juga: Ngeri, Ini Dia Foto Asli Virus Corona Ketika Menyerang Tubuh Manusia

1. Tanpa manusia, hewan peliharaan dan ternak akan mengalami kelaparan

6 Hal yang Terjadi Jika Bumi Tanpa Manusiathesprucepets.com

Selama ini, hewan yang telah didomestifikasi sangat bergantung pada manusia. Anjing, kucing, sapi, kambing, dan lainnya sudah terbiasa dikasih makan oleh manusia. Jadi mereka akan kesulitan ketika manusia menghilang dari muka Bumi. 

Hewan peliharaan dan ternak, terutama yang bersifat herbivor dan omnivor, harus bersusah payah untuk beradaptasi dengan alam liar. Maka kemungkinan besar populasinya ikut menurun karena menjadi mangsa dari para predator, termasuk anjing dan kucing besar.

2. Terjadi bencana besar karena tidak ada orang yang mengendalikan minyak dan nuklir

6 Hal yang Terjadi Jika Bumi Tanpa Manusiapri.org

Walaupun manusia hilang dari Bumi, jejak-jejak kita akan tetap ada. Dilansir ASAP Science salah satunya adalah penambangan minyak dan pembangkit nuklir. Hal ini akan menjadi sumber bencana.

Karena tidak ada lagi orang yang mengawasi kedua hal itu. Kemungkinan besar akan terjadi semburan minyak dan ledakan nuklir di berbagai tempat. Akibatnya, radiasi yang berbahaya bagi hewan dan tumbuhan menyebar ke mana-mana. Sebagian tempat di Bumi akan menjadi Chernobyl berikutnya.

3. Sampah yang ditinggalkan oleh manusia masih ada

6 Hal yang Terjadi Jika Bumi Tanpa Manusiastaticflickr.com

Tanpa manusia, maka tidak ada sampah nonorganik di bumi. Namun semua sampah yang ditinggalkan oleh manusia semasa hidupnya masih tetap ada. Begitu pula dengan plastik-plastik yang mengapung di lautan.

Setelah ratusan tahun, sampah-sampah tersebut kemungkinan telah terurai di tanah. Permukaan Bumi akan dipenuhi dengan partikel karbon yang berasal dari karet, plastik, hingga logam.

Baca Juga: Inilah Nenek Moyang Kucing Kampung Indonesia, si Tahan Banting

4. Alam akan mengambil alih semua yang ada di Bumi

6 Hal yang Terjadi Jika Bumi Tanpa Manusiastaticflickr.com

Kalau manusia pergi, bisa dipastikan alam akan mengambil alih semua bekas kehidupan. Rumah dan bangunan di kota akan ditumbuhi oleh vegetasi. Hewan bebas berkeliaran di jalanan, tempat rekreasi, hingga mal.

Setelah itu, perlahan-lahan semua bangunan yang dibuat oleh manusia akan hancur. Dilansir LiveScience, hal ini akan dimulai dari rumah, gedung, kemudian disusul monumen ternama seperti Menara Eiffel, Patung Liberty, dan lainnya. Bangunan yang bertahan paling lama adalah yang terbuat dari batuan asli Bumi seperti Sphinx, Piramida, dan Stonehenge.

5. Semua tempat di Bumi tampak seperti kota mati

6 Hal yang Terjadi Jika Bumi Tanpa Manusiafuturecdn.net

Gedung-gedung ditumbuhi oleh vegetasi, hewan menginvasi semua sudut kota, dan semua infrastruktur terbengkalai karena tidak ada manusia yang merawatnya.

Belum lagi jika terjadi bencana alam. Bumi akan tampak sangat kacau, tak terawat, dan tidak bisa lagi dihuni oleh manusia. Tempat-tempat yang dulunya kita huni sulit untuk kembali ke bentuk asalnya, yaitu hutan. Sebab kemungkinan besar tanahnya sudah tak subur lagi.

6. Pemanasan global masih terus berlangsung

6 Hal yang Terjadi Jika Bumi Tanpa Manusianbcnews.com

Jika mengira Bumi akan kembali asri ketika manusia hilang, kamu keliru. Dilansir LiveScience, ternyata pemanasan global kemungkinan besar akan terus berlangsung walaupun tingkat perubahannya melambat.

Masih dari sumber yang sama, ini terjadi karena karbon dioksida di dalam atmosfer terus terakumulasi hingga ribuan tahun mendatang. Terlebih lagi, Bumi dilanda bencana akibat bocornya nuklir, minyak, dan tambang-tambang lainnya.

Akibatnya, es di kutub akan terus mencair, terumbu karang perlahan terkikis, suhu Bumi pun tetap menghangat. Akan banyak hewan dan tumbuhan yang punah, menyusul kepergian manusia.

Itulah yang terjadi pada bumi ketika manusia menghilang. Butuh perkiraan waktu ratusan tahun agar Bumi kembali ke fase awal, seperti di zaman dinosaurus. Tetapi tidak akan lagi sama seperti sedia kala. 

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya