Comscore Tracker

Penjelasan Ilmiah Bulu Kemaluan Manusia Bukan Sekadar Hiasan

Gak usah malu bahas beginian. Ini pengetahuan umum guys

Sebenarnya para peneliti masih belum banyak yang membahas kenapa kemaluan manusia dipenuhi oleh bulu pubis. Meskipun begitu, ada beberapa teori yang bisa menjelaskan fungsi bulu kemaluan. Berikut ini penjelasannya:

1. Bulu kemaluan memiliki bentuk seperti 'bantal'

Penjelasan Ilmiah Bulu Kemaluan Manusia Bukan Sekadar Hiasaninstagram.com/nsyakieb85

Kulit di area kemaluan sangat sensitif. Itulah kenapa perlu ada rambut yang dapat berperan untuk proteksi mekanik. Dilansir The Cut, bulu kemaluan memiliki bentuk yang menyerupai 'bantal'. Sehingga dapat melindungi kulit kemaluan dari gesekan-gesekan yang bisa menyebabkan iritasi.

2. Fungsiny sama seperti bulu mata dan hidung, yang dapat menghalau bakteri

Penjelasan Ilmiah Bulu Kemaluan Manusia Bukan Sekadar HiasanHonestDocs

Dilansir Healthline, bulu kemaluan punya fungsi yang mirip seperti bulu mata dan bulu hidung. Yaitu menghalau dari berbagai patogen yang menyebabkan penyakit. Dua patogen yang paling sering hinggap di area tersebut adalah bakteri dan jamur.

Folikel di dalam bulu kemaluan dapat memproduksi sebum, yaitu zat seperti minyak yang mampu mencegah reproduksi dan pertumbuhan patogen, terutama bakteri. Dengan begitu area vital lebih terlindungi.

3. Dapat menjaga kelembapan area kemaluan

Penjelasan Ilmiah Bulu Kemaluan Manusia Bukan Sekadar Hiasanboostbodyfit.com

Selain bakteri jahat, ada juga bakteri yang baik hinggap di bulu, khususnya untuk perempuan. Mikroorganisme tersebut berguna untuk mengatur self-cleaning agar alat vital bisa selalu terjaga kebersihannya. Mereka bertugas menjaga kelembapan di area vital tersebut supaya bakteri yang baik bisa tetap hidup.

Baca Juga: Ini 7 Fakta Poliamori, Hubungan Cinta Melibatkan Lebih dari Dua Orang

4. Mengurangi penularan penyakit menular seksual

Penjelasan Ilmiah Bulu Kemaluan Manusia Bukan Sekadar Hiasangreenarea.me

Bulu kemaluan tampaknya bisa mengurangi risiko penyakit menular seksual (PMS). Contohnya herpes genital, klamidia, human papillomavirus (HPV), sifilis, gonore, dan lainnya. Semua penyakit itu bisa muncul melalui hubungan seksual tanpa proteksi.

Studi dari University of California, San Fransisco menemukan bahwa orang-orang yang mencukur bulu kemaluan lebih berisiko tertular penyakit seksual tersebut. Tingkat risikonya bisa mencapai empat kali lipat daripada orang yang membiarkan bulu kemaluannya tumbuh natural.

Bagaimana ceritanya bulu kemaluan yang dicukur dapat memicu penyakit itu? Masih pada penelitian yang sama, itu bisa terjadi karena proses mencukurnya berpotensi dapat menyobek kulit. Dari situlah bakteri dan virus penyebab PMS bisa masuk.

5. Sebuah riset menyebutkan 69 persen laki-laki memilih untuk mencukurnya

Penjelasan Ilmiah Bulu Kemaluan Manusia Bukan Sekadar Hiasanaskmen.com

Sebuah riset yang dipublikasikan oleh JAMA Dermatology pada tahun 2016, menyebutkan 84 persen perempuan mencukur bulu kemaluannya. Sementara riset dari Cosmopolitan Magazine, angka tersebut mencapai 69 persen pada laki-laki.

Alasan mereka mencukurnya cukup beragam. Mulai dari mengikuti norma sosial, pengin lebih bersih, menuruti keinginan pasangan, hingga untuk meningkatkan sex appeal.

7. Perlukah kita mencukurnya?

Penjelasan Ilmiah Bulu Kemaluan Manusia Bukan Sekadar Hiasaniamthegreatunwashed.com

Ada sejumlah risiko apabila mencukur bulu kemaluan. Yaitu mulai dari iritasi, infeksi, munculnya ingrown hair (Rambut yang tumbuh di dalam kulit), abses (Benjolan bengkak yang terasa sakit), dan meningkatnya risiko penyakit menular seksual.

Lalu adakah cara aman untuk mencukur bulu kemaluan? Berikut ini beberapa tips cara aman mencukur bulu kemaluan dari Healthline:

  • Cuci tangan dulu
  • Bersihkan dan sterilkan pisau cukur atau alat lain yang akan digunakan untuk meminimalisir iritasi
  • Gunakan cermin agar kamu tidak salah menggerakkan alat cukurnya
  • Proses cukur harus dilakukan dengan mengikuti arah tumbuh rambut
  • Kamu harus mengoleskan pelembap untuk mencegah kulit mengering setelah mencukur
  • Jangan gunakan celana dalam yang ketat setelah mencukur.

Sebenarnya kamu cukup membersihkannya saja pada saat mandi dan buang air. Jangan lupa keringkan juga area tersebut sebelum memakai celana dalam. Semoga artikel ini menambah wawasanmu ya.

Baca Juga: Kamu Benci Pekerjaanmu? Secara Ilmiah Ini 7 Efeknya terhadap Tubuhmu

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya