Comscore Tracker

Hasil Penelitian Buktikan Orang Indonesia Asal Usulnya dari Afrika

Orang Indonesia gak ada yang murni pribumi

Jakarta, IDN Times - Bangsa Indonesia tidak hanya kaya akan sumber daya alam saja. Tetapi juga memiliki beragam suku, agama, bahasa, ras, warna kulit, bentuk rambut, dan lainnya. Meski secara kelihatannya berbeda-beda, ternyata orang Indonesia memiliki nenek moyang yang sama.

Hal ini diketahui berdasarkan penelitian deoxyribonucleic acid (DNA) yang dilakukan oleh peneliti genetika dari Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, Prof Herawati Sudoyo. Dari hasil penelitiannya yang mempelajari tentang DNA, manusia modern orang Indonesia berasal dari Afrika.

"Jika ingin meniti kembali asal usul manusia Indonesia, tidak lepas dari asal usul manusia modern secara global. Cerita tentang manusia Indonesia tidak bisa melewatkan tentang Afrika sebagai tempat asal usul Homo Sapiens," terang Herawati dalam pemaparan Aneka Gen Satu Indonesia Merawat Kebinekaan Menyongsong Masa Depan, di Perpustakaan Nasional, Senin (11/11) lalu.

1. Bagaimana bisa tahu kalau nenek moyangnya orang Indonesia berasal dari Afrika?

Hasil Penelitian Buktikan Orang Indonesia Asal Usulnya dari AfrikaIDN Times/Dini Suciatiningrum

Menurut Herawati, asal usul orang Indonesia terjawab melalui rekonstruksi 50 ribu tahun pergerakan populasi manusia Nusantara.

"Dengan menggunakan tiga marka genetik yaitu DNA, mitokondria, kromosom Y dan autosom, kami dapat berikan gambaran tahapan migrasi yang membentuk latar belakang manusia Nusantara," jelasnya.

2. Nenek moyang orang Indonesia dari gelombang migrasi Out of Africa sekitar 60 ribu tahun lalu

Hasil Penelitian Buktikan Orang Indonesia Asal Usulnya dari AfrikaIDN Times/Dini Suciatiningrum

Ia memaparkan, DNA, mitokondria, dan kromosom Y memperlihatkan bahwa populasi di kepulauan Nusantara memiliki jejak genetika dari gelombang migrasi Out of Africa, yang menyusuri jalur selatan sekitar 60 ribu tahun lalu. Pada saat gelombang pertama kedatangan manusia modern sekitar 40 sampai 50 ribu tahun lalu, tinggi laut jauh di bawah keadaan sekarang.

"Sumatera, Borneo, Jawa dan beberapa pulau lain membentuk daratan yang merupakan kepanjangan dari daratan Asia yang disebut paparan Sunda," katanya.

3. Perubahan iklim memacu ekspansi kedua dari para pemburu dan peramu

Hasil Penelitian Buktikan Orang Indonesia Asal Usulnya dari AfrikaIDN Times/Dini Suciatiningrum

Perubahan iklim pada akhir zaman es, yakni 33 sampai 16 ribu tahun lalu, juga memberikan dampak sangat besar terhadap keanekaragaman manusia di kepulauan Nusantara.

"Perubahan iklim tersebut memacu ekspansi kedua dari para pemburu dan peramu yang letaknya lebih utara, yang terjadi selama periode 8 sampai 35 ribu tahun," kata Herawati.

4. Tidak ada kelompok populasi yang memiliki 100 gen murni

Hasil Penelitian Buktikan Orang Indonesia Asal Usulnya dari AfrikaIDN Times/Dini Suciatiningrum

Dari hasil studi genetik DNA autosom, menemukan adanya gelombang migrasi lain yang masuk atau keluar dari Indonesia. Misalnya yang datang dari daratan Asia, maupun migrasi modern zaman sejarah seperti India, Arab, atau Cina.

Kedua penanda genetik memperlihatkan bukti adanya pembauran beberapa leluhur genetik, yang datang dari periode maupun jalur beragam dalam populasi.

"Jadi berdasarkan tiga marka genetika populasi tersebut, hampir tidak ada kelompok populasi yang memiliki 100 gen murni. Jelaslah. Manusia Indonesia itu tidak hanya beragam bahasa namun juga genetiknya, Aneka Gen Satu Indonesia," tutupnya.

Baca Juga: 8 Ritual Budaya di Indonesia yang Bikin Turis Asing Keheranan & Kagum

Topic:

  • Irma Yudistirani

Just For You