Comscore Tracker

Sering Menunda Pekerjaan? Ini 4 Cara Ilmiah untuk Mengubahnya

Tidak akan pernah kelar kalau gak dikerjakan

Dilansir dari buku "The Geek Guide to Life" karya Colin Stuart dan Mun Keat Looi, ternyata ada cara-cara ilmiah terbaik untuk menyembuhkan kebiasaan menunda! Nah, apakah kamu termasuk salah satu orang yang paling suka menunda pekerjaan? Sebaiknya hentikan kebiasaan itu.

Menunda pekerjaan dan memilih untuk mengalihkan diri dengan hiburan yang melenakan, tentu akan membuat kamu akan lebih terbebani lagi. Bukannya malah semakin rileks, tapi kamu secara tidak langsung justru membangun beban atau masalah baru lagi. Nah, secepat mungkin, ubah kebiasaan itu. Apabila kamu kesulitan, bisa coba ikuti cara-cara ilmiah di bawah ini! Semoga berhasil ya!

1. Jangan dengarkan bila ada yang bilang, "Jangan terlalu keras pada dirimu sendiri, semua orang terbiasa menunda, kamu cuma perlu manajemen yang lebih baik." Sering Menunda Pekerjaan? Ini 4 Cara Ilmiah untuk Mengubahnyacnet.com

Penelitian tahun 2007 oleh para psikolog dari University of Calgary, yang dipublikasikan di Psychological Bulletin, menemukan bahwa 80-95 persen mahasiswa suka menunda. Penelitian dari psikolog, Joseph Ferrari, dari DePaul University menemukan bahwa 20 persen dari mahasiswa merupakan tukang menunda dalam level parah.

Dengan jumlah yang begitu besar, bukan berarti "kekurangan" sikap dan pemikiran ini perlu dimaklumi. Kebiasaan ini perlu dikurangi agar gak menghancurkanmu.

2. Efeknya gak akan begitu buruk untuk kehidupanmu selama kamu menyadari bahwa kebiasaan menunda adalah sebuah gangguan yang perlu disembuhkan

Sering Menunda Pekerjaan? Ini 4 Cara Ilmiah untuk Mengubahnyaashleyazevedo.com

Penundaan dalam bentuk yang paling parah diketahui dapat menyebabkan menurunnya kesejahteraan hidup, kesehatan mental yang lebih terganggu, kinerja yang lebih lemah, dan kesulitan finansial. Namun kemungkinan terjadinya berbagai dampak tersebut akan berkurang, selama orang yang menunda tersebut menyadari bahwa sikapnya salah.

Lebih baik lagi jika ia memang memiliki keinginan untuk meredam kebiasaan menundanya. Jika gak ada keinginan untuk berkembang apalagi gak sadar, itu yang sangat susah untuk dilatih.

Baca juga: Ternyata Demam Itu Salah Satu Tanda Kalau Tubuhmu Sehat

3. Tingkat stres akan menurun drastis ketika kamu melakukan pekerjaanmu

Sering Menunda Pekerjaan? Ini 4 Cara Ilmiah untuk Mengubahnyaurban-echo.co.uk

Penelitian membuktikan bahwa kamu akan lebih besar kemungkinan untuk menunda jika harus menentukan deadlinemu sendiri. Berbeda jika deadlinemu ditentukan oleh orang lain.

Itulah kenapa banyak orang menyatakan bahwa membuat buku itu lebih susah daripada membuat skripsi. Segera memulai pekerjaanmu adalah kunci utama melawan kebiasaan menunda.

Banyak dari kita akan menderita "kelumpuhan analisis", kita cenderung ketakutan atas sesuatu yang belum terjadi, atau sudah kebingungan duluan bagaimana cara paling efisien melakukannya. Padahal kuncinya adalah langsung memulai dan semuanya akan mengalir begitu saja. Ternyata saat pekerjaan sudah dimulai, tingkat stres akan menurun jauh kok.

4. Memilah tugasmu menjadi bagian yang lebih kecil-kecil dan selesaikan per bagian kecil tersebut

Sering Menunda Pekerjaan? Ini 4 Cara Ilmiah untuk Mengubahnyaevernote.com

Sebuah penelitian tahun 2014 oleh David Rosenbaum dari Pennsylvania State University menemukan bahwa membagi tugas ke dalam bagian kecil dan menyelesaikannya satu demi satu akan mengurangi tingkat stres secara drastis. Ini sangat signifikan berbeda jika dibandingkan dengan melakukan satu tugas besar.

Stres bisa berkurang akibat melihat lembaran tugas yang terisi sedikit demi sedikit (terlihat penuh) — meski terpencar, daripada lembaran tugas yang terisi sebagian dan banyak bagian yang kosong. Terjawab salah satu solusi untuk meminimalkan rasa malas di tengah mengerjakan tugas, kan?

Sering Menunda Pekerjaan? Ini 4 Cara Ilmiah untuk Mengubahnyayourdost.com

Nah sekarang kamu sudah tahu kan bagaimana cara untuk mengubah kebiasan menunda pekerjaan itu? Berhubung masih ada waktu, segera lakukan ya, daripada terlambat dan semuanya semakin memburuk.

Baca Juga: Riset: Orang Populer Belum Tentu Punya Banyak Teman

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya