Comscore Tracker

7 Cara Move On Menurut Peneliti, Teruji Secara Ilmiah

Silakan dicoba dulu ya. Semangat!!

Silakan dihitung sudah berapa lama kamu putus dengan mantan? Apakah sudah bisa move on? Berat dan susah memang. Apalagi ada teknologi dan media sosial (Medsos) membuat kamu semakin sulit untuk move on.

Nah, karena saking sulitnya untuk move on, para peneliti sampai ikut mencari solusinya. Berikut cara move on menurut peneliti:

Para peneliti mencoba mencari tahu apa yang terjadi dan apa yang menyebabkan kita begitu susah berpindah hati di zaman sekarang. Dari hasil tersebut, didapatlah solusi-solusi yang bagus. Berikut ini adalah solusi untuk terlepas dari mantan, lengkap dengan penjelasan ilmiahnya.

1. Berhenti menguntit mantan di medsos

7 Cara Move On Menurut Peneliti, Teruji Secara Ilmiahdrchristinavillarreal.com

Semakin kepo, semakin sulit kamu untuk melupakannya. Menurut penelitian, orang yang memerhatikan mantan via medsos dapat meningkatkan hasrat seksual dan kerinduan, sekaligus menurunkan pengembangan diri.

Menurutnya, mereka yang masih memantau mantan justru merasakan kesedihan yang lebih mendalam dan sulit move on. Sekitar 30-50 persen orang dewasa yang putus nyambung, tingkat kecemasan dan depresinya ikut meningkat. Dalam waktu bersamaan komunikasi dan komitmennya juga ikut menurun.

Dari sini bisa ditarik kesimpulan, bahwa otak yang terus memantau dunia digital mantan akan terstimulasi untuk memberikan peringatan jika kamu seakan-akan mengalami penolakan sosial.

Baca Juga: Susah Move On, 5 Kemiripan Hospital Playlist dan Reply 1988

2. Minum obat pereda rasa sakit

7 Cara Move On Menurut Peneliti, Teruji Secara Ilmiahaddictionhope.com

Ternyata, otak menerjemahkan rasa penolakan sosial itu sebagai rasa sakit secara fisik. Itu artinya, kamu harus meminum obat pereda sakit. Karena dapat mengurangi rasa sakit, termasuk membantumu untuk cepat move on.

Ini menurut penelitian skripsi ya. Menurut data penelitian itu, orang depresei yang meminum obat pereda rasa sakit dapat mengurangi rasa penolakan sosial, sekaligus juga mengurangi rasa sakit secara fisik maupun sosial. Menariknya, mengonsumsi obat itu juga mengurangi agresi kamu agar tidak menjadi orang yang melankolis. Jadi tidak akan ada niat untuk mengukir nama dia dan kamu di pohon.

Baca Juga: Agar Cepat Move On, Inilah 6 Alasan Sah Memblokir Mantan

3. Pikirkan saja hal-hal buruk tentang mantanmu

7 Cara Move On Menurut Peneliti, Teruji Secara Ilmiahcrosswalk.com

Teknik ini mirip banget dipakai untuk menerapi seorang alkoholik. Kalau alkoholik terus-terusan diingatkan tentang hal-hal buruk selama dia mengonsumsi alkohol, orang tersebut bakalan menjauhi minuman tersebut.

Nah, kalau berhubungan dengan percintaan, berarti satu hal yang harus kamu lakukan adalah mengingat-ingat hal buruk tentang mantan dan membayangkan apa yang akan terjadi jika kamu terus bersamanya. Ini akan membuatmu bete dan akan mengurangi kadar cinta. Teknik ini akan berhasil jika dilakukan dalam jangka waktu yang lama.

Kalau para peneliti menyarankan agar menuliskan keburukan mantan sebanyak mungkin yang bisa kamu ingat. Paling tidak sehari sekali atau sampai kamu merasa baik.

4. Cari kegiatan agar kamu bisa sibuk setiap hari

7 Cara Move On Menurut Peneliti, Teruji Secara Ilmiahroadtovr.com

Bersosialisasi, main game atau lainnya bisa jadi pilihan. Menurut seorang psikologis, hal yang paling penting dalam move on adalah kamu tersadar untuk bisa melepaskan diri dari mantan. Maka, kamu harus cari kegiatan untuk menyibukan diri sepanjang hari. Toh, kamu bakalan menemukan orang yang tepat jika sering bersosialisasi.

5. Ngapain move on kalau kamu masih sering tertawa bersamanya

7 Cara Move On Menurut Peneliti, Teruji Secara Ilmiahbestlifeonline.com

Dacher Keltner, seorang pakar psikologi telah melakukan riset tentang hubungan para pasangan. Lewat bukunya Born to Be Good: The Science of a Meaningful Life, dia menjelaskan satu hal sama yang selalu dilakukan oleh pasangan yang awet. Yaitu tertawa. Jadi bukan komunikasi ya. Melainkan tertawalah yang membuat hubunganmu bisa tetap berjalan.

"Untuk pasangan yang sudah bercerai kurang lebih selama 13,9 tahun dapat diprediksi jika berakhirnya hubungan mereka adalah absennya tertawa. Saat di awal-awal pernikahan, marah dan caci maki sangat berisiko besar mengundang perceraian. Itu kemudian dilanjutkan dengan tidak adanya tertawa di kedua belah pihak," terang di risetnya tersebut.

Jadi kalau ada pertanyaan: "Kapankah waktu yang tepat untuk move on?, maka jawabannya adalah "Saat hubunganmu sudah tidak ada lagi tempat untuk tertawa."

6. "Apa yang tidak membunuhmu akan menguatkanmu"

7 Cara Move On Menurut Peneliti, Teruji Secara Ilmiahgoalcast.com

Tahun 2007 ada sebuah studi terhadap pasangan yang putus. Para partisipan merupakan pasangan dewasa yang berpisah. Mereka mengatakan jika keputusan untuk mengakhiri hubungan itu lalu move on, dapat mengajarkan banyak hal dan perkembangan mereka jauh lebih baik.

Bahkan dikatakan mereka yang putus memiliki determinasi lebih tinggi dalam mencapai tujuan. Itu artinya move on bukanlah hal yang buruk.

7. Good attitude, life, and health

7 Cara Move On Menurut Peneliti, Teruji Secara Ilmiahgreatist.com

Percayalah, bahwa move on dapat membawa dampak positif bagi tubuhmu. Mereka yang pada akhirnya bisa kembali senang dan bahagia dapat kembali mengatur kehidupannya. Termasuk pola makan, tidur dan lainnya.

Itulah cara move on menurut peneliti. Semoga kamu bisa melakukannya ya. Kamu layak mendapatkan orang yang lebih baik dari sebelumnya.

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya