Comscore Tracker

Bukan Gak Laku, Data Ilmiah Ini Ungkap 5 Alasan Seseorang Masih Jomlo

Bukan cari-cari alasan sih, tapi ada benarnya juga

Sudah banyak orang yang mengatakan kalau orang yang betah menjomlo itu karena trauma. Ini bukan isapan jempol belaka sih. Sebab data-data ilmiah berikut ini telah mengungkap beberapa alasan kenapa seseorang masih betah menjomlo:

1. Orangtua yang overprotective memengaruhi seseorang untuk betah menjomlo

Bukan Gak Laku, Data Ilmiah Ini Ungkap 5 Alasan Seseorang Masih Jomlounsplash.com/4dgraphic

Harus diakui bahwa kehidupan sosial kita dimulai dari kasih sayang ayah dan ibu. Menurut pakar psikologi, cara kita berinteraksi di lingkungan sosial pertama kali dipengaruhi oleh interaksi di dalam keluarga, di mana itu sudah diciptakan sejak kita lahir ke dunia.

Jika kamu diurus oleh orangtuamu secara konsisten dengan penuh dukungan emosional, maka kamu akan menjadi pribadi yang percaya diri, mudah percaya dan nyaman dengan keintiman.

Sebaliknya, jika orangtua merawatmu secara overprotective dan tidak aktif, maka kamu ada kemungkinan berakhir menjadi orang yang suka menghindari hubungan, dan takut akan penolakan alias insecure. Itulah salah satu alasan yang membuatmu single.

2. Adanya "gen jomlo" di dalam dirimu

Bukan Gak Laku, Data Ilmiah Ini Ungkap 5 Alasan Seseorang Masih Jomlodramabeans.com

Di dalam DNA setiap orang, ada hormon yang bernama serotonin. Serotonin ini berfungsi untuk mengatur mood yang membantumu mengatur pola makan, tidur dan pencernaan. Bahkan serotonin mampu mengatur kadar depresi dan kecemasanmu.

Menurut hasil studi terhadap monyet dan tikus, kedua binatang tersebut yang memiliki serotonin rendah memiliki kecenderungan untuk tidak lebih peka secara seksual, dan lebih agresif kepada pasangannya. Selain itu, mereka yang rendah serotonin juga memiliki kesulitan untuk mengidentifikasi emosi. Kalau dalam masyarakat, orang-orang yang demikian dikenal bersifat dingin, tidak tegas dan tak bersahabat. 

3. Lebih pintar dan sensitif daripada orang lain

Bukan Gak Laku, Data Ilmiah Ini Ungkap 5 Alasan Seseorang Masih Jomlounsplash.com/mparzuchowski

Jika kamu perhatikan terhadap tokoh-tokoh pintar yang melegenda seperti Ludwig van Beethoven, Isaac Newton dan Jean Paul Sartre, sebagian besar dari mereka tersebut tidak menikah alias jomlo seumur hidup. Alasannya mudah. Karena mereka terlalu fokus terhadap impiannya.

Menurut Carol Graham, peneliti dari Brooking Institution, mereka yang pintar memiliki kecenderungan untuk selalu menyendiri dan tidak senang jika sedang berada di dalam keramaian, walaupun itu teman-temannya sendiri.

Kepintaran juga membuat mereka berpikir dua kali untuk memulai sebuah hubungan karena ada banyaknya pertimbangan. Kamu tidak akan tahu bahwa mereka yang menjomlo sampai tua, bahkan bisa memikirkan permasalahan overpopulation di dunia ini atau bagaimana masa depan anak-anak mereka.

4. Memiliki trauma yang mendalam

Bukan Gak Laku, Data Ilmiah Ini Ungkap 5 Alasan Seseorang Masih Jomloriliv.co

Bukan tidak mungkin mereka yang menjomlo hingga berumur lanjut sebenarnya pernah memulai sebuah hubungan. Namun hubungan tersebut tidak berakhir baik. Hal itu terus membekas di dalam dirinya dan membuat mereka jadi takut untuk memulai sebuah hubungan.

Penulis buku Interpretasi Mimpi, Sigmun Freud, sang bapak ilmu psikologi, menyinggung sedikit bagaimana trauma di masa lalu bekerja dengan merasuki alam mimpi, melalui pengulangan gambar.

Ia menjelaskan, bahwa itu menunjukkan seseorang yang mengalami pengalaman berat di masa lalu, tapi tak pernah mampu mengatasinya sehingga orang-orang tersebut tak mampu melangkah lebih lanjut. Hal itu bisa jadi alasan seseorang menjomlo sekian lama hingga tidak mereka ketahui apa penyebabnya.

5. Terkena gender stereotype

Bukan Gak Laku, Data Ilmiah Ini Ungkap 5 Alasan Seseorang Masih Jomlophilosophyofbrains.com

Budaya sistem patriarki di dunia kita termasuk bisa menghambat seseorang untuk memulai sebuah hubungan. Pandangan bahwa cowoklah yang harus memulai, sedangkan si cewek lebih baik menunggu, membatasi orang-orang tersebut untuk memulai hubungan.

Sebutan agresif kepada cewek yang memulai hubungan terlebih dahulu, dan lemah bagi cowok yang menunggu ajakan dari sang cewek, bisa jadi alasan utama seseorang enggan untuk memulai hubungan. Sebagai contoh adalah budaya patriarki di India dalam permasalahan perkawinan.

Perkawinan menjadi sebuah isu sendiri di sana sehingga perjodohan menjadi suatu budaya penting. Tengok saja ke Google, berapa banyak situs yang menawarkan matchmaking.

Hasil budaya ini menjebak para pria, khususnya perempuan yang telah tembus umur 30 tahun tapi belum menikah, mendapatkan tekanan sosial yang sangat kuat. Padahal angka perceraian akibat perjodohan juga sangat tinggi di sana. Untuk di Mumbai sendiri, perceraian mencapai angka dua kali lipat dalam kurun waktu 2010 dan 2014 berdasarkan data dari Quora.com.

Itulah alasan kuat seseorang menjomlo menurut ilmiah. Apakah kamu ada yang seperti ini? Sampaikan pendapatmu di kolom komentar ya.

Topic:

  • Irma Yudistirani

Just For You