Comscore Tracker

Deretan Peristiwa Langit Juli 2020, Jupiter Akan Terlihat Hari ini

Sebagian besar akan terjadi pada dini hari

Tak terasa ya kalau kita ternyata sudah menghabiskan waktu di rumah saja. Hampir setengah tahun lho semenjak pandemik COVID-19 terjadi di Indonesia.

Untuk menghiburmu di rumah, berikut ini perisitwa langit bulan Juli 2020, yang bisa kamu lihat dari rumah:

1. Konjungsi Bulan, Jupiter, dan Saturnus pada 5 hingga 6 Juli 2020

Deretan Peristiwa Langit Juli 2020, Jupiter Akan Terlihat Hari inifuturecdn.net

Bulan, Jupiter, dan Saturnus berdekatan lho tanggal 5-6 Juli 2020. Coba nanti kamu perhatikan langit di sebelah timur sekitar satu jam setelah Matahari terbenam. Nanti akan terlihat Bulan purnama yang ditemani oleh dua planet besar di tata surya. Tapi kamu harus teliti. Karena keduanya terlihat kecil seperti titik bulat yang bersinar terang. Sebaiknya kamu beli teropong atau teleskop biar jelas untuk mengamatinya.

Awalnya, Bulan akan berdekatan dulu dengan Jupiter. Jarak keduanya hanya sekitar 1,51 derajat jika diamati dari Bumi. Kemudian, Bulan akan bergerak mendekati Saturnus hingga jaraknya 2,27 derajat.

2. Sang bintang kejora Venus tampak sangat terang tanggal 8 Juli 2020 nanti

Deretan Peristiwa Langit Juli 2020, Jupiter Akan Terlihat Hari inifuturecdn.net

Venus, paling sering menampakkan diri di langit kita. Nanti, pada 8 Juli 2020 dini hari, planet tersebut akan tampak begitu terang.

Coba amati langit bagian timur untuk melihatnya. Venus akan berada sekitar 10 derajat dari cakrawala menjelang waktu subuh.

3. Bulan dan Mars akan berdekatan pada 12 Juli 2020

Deretan Peristiwa Langit Juli 2020, Jupiter Akan Terlihat Hari iniindiatimes.in

Pada 12 Juli 2020, sang planet merah Mars akan bertemu dengan Bulan. Menurut laporan dari Space Tourism Guide, keduanya hanya akan terpisah sejauh 1,46 derajat. Nanti kamu amati langit bagian timur sekitar pukul 00.00 sesuai waktu di daerahmu.

Menurut laporan Info Astronomy, Bulan akan berada pada ketinggian 17 derajat. Sedangkan Mars pada ketinggian 28 derajat dari cakrawala.

Kamu harus cari Bulan kalau pengin mengamatinya. Lalu carilah benda bersinar yang berwarna kemerahan di sekitarnya. Pakai teleskop biar lebih jelas ya.

4. Tanggal 14 Juli 2020, Jupiter akan mencapai titik oposisi

Deretan Peristiwa Langit Juli 2020, Jupiter Akan Terlihat Hari iniabcnews.com

Fenomena sejajarnya Matahari, Bumi, dan planet luar disebut sebagai oposisi. Pada 14 Juli 2020 nanti, planet yang berada pada titik tersebut adalah Jupiter. Nanti perhatikan langit bagian timur ya untuk melihatnya.

Planet terbesar dalam tata surya tersebut akan berada di titik terdekat dengan Bumi, dan tepat berseberangan dengan Matahari. Jupiter juga akan terlihat dekat dari jarak pandang kita.

5. Bulan, Venus, dan Aldebaran akan membentuk segitiga pada 17 Juli 2020

Deretan Peristiwa Langit Juli 2020, Jupiter Akan Terlihat Hari inithoughtco.com

Peristiwa ini cukup langka, lho! Sang bintang kejora akan menampakkan dirinya lagi. Namun ia tak sendirian.

Akan ada Bulan dan Aldebaran yang menemaninya. Kamu mungkin belum familier dengan nama “Aldebaran”. Ia merupakan bintang besar paling terang yang berada di konstelasi Taurus. 

Ketiga benda langit tersebut akan membentuk formasi segitiga di angkasa, tepatnya pada langit bagian timur. Peristiwa indah ini tak boleh kamu lewatkan. Bangunlah pagi-pagi sekitar pukul 04.00 waktu setempatmu untuk menyaksikannya, ya!

6. Saturnus mencapai oposisi pada 20 Juli 2020

Deretan Peristiwa Langit Juli 2020, Jupiter Akan Terlihat Hari inipicdn.net

Menyusul langkah Jupiter, Saturnus akan mencapai titik oposisinya pada 20 Juli 2020. Seperti penjelasan sebelumnya, ini berarti bahwa Matahari, Bumi, dan si planet cincin akan berada dalam satu garis lurus. 

Dalam artian lain, inilah waktu terbaik untuk mengamati Saturnus di angkasa. Planet tersebut akan terlihat seperti bintang berwarna kuning dari Bumi jika dilihat dengan mata telanjang. Namun jika diamati dengan teleskop, kamu bisa melihat cincinnya dengan jelas. Lagi-lagi, fenomena ini berada di langit bagian timur, ya!

7. Merkurius akan bersinar terang pada tanggal 24 Juli 2020

Deretan Peristiwa Langit Juli 2020, Jupiter Akan Terlihat Hari inisolarsystem.nasa.gov

Planet yang tampil terakhir di bulan ini adalah si kecil Merkurius. 24 Juli 2020 adalah satu di antara beberapa waktu yang tepat untuk mengamati planet tersebut. Hal ini jarang terjadi, lho! Maka dari itu, kamu tak boleh melewatkannya. 

Untuk mengamati Merkurius, kamu harus bangun di dini hari, tepat sebelum Matahari terbit. Tengoklah langit bagian timur, planet tersebut akan berada 17 derajat di atas cakrawala. Jika kamu melihat titik kecil yang bersinar terang, itu berarti kamu telah menemukan Merkurius. 

8. Puncak hujan meteor Pisces Austrinid pada 28 Juli 2020

Deretan Peristiwa Langit Juli 2020, Jupiter Akan Terlihat Hari initheconversation.com

Setelah sekian lama tak bertemu dengan hujan meteor, rasa rindumu terobati di 28 Juli 2020. Pisces Austrinid akan menghiasi angkasa, tepatnya di langit bagian tenggara.

Hujan meteor ini akan terjadi sekitar pukul 3.00 dini hari waktu setempat. Kamu akan menyaksikan sekitar lima meteor per jam. 

9. Tanggal 29 Juli 2020 akan menjadi puncak hujan meteor Delta Akuarid Selatan

Deretan Peristiwa Langit Juli 2020, Jupiter Akan Terlihat Hari iniaustraliangeographic.com.au

Akhir Juli nanti bakalan ada hujan meteor lagi. Yaitu Delta Akuarid Selatan. Diprediksi ada sekitar 20 meteor per jam yang bisa kamu lihat. Tapi tenang ya. Karena semua meteor itu akan habis terbakar sebelum menyentuh permukaan Bumi.

Delta Akuarid Selatan dapat kamu amati dengan mata telanjang. Untuk mengamatinya, perhatikan langit di bagian selatan mulai pukul 21.00 waktu setempat ya.

Titik kemunculan meteor ini akan berada di rasi bintang Aquarius. Hujan meteor akan terjadi sepanjang malam sampai Matahari terbit!

Itulah peristiwa langit bulan Juli 2020. Selamat menonton fenomena langit ya. Mungkin kamu perlu membeli teleskop deh. Biar puas kalau melihatnya.

Baca Juga: Angkasa dalam Lensa: Cincin Api hingga "Kelelawar" dari Luar Angkasa

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya