Comscore Tracker

5 Jenis Upacara Suci Umat Hindu di Bali, Maknanya Berbeda-beda

Biar kamu paham kalau lagi liburan ke Bali

Kamu mungkin pernah melihat canang ketika berlibur ke Bali. Persembahan umat Hindu itu bisa kamu temukan di pura, rumah, hingga jalanan. Pasti kamu terbesit pertanyaan: kenapa umat Hindu di Bali menaruh persembahan itu di tanah?

Daripada menerka-nerka, sebaiknya kamu pahami dulu kepada siapa persembahan itu ditujukan. Ketika melakukan persembahan, umat Hindu berpedoman pada Panca Yadnya. Yaitu ajaran dasar dalam agama Hindu yang dipraktikkan sehari-hari. Panca berarti lima, dan Yadnya mengandung makna upacara persembahan suci yang tulus ikhlas.

Berikut ini lima jenis upacara suci yang biasa dilakukan umat Hindu di Bali:

Baca Juga: 10 Nama Bunga dalam Bahasa Bali, Bisa Jadi Alternatif Nama Bayi

1. Dewa Yadnya, upacara suci untuk Tuhan dan para dewa

5 Jenis Upacara Suci Umat Hindu di Bali, Maknanya Berbeda-bedaIDN Times/Vanny El Rahman

Upacara yang paling umum dilakukan adalah persembahan suci secara tulus ikhlas kepada Sang Pencipta dan para sinar-sinar suci-Nya. Umumnya, upacara ini dilakukan di pelinggih-pelinggih suci. Meski demikian, tak jarang upacara persembahan ini diselenggarakan di tempat lain sesuai dengan dewa yang dituju. Misalnya persembahan kepada Dewa Baruna, yang biasanya diadakan di laut atau gunung.

Contoh upacara ini adalah Hari Raya Saraswati dan Siwaratri.

Baca Juga: Sarat Makna, Inilah 6 Lagu Anak Populer dari Daerah Bali

2. Upacara suci untuk roh para leluhur (Pitra Yadnya)

5 Jenis Upacara Suci Umat Hindu di Bali, Maknanya Berbeda-bedaIDN Times/Imam Rosidin

Umat Hindu sangat menghormati para leluhur dan menyampaikannya melalui persembahan suci untuk mereka. Tujuannya adalah untuk menyucikan dan menghormati orang-orang yang telah meninggal. Sehingga roh mereka mendapat tempat terbaik di sisi Sang Pencipta. Contoh upacaranya adalah ngaben.

Baca Juga: Maknanya Dalam Banget, 10 Peribahasa Bali yang Relate Sama Kehidupan

3. Manusa Yadnya, upacara suci untuk manusia

5 Jenis Upacara Suci Umat Hindu di Bali, Maknanya Berbeda-bedaFlickr.com/Artem Beliaikin

Mengupacarai manusia adalah hal lumrah dalam agama Hindu di Bali. Seorang umat wajib melewati serangkaian upacara sejak dalam kandungan hingga meninggal. Ada beberapa tahapan upacara yang harus dilakukan. Yaitu sejak dalam kandungan, berumur 12 hari, 3 bulan, 6 bulan, beranjak dewasa, potong gigi, hingga menikah.

Di beberapa daerah, upacara-upacara ini seringkali dilakukan dalam satu atau beberapa waktu, tergantung pada kebiasaan dan kepercayaan. Bahkan, ada pula upacara tambahan yang didasarkan pada budaya setempat.

Semua rangkaian tersebut bertujuan untuk memelihara kehidupan, pendidikan, dan terutama demi penyucian jiwa secara spiritual.

Baca Juga: Mencicipi Lezatnya Entil Pupuan: Kuliner Khas dari Tabanan, Bali

4. Rsi Yadnya, upacara suci untuk para resi

5 Jenis Upacara Suci Umat Hindu di Bali, Maknanya Berbeda-bedaFlickr.com/Sue

Upacara ini ditujukan kepada para resi, orang-orang suci atau guru-guru spiritual yang sudah memberi kita ilmu dan penyucian. Contohnya, upacara Mewinten dan Mediksa.

Mewinten merupakan ritual khusus seseorang yang hendak menjadi Pemangku. Sementara Mediksa dilakukan oleh seseorang yang hendak menjalankan tugas menjadi pendeta atau Sulinggih. Keduanya merupakan para pemuka yang akan memimpin umat dalam melaksanakan kehidupan beragama.

Baca Juga: Mengenal Ilmu Leak, Paling Ditakuti di Bali Tapi Diminati Orang Eropa

5. Bhuta Yadnya, upacara suci untuk Bhuta

5 Jenis Upacara Suci Umat Hindu di Bali, Maknanya Berbeda-bedaIDN Times/Irma Yudistirani

Sebagian masyarakat pasti percaya, bahwa ada kehidupan lain yang tidak terlihat di bumi. Dihuni oleh makhluk-makhluk yang biasa disebut Bhuta Kala. Keberadaan mereka seringkali dikaitkan dengan hal gaib dan memiliki kekuatan bersifat negatif. Lantas kenapa harus memberikan persembahan suci kepada mereka? Tujuannya untuk melebur sifat buruk agar kembali pada sifat positif. Sehingga  akan menjalin hubungan harmonis dan tidak menganggu kehidupan manusia.

Upacara Bhuta Yadnya yang seringkali dilakukan oleh umat Hindu Bali adalah menghaturkan banten nasi berwarna-warni dan biasanya disertai canang. Banten inilah yang biasanya kamu jumpai di jalan, tepatnya di permukaan tanah.

Itulah lima upacara suci yang dilakukan umat Hindu Bali. Pada intinya, semua upacara tersebut bertujuan untuk menyelaraskan kehidupan manusia dengan unsur-unsur lain yang ada di dunia, sehingga bisa mendatangkan kedamaian. Semoga artikel ini menambah pengetahuan kamu ya.

Artikel ini pertama kali ditulis oleh Suarcani di IDN Times Community dengan judul Berbeda Tujuan, Inilah 5 Jenis Upacara Suci yang Dilakukan Hindu Bali

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya