Comscore Tracker

Hampir Setahun, Tiongkok Tak Juga Izinkan Penelusuran Asal COVID-19

Rencana 10 peneliti independen akan datang ungkap kasus ini

Jakarta, IDN Times- Peneliti independen yang beranggotakan 10 orang dijadwalkan akan terbang ke Tiongkok pada awal Januari 2021. Hanya saja pihak Tiongkok tak kunjung memberikan izin untuk memasuki negaranya guna mengungkap asal-usul COVID-19. Hal itu membuat World Health Organization (WHO) kecewa. 
 
“Hari ini kami mengetahui bahwa pejabat Tiongkok belum menyelesaikan izin yang diperlukan untuk kedatangan tim. Saya sangat kecewa mendengar kabar ini,” kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, saat konferensi pers secara daring sebagaimana dikutip dari Reuters pada Rabu (6/1/2021).

1. Mengungkap sumber SARS-CoV-2 merupakan salah satu prioritas WHO saat ini

Hampir Setahun, Tiongkok Tak Juga Izinkan Penelusuran Asal COVID-19Ilustrasi markas pusat di WHO, Jenewa, Swiss (www.who.int)

Tedros telah berkomunikasi dengan pejabat senior Tiongkok untuk menegaskan kembali bahwa mengungkap sumber SARS-CoV-2 merupakan salah satu prioritas WHO saat ini. Sesungguhnya operasi yang dipimpin oleh seorang ahli penyakit hewan, Peter Ben Embarek ini sudah diawali dengan misi pendahuluan sejak Juli 2020 lalu.

“Kami percaya dan berharap ini hanya masalah logistik dan birokrasi yang dapat diselesaikan dengan sangat cepat,” kata Direktur Eksekutif Program Kedaruratan WHO, Mike Ryan, berusaha menghilangkan kecurigaan terhadap Tiongkok.

Akibat belum dikeluarkannya izin masuk dari pemerintah Tiongkok, satu dari dua orang anggota tim internasional harus kembali pulang. Sementara satu anggota lainnya sedang transit di negara ketiga.

Baca Juga: WHO akan Kirim Tim ke Tiongkok untuk Selidiki Awal Mula COVID-19

2. Menteri Luar Negeri Tiongkok berdalih sudah dilakukan banyak penelitian

Hampir Setahun, Tiongkok Tak Juga Izinkan Penelusuran Asal COVID-19Petugas medis dengan pakaian pelindung menerima pasien di Pusat Konferensi dan Pameran Internasional Wuhan, yang diubah menjadi rumah sakit sementara bagi pasien dengan gejala ringan akibat virus corona, di Wuhan, provinsi Hubei, Tiongkok (ANTARA FOTO/China Daily via REUTERS)

Sejak pengumuman misi, Beijing telah menyebarkan narasi tentang awal mula pandemik dimulai. Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, berdalih sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa corona tidak berasal dari Tiongkok.
 
Peneliti asal Negeri Tirai Bambu juga sempat mengatakan kalau SARS-CoV-2 berasal dari India. Versi lain yang beredar adalah corona merupakan senjata kimia yang bocor dari laboratorium militer Tiongkok.
 
Mike Ryan memastikan bahwa seluruh kabar tentang sumber virus corona yang beredar hari ini masih bersifat spekulatif.

3. Tiongkok membantah segala tuduhan tidak berdasar Washington

Hampir Setahun, Tiongkok Tak Juga Izinkan Penelusuran Asal COVID-19Donald Trump dan Xi Jinping (ANTARA FOTO/REUTERS/Carlos Barria | Prime Minister's Office, Government of India)

Badan kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sempat menjadi bulan-bulanan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump karena dianggap mengabaikan tanggung jawab Tiongkok sebagai negara asal virus corona. Trump bahkan berencana undur diri dari WHO dan berhenti untuk menjadi pemberi dana terbesar bagi organisasi tersebut jika investigasi transparan tidak dilakukan.
 
Di sisi lain, Tiongkok juga telah membantah segala tuduhan Washington. Beijing bahkan menyebut Trump telah mengembalikan era modern kepada zaman purba karena selalu menyampaikan tuduhan yang tidak berdasar, salah satunya adalah tuduhan kesengajaan Tiongkok menyebarkan virus corona.
 

Baca Juga: Bursa AS Hapus 3 Perusahaan Tiongkok, Xi Jinping Siap Membalas?

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya