Comscore Tracker

Pariwisata Bakal Hadapi New Normal! Begini Tahapan Penerapannya

#HidupBersamaCorona harus diawali dengan simulasi

Jakarta, IDN Times - Pemerintah sedang menyiapkan protokol kesehatan untuk sektor pariwisata agar bisa memasuki new normal atau #NormalBaru di tengah pandemik virus corona atau COVID-19. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama mengatakan setelah protokol disiapkan, pemerintah akan melakukan simulasi terlebih dahulu di sektor pariwisata.

1. Tempat wisata akan dibuka di daerah dengan kurva kasus virus corona rendah

Pariwisata Bakal Hadapi New Normal! Begini Tahapan PenerapannyaMenparekraf Wishnutama (IDN Times/Helmi Shemi)

Wishnutama menyebut tempat pariwisata yang bisa dibuka hanya di daerah dengan penyebaran kasus COVID-19 rendah atau menurun. "Tentu syaratnya destinasi wisata tersebut harus kondisi COVID-nya sudah membaik dengan berbagai macam parameter-parameter yang sudah disiapkan, sehingga nantinya tahapan-tahapan ini bisa kita lakukan," ujar Wishnu dalam keterangan pers usai rapat terbatas, Kamis (28/5).

Protokol kesehatan yang akan diterapkan di sektor pariwisata akan disiapkan di berbagai macam bidang, mulai dari transportasi, hotel, hingga restoran. "SOP tersebut itu banyak kaitannya, misalnya di hotel, restoran, dan lain-lain. Yang akan diterapkan termasuk sampai berbagai macam bidang di pariwisata maupun di ekonomi kreatif," ucap dia.

Baca Juga: Jokowi Ungkap Tren Wisata di Era New Normal, Solo Travel Jadi Favorit 

2. Pemerintah akan melakukan simulasi penerapan protokol kesehatan

Pariwisata Bakal Hadapi New Normal! Begini Tahapan PenerapannyaSejumlah wisatawan memanfaatkan waktu usai berlebaran dengan rekreasi di Pantai Sambolo Anyer, Serang (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

Setelah dipersiapkan protokolnya, kata Wishnu, pemerintah akan melakukan simulasi terlebih dahulu. Presiden Joko "Jokowi" Widodo ingin agar dibukanya kembali pariwisata, tidak menimbulkan kasus baru COVID-19, terutama untuk imported case atau penularan virus corona dari wilayah lain.

"Tahapan berikutnya adalah melakukan simulasi terhadap SOP-SOP tersebut. Setelah simulasi itu sudah dilakukan, kita melakukan yang namanya sosialisasi terhadap SOP tersebut," kata Wishnu.

Saat memasuki masa uji coba, Wishnu menjelaskan, yang diprioritaskan adalah daerah-daerah yang sudah siap menerapkan skenario new normal. Pemerintah pusat juga akan melihat kesiapan masing-masing daerah.

"Kesiapan daerah adalah salah satu faktor yang sangat penting. Oleh karena itu, kita juga sudah melakukan koordinasi dengan kepala daerah yang kira-kira nantinya akan siap dalam beberapa waktu ke depan untuk melakukan tahapan-tahapan ini," ucap dia.

3. Penerapan new normal tidak dilakukan secara serentak

Pariwisata Bakal Hadapi New Normal! Begini Tahapan PenerapannyaDok. Biro Pers Kepresidenan

Presiden Joko "Jokowi" Widodo mengatakan pemerintah akan segera memulai skenario new normal atau normal baru. Namun, penerapan penormalan baru itu tidak dilakukan secara serentak, melainkan akan dimulai dari wilayah-wilayah yang dianggap sudah aman atau penyebaran virus corona semakin turun.

"Kita mulai untuk tatanan baru ini, kita coba di beberapa provinsi, kabupaten dan kota yang memiliki R0 di bawah satu, dan juga pada sektor-sektor tertentu yang kita lihat di lapangan bisa melakukan, mengikuti tatanan normal baru yang ingin kita kerjakan," kata Jokowi dalam rapat terbatas yang disiarkan langsung di channel YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (27/5).

Rencananya, pemerintah akan melakukan lima tahapan dalam kebijakan kenormalan baru yakni mulai dari pembukaan sektor bisnis dan industri, pasar dan mal, sekolah dan tempat kebudayaan, restoran dan tempat ibadah, hingga beroperasinya seluruh kegiatan ekonomi secara normal.

#NormalBaru merupakan tatanan kehidupan baru, di mana masyarakat harus #HidupBersamaCorona. Tatanan baru ini menjadi pilihan agar aktivitas kehidupan tetap berjalan di tengah pandemik virus corona, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Protokol kesehatan tersebut seperti memakai masker di tempat keramaian, menjaga jarak di fasilitas umum, rajin mencuci tangan, mengonsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, dan menjaga kondisi kesehatan tubuh agar tidak mudah terserang virus corona.

Baca Juga: Ini yang Bakal Kamu Rasakan di Mal di Era New Normal Nanti

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya