Comscore Tracker

Deplu AS: Keluarga Diplomat dan Warga Sipil Segera Keluar dari RI

Keputusan ini terkait pandemi COVID-19 di Indonesia

Jakarta, IDN Times - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) pada (25/3) merilis instruksi untuk keluarga diplomat AS yang masih berada di RI. Mereka memerintahkan bagi anggota keluarga diplomat berusia di bawah 21 tahun agar segera meninggalkan Indonesia.

Instruksi tersebut berlaku bagi anggota keluarga diplomat yang bertugas di Kedutaan AS di Jakarta, perwakilan AS di wilayah Asia Tenggara (basis di Jakarta), Konsulat Jenderal Medan, dan Surabaya. 

"Deplu AS telah membuat keputusan ini seiring dengan pandemi COVID-19 di Indonesia, kapasitas medis di Indonesia, dan ketersediaan penerbangan ke luar dari Indonesia," demikian keterangan tertulis Kedutaan AS di Jakarta yang diunggah pada Kamis (26/3). 

1. Pemerintah AS meminta agar meninggalkan Indonesia menggunakan penerbangan komersial

Deplu AS: Keluarga Diplomat dan Warga Sipil Segera Keluar dari RIblogspot

Di dalam keterangan tertulis yang diunggah di situs Kedutaan AS di Jakarta itu, Deplu memerintahkan agar anggota keluarga diplomat berusia di bawah 21 tahun pulang dengan penerbangan komersial untuk kembali ke negaranya. Aturan serupa juga berlaku untuk warga sipil AS yang tengah berada di Indonesia. Mereka pun diminta untuk mengatur sendiri kepulangannya ke Negara Paman Sam. 

"Warga AS yang ingin meninggalkan Indonesia harus mengatur sendiri perjalanan mereka secepatnya di saat penerbangan komersial masih tersedia walaupun frekuensi perjalanannya dikurangi," demikian instruksi dari Deplu AS. 

Bila warga tidak mematuhi instruksi tersebut, maka mereka harus bersiap untuk berada di Indonesia dalam jangka waktu lebih lama. 

Baca Juga: Ciri-ciri Hidden Carrier Virus Corona, Tampak Sehat tapi Membawa Virus

2. Warga AS agar mematuhi aturan Pemerintah RI terhadap traveler asing

Deplu AS: Keluarga Diplomat dan Warga Sipil Segera Keluar dari RIforbes.com

Di situs itu, Pemerintah AS juga meminta kepada warganya untuk memperhatikan aturan yang dibuat oleh Pemerintah Indonesia terkait wabah COVID-19. RI telah membuat aturan lebih ketat bagi traveler asing. Pemerintah melarang masuk pendatang dari 10 negara yakni Vatikan, Spanyol, Prancis, Jerman, Swiss, Inggris, Tiongkok, Korea Selatan, Iran, dan Italia. 

"Pembatasan perjalanan dapat diberlakukan tanpa ada pemberitahuan sama sekali. Bagi para pendatang yang baru saja mengunjungi Tiongkok, Iran, sebagian area di Italia, dan Korea Selatan dalam kurun waktu 14 hari, maka akan ditolak masuk," kata pihak Deplu AS. 

3. Jumlah pasien yang meninggal akibat COVID-19 di AS sudah menembus angka 1.000

Deplu AS: Keluarga Diplomat dan Warga Sipil Segera Keluar dari RI(Ilustrasi virus corona) IDN Times/Arief Rahmat

Sementara itu, berdasarkan data yang dikutip dari World Meters pada Kamis (26/3), tingkat kematian di AS akibat virus corona mencapai 1.061. Sementara, kasus COVID-19 yang aktif mencapai 73.670, di mana 1.837 di antaranya berhasil sembuh. 

Bila dilihat persebarannya per negara bagian, maka tingkat kematian tertinggi terdapat di New York yakni 385 orang. Di posisi kedua tertinggi adalah Washington sebanyak 132 pasien. 

https://www.youtube.com/embed/Bg4nZkBuZzQ

Baca Juga: Gedung Putih: Presiden Donald Trump Negatif Virus Corona

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya