Comscore Tracker

Deretan Menteri Jokowi yang Ditangkap KPK, Dua Menjabat Menteri Sosial

Semoga tidak ada lagi yang berani korupsi

Jakarta, IDN Times - Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait korupsi bantuan sosial COVID-19. Juliari tercatat menjadi menteri kedua dari Kabinet Indonesia Maju Joko "Jokowi" Widodo-Ma'ruf Amin yang ditangkap KPK.

Tidak hanya Juliari, ada beberapa menteri Jokowi lainnya yang juga tersandung kasus korupsi. Berikut daftar lengkapnya.

Baca Juga: Ditangkap KPK, Berapa Kekayaan Menteri KKP Edhy Prabowo? 

1. Imam Nahrawi

Deretan Menteri Jokowi yang Ditangkap KPK, Dua Menjabat Menteri SosialANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Menpora Jokowi di periode pertama, Imam Nahrawi disebut menerima suap kasus dugaan korupsi bantuan proposal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Imam diduga kuat menerima suap senilai Rp26,5 miliar yang diterima melalui asisten pribadinya, Miftahul Ulum dan staf protokoler Kemenpora, RI Arief Susanto. Uang suap yang diterima secara bertahap tersebut diduga menjadi fee yang diminta Kemenpora lantaran telah mengabulkan pemberian dana melalui proposal yang diajukan KONI.

Awalnya, KONI mengajukan proposal bantuan dana hibah dalam rangka pelaksanaan tugas pengawasan dan pendampingan program peningkatan prestasi olahraga nasional pada Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018.

Baca Juga: Jadi Tersangka Korupsi Bansos COVID-19, Kekayaan Mensos Juliari Rp47 M

2. Idrus Marham

Deretan Menteri Jokowi yang Ditangkap KPK, Dua Menjabat Menteri Sosial(Tahanan KPK di kasus PLTU Riau-1, Idrus Marham) Dokumentasi KPK

Nama lain di periode pertama Jokowi yang tersandung kasus korupsi adalah mantan Menteri Sosial, Idrus Marham. Lantaran berurusan dengan KPK, Idrus mengundurkan diri dari jabatannya pada 24 Agustus 2018.

Idrus disebut terlibat dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-1 yang diduga menerima suap Rp500 juta. Uang tersebut disebut-sebut bagian dari commitment fee 2,5 persen dari nilai proyek kontrak kerja sama proyek pembangunan PLTU Riau-1.

3. Edhy Prabowo

Deretan Menteri Jokowi yang Ditangkap KPK, Dua Menjabat Menteri SosialMenteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin 6 Januari 2020. IDN Times/Teatrika Handiko Putri

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan korupsi (KPK), Rabu (25/11/2020) dini hari. Penangkapan Edhy diduga terkait izin ekspor benih lobster.

“Yang bersangkutan diduga terlibat korupsi dalam penetapan izin export baby lobster,” kata Ketua KPK Firli Bahuri saat dikonfirmasi, Rabu (25/11/2020).

Baca Juga: Bisakah Hukuman Mati Diterapkan di Perkara Suap Bansos COVID Juliari?

4. Juliari Peter Batubara

Deretan Menteri Jokowi yang Ditangkap KPK, Dua Menjabat Menteri SosialMenteri Sosial Juliari P Batubara tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Minggu (6/12/2020). Juliari P Batubara ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan menerima suap terkait pengadaan bantuan sosial penanganan COVID-19 di Kementerian Sosial. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras.

Politikus PDIP, Juliari Batubara yang dipercaya Jokowi menjadi Menteri Sosial di Kabinet Indonesia Maju dalam periode kedua pemerintahannya, menjadi satu dari lima tersangka yang ditetapkan KPK pada Sabtu (5/12/2020). Ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi bansos COVID-19, Juliari Batubara akhirnya menyerahkan diri pada Minggu (6/12/2020) dini hari tadi.

Juliari diduga ikut menerima fee penyaluran paket bansos berupa sembako. Berdasarkan keterangan Ketua KPK, Komjen (Pol) Firli Bahuri, dua pejabat pembuat komitmen (PPK) yang ditunjuk oleh Juliari memungut Rp10 ribu per paket sembako. Juliari diduga menerima suap dari fee pembagian paket sembako secara total mencapai Rp17 miliar. 

"Pada pelaksanaan paket bansos sembako periode pertama diduga terima fee Rp12 miliar yang pembagiannya diberikan secara tunai oleh MJS (Matheus Joko Santoso) kepada JPB (Juliari Peter Batubara) melalui AW (Adi Wahyono) dengan nilai sekitar Rp8,2 miliar," ungkap Firli ketika memberikan keterangan pers pada Minggu dini hari (6/12/2020). 

Baca Juga: Bukan cuma Juliari Batubara, Mensos-Mensos Ini juga Kena Kasus Korupsi

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya