Comscore Tracker

Predator Seksual Anak Akan Dikebiri Kimia dan Identitasnya Dikuak!

Mimin ikut bahagia menyambut ini. Kalau kamu gimana, guys?

Jakarta, IDN Times - Presiden Joko “Jokowi” Widodo resmi menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 70 Tahun 2020. PP mengatur tentang Tata Cara Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitasi, dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak.

PP yang ditandatangani Jokowi pada 7 Desember 2020 itu merupakan turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Baca Juga: Bukan Hanya Indonesia, Negara Ini Juga Terapkan Hukuman Kebiri Kimia 

1. Ada tiga pelaku yang dapat dikenakan hukuman kebiri kimiar:

Predator Seksual Anak Akan Dikebiri Kimia dan Identitasnya Dikuak!Ilustrasi Suntikan (IDN Times/Arief Rahmat)

Peraturan itu mengatur tentang siapa saja yang dapat dikenakan hukuman kebiri kimia. Yaitu:

  • Pelaku kekerasan seksual terhadap anak
  • Pelaku tindak pidana persetubuhan kepada anak dengan kekerasan atau ancaman kekerasan seksual memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain (Pelaku persetubuhan)
  • Pelaku tindak pidana perbuatan cabul kepada anak dengan kekerasan atau ancaman kekerasan seksual, memaksa, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul (Pencabulan).

Baca Juga: Penting Kamu Ketahui! Ini 8 Tanda Seorang Predator Seks

2. Anak yang menjadi pelaku tidak dapat dikenakan hukuman ini

Predator Seksual Anak Akan Dikebiri Kimia dan Identitasnya Dikuak!Ilustrasi Kekerasan pada Anak (IDN Times/Sukma Shakti)

Sedangkan pelaku yang masih anak-anak tidak dapat dikenakan hukuman kebiri kimia, dan tindakan pemasangan alat pendeteksi elektronik atau chip.

Hukuman kebiri dilakukan paling lama dua tahun. Kebiri kimia baru bisa dilakukan melalui tahapan penilaian klinis, kesimpulan, dan pelaksanaan.

3. Ada tiga tahap untuk melakukan tindakan kebiri kimia. Berikut ini di antaranya:

Predator Seksual Anak Akan Dikebiri Kimia dan Identitasnya Dikuak!Ilustrasi kekerasan (IDN Times/Sukma Shakti)

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, tindakan kebiri kimia tersebut harus melalui tiga tahap. Yaitu penilaian klinis, kesimpulan, dan pelaksanaan. Lantas siapa saja yang berhak melakukan penilaian klinis?

Menurut Pasal 7 Ayat 1 adalah "Penilaian klinis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf a dilakukan oleh tim yang terdiri dari petugas yang memiliki kompetensi di bidang medis dan psikiatri."

Lalu bagaimana tata cara penilaian klinisnya? Menurut Pasal 7 Ayat 3:

Penilaian klinis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan tata cara sebagai berikut:

a. kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang hukum menyampaikan pemberitahuan kepada jaksa;

b. pemberitahuan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dilakukan paling lambat 9 (sembilan) bulan sebelum terpidana selesai menjalani pidana pokok;

c. dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pemberitahuan sebagaimana dimaksud dalam huruf b, jaksa menyampaikan pemberitahuan dan berkoordinasi dengan kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan untuk dilakukan penilaian klinis; dan

d. penilaian klinis dimulai paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah diterimanya pemberitahuan sebagaimana dimaksud dalam huruf c.

Silakan berikan pendapatmu terkait kebijakan ini.

Baca Juga: Kak Seto Setuju Hukuman Kebiri untuk Predator Anak

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya