Comscore Tracker

Pemeriksaan Spesimen Virus Corona Sekarang Bisa di 12 Laboratorium 

Pemerintah juga gandeng Universitas Indonesia dan Airlangga

Jakarta, IDN Times - Situs resmi Johns Hopkins Coronavirus Resource Center pada Selasa (17/3) pukul 07.20 WIB mencatat ada 7.138 kasus kematian akibat virus corona di dunia. Sementara total ada 181,546 orang lainnya yang terinfeksi. Adapun orang yang sembuh dari virus corona mencapai 78,088 orang. 

Sementara di Indonesia, hingga Senin (16/3), ditemukan 134 kasus positif virus corona. Angka ini naik dari kasus sebelumnya yang berjumlah 127 kasus. Penambahan 17 kasus baru tersebut berasal dari DKI Jakarta (14 kasus), Jawa Barat (1 kasus), Banten 1, dan Jawa Tengah (1 kasus).

Pemerintah pun memutuskan pemeriksaan spesimen virus corona atau COVID-19 kini bisa dilakukan di 12 laboratorium yang tersebar di seluruh Indonesia. Pemerintah melalui surat Menteri Kesehatan RI Nomor HK.OI .07 /Menkes/ 182/2020 telah menunjuk beberapa laboratorium di antaranya Balai Besar Teknik Kesehatan Laboratorium Kesehatan Daerah DKI Lingkungan (BBTKL), Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Fakultas Kedokteran UI, RSUP Dr Cipto. Kemudian, RS Universitas Indonesia, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Rumah Sakit Umum Daerah Dr Soetomo, dan Rumah Sakit Universitas Airlangga.

1. COVID-19 saat ini dinyatakan sebagai bencana non-alam

Pemeriksaan Spesimen Virus Corona Sekarang Bisa di 12 Laboratorium (Dok.Humas Jabar)

Surat yang ditandatangani Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto ini menjelaskan COVID-19 saat ini dinyatakan sebagai bencana non-alam, berupa wabah atau pandemik sehingga perlu dilakukan upaya penanggulangan, termasuk penguatan fungsi laboratorium yang berfungsi melakukan pemeriksaan spesimen.

"Untuk menjamin kesinambungan pemeriksaan screening spesimen Coronavin Disease 2019 (COVID19) diperlukan jejaring laboratorium pemeriksaan," ujar Menkes dalam keputusan menteri tersebut.

Pemeriksaan Spesimen Virus Corona Sekarang Bisa di 12 Laboratorium IDN Times/Sukma Shakti

Baca Juga: Depok Siaga Virus Corona, Ini Langkah yang Dilakukan Wali Kota

2. Daftar 12 laboratorium penerima tes virus corona

Pemeriksaan Spesimen Virus Corona Sekarang Bisa di 12 Laboratorium (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Dalam keputusan menteri tersebut juga dijabarkan nama-nama labolatorium dan wilayah kerja. Berikut 12 laboratorium yang melayani pemeriksaan virus corona:

1. Balai Besar Laboratorium Kesehatan Jakarta dengan wilayah kerja Maluku, Maluku Utara, Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh

2. Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang, wilayah kerja Bengkulu, Bangka, Belitung, Sumatera Selatan, Jambi, dan Lampung

3. Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makasar, wilayah kerja Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

4. Balai Besar Laboratorium Kesehatan wilayah kerja Surabaya, Kalimantan Selatan,
Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur

5. Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Papua wilayah kerja Papua dan Papua Barat

6. Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Riau, wilayah kerja Kepulauan Riau, Jawa Barat, Kalimantan Barat dan Banten

7. Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jakarta wilayah kerja Surabaya, Bali, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat

8. Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Daerah Istimewa Yogyakarta meliputu Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

9. Laboratorium Kesehatan Daerah DKI Jakarta wilayah Jakarta

10. Lembaga Biologi Molekuler Eijkman

11. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo dan Rumah Sakit Universitas Indonesia

12. Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga Rumah Sakit Umum Daerah Dr Soetomo dan Rumah Sakit Universitas Airlangga.

3. Standar operasional prosedur ditetapkan Balitbangkes

Pemeriksaan Spesimen Virus Corona Sekarang Bisa di 12 Laboratorium Pembeli mengantre di depan toko Costco, setelah adanya laporan kasus COVID-19 di negara tersebut, di Seattle, Washington, Amerika Serikat, pada 14 Maret 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/David Ryder

Laboratorium pemeriksa COVID-19 memiliki tugas antara lain menerima spesimen untuk pemeriksaan COVID-19 dari rumah sakit atau dinas kesehatan atau laboratorium kesehatan lainnya.

Lalu melakukan pemeriksaan screening pada spesimen COVID-19 menggunakan form dan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan Balitbangkes. Kemudian mengirimkan seluruh spesimen ke laboratorium rujukan nasional COVID-19 dengan segera, tanpa menunggu hasil pemeriksaan.

https://www.youtube.com/embed/eFLpdE7HfWQ

Baca Juga: Suspect Virus Corona di Jambi Kini Berjumlah 6 Orang

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya