Comscore Tracker

Warga Bali Diduga Terinfeksi Varian Baru COVID-19 Pada Januari 2021   

Pasien dinyatakan meninggal 16 Februari 2021

Jakarta, IDN Times - Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmidzi, mengungkapkan seorang pasien warga Indonesia yang positif terinfeksi varian B 1351 ditemukan di Bali.

"Pasien ini diambil spesimennya 25 Januari 2021 dan ternyata pasien ini pada 16 Februari 2021 meninggal dunia," ujarnya dalam konferensi pers yang dipantau virtual, Selasa (4/5/2021).

Menurut keterangan Gubernur Bali, Wayan Koster, melalui rilis tertulisnya pada Selasa (4/5/2021), varian baru ini ditemukan setelah Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melakukan uji sampel dari pasien yang positif di RSUP Sanglah. 

“Satu orang yang positif COVID-19 dengan varian baru dari Afrika Selatan, telah dinyatakan meninggal di RSUP Sanglah, berasal dari Kabupaten Badung. Korban memang belum mengikuti program vaksinasi. Sedangkan yang satu orang lagi yang dinyatakan positif COVID-19 dengan varian baru dari Inggris dinyatakan sembuh, dalam kondisi sehat, dan sudah dipulangkan, berasal dari Kota Denpasar. Yang bersangkutan, kebetulan telah mengikuti program vaksinasi sebanyak dua kali,” jelas I Wayan Koster.

Ia juga menyampaikan bahwa menerima informasi tersebut langsung dari Menteri Kesehatan RI. “Saya telah mendapat informasi langsung dari Bapak Menteri Kesehatan Republik Indonesia pada tanggal 3 Mei 2021, bahwa telah ditemukan 2 orang positif COVID-19 yang terinfeksi varian baru mutasi virus COVID-19. Satu orang mengalami positif akibat penularan varian baru dari Afrika Selatan dengan kode B.1.351. Sedangkan satu orang positif akibat penularan varian baru dari Inggris dengan kode B.1.1.7,” ungkapnya.

Baca Juga: Waspada! 10 Varian Baru COVID-19 B177 Ditemukan di 4 Provinsi Ini

1. Pasien yang terinfeksi varian B1351 merupakan pekerja di sektor pariwisata

Warga Bali Diduga Terinfeksi Varian Baru COVID-19 Pada Januari 2021   Ilustrasi pegawai hotel yang rentan PHK di tengah wabah COVID-19. (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)

Bagaimana warga Bali ini bisa tertular varian B 1351? Siti Nadia Tarmidzi menceritakan pasien yang yang terinfeksi varian B1351 merupakan pekerja di sektor pariwisata, yang berhubungan erat dengan Warga Negara Asing (WNA).

Pasien tersebut baru diketahui terpapar virus corona varian baru dari Afrika Selatan, setelah diambil sampelnya. Saat itu, pasien tersebut sedang dirawat di ruang perawatan intensif salah satu rumah sakit di Bali.

"Sangat sayang sekali karena penularan ini berdampak cepat memengaruhi tingkat keparahan penyakit, sehingga alami gejala berat sampai pasien meninggal dunia," ungkap Nadia.

2. Data-data kontak erat dengan pasien masih terus dikumpulkan

Warga Bali Diduga Terinfeksi Varian Baru COVID-19 Pada Januari 2021   Kecamatan Medan Tuntungan lakukan Tracing kepada pedagang dan warga sekitar Pasar Melati Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Nadia menjelaskan setelah ditemukan varian baru COVID-19 tersebut, pihaknya langsung melakukan penelusuran kontak dari orang terdekat dan keluarga.

"Kami lakukan penelusuran kontak keluarga dan lainnya dari kasus ini, ada yang positif tetapi tidak ada yang berakhir kematian," katanya.

"Saat ini sedang kita kumpulkan data-data kontak eratnya, untuk memastikan apakah terpapar varian baru virus corona dari WNA atau sesama WNI saat bekerja," imbuh Nadia.

3. Kemenkes lakukan analisis secara epidemiologi

Warga Bali Diduga Terinfeksi Varian Baru COVID-19 Pada Januari 2021   Ilustrasi laboratorium (ANTARA FOTO/Moch Asim)

Selain itu, Kementerian Kesehatan juga melakukan penyelidikan epidemiologi dan menganalisis apakah dari laporan tersebut terjadi peningkatan saat kasus ini terkonfirmasi positif.

"Karena kasus ini sebenarnya sudah jauh sekali sejak Januari, yang bersangkutan meninggal 16 Februari, jadi kita sedang menganalisis secara epidemiologi," ujar Nadia.

Baca Juga: Varian Baru COVID-19 Bikin Kasus Terus Melonjak

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya