Comscore Tracker

Yurianto Bantah Pesan Berantai Indonesia Akan Terapkan Herd Immunity

Soal rencana pemerintah memutus penyebaran COVID-19

Jakarta, IDN Times - Seiring langkah pemerintah mempersiapkan new normal atau tatanan kehidupan normal di tengah pandemik COVID-19, muncul kabar di media sosial bahwa pemerintah akan memberlakukan herd immunity. Pesan tersebut tersebar di berbagai platform media sosial termasuk WhatsApp.

IDN Times juga menerima pesan berantai tersebut baik secara personal maupun melalui WhatsApp Group. "Denger² karena Lockdown dan PSBB ngga berhasil dilakukan di Indonesia maka bakalan kearah Herd Imunity artinya menyerahkan rakyat pada seleksi alam yang kuat bertahan kemudian immun, yang lemah meninggal dengan sendirinya.
Dalam bahasa Jawa, Herd Immumity bisa diartikan, Urip karepmu, Mati karepmu," bunyi pesan tersebut.

1. Tulis dampak positif dan negatif herd immunity

Yurianto Bantah Pesan Berantai Indonesia Akan Terapkan Herd Immunitywarga gang Tegal Wangi jalan Gunung Salak Banjar Tegallantang Klod Desa Padangsambian Klod mengikuti Rapid Test (Dok.IDN Times/Humas Pemkot Denpasar)

Pesan tersebut juga menuliskan bahwa herd imunity ala +62 dengan membuka mal, transportasi, sekolah, kantor, dengan protokol kebersihan kesehatan yang tinggi.

Dampak positif Herd Immunity, pandemi akan cepat berakhir, akan terbentuk manusia baru yang lebih kebal, beradaptasi dengan penyakit baru, perekonomian tidak terhambat perkembangannya, sedangkan dampak negatif akan kehilangan penduduk hampir separuh juta jiwa, kematian massal, rumah sakit akan super kewalahan.

"Manusia yg kuat, dengan gaya hidup yg bagus, daya tahan tubuh yg baik Maka akan kebal dengan penyakit covid ini.Sebaliknya. Manusia yg tidak punya sistem kekebalan tubuh baik dgn faktor resiko penyakit penyerta maka akan tereliminasi/meninggal," lanjut isi pesan tersebut. 

Agar bisa bertahan menjadi salah satu bagian herd immunity, juga tertulis agar masyarakat mengubah gaya hidup, mulai bersih, berolahraga, makan sehat, minum vitamin, memakai masker, hindari kerumunan, sering cuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, dan juga menjaga lingkungan kita.

"Umat manusia akan berevolusi, mengalami seleksi alam," bunyi pesan tersebut.

Baca Juga: WHO Peringatkan Bahaya Herd Immunity untuk Hadapi Wabah COVID-19

2. Pemerintah tidak mewacanakan herd immunity

Yurianto Bantah Pesan Berantai Indonesia Akan Terapkan Herd Immunity(Ilustrasi virus corona) IDN Times/Arief Rahmat

Saat dikonfirmasi, Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19, Achmad Yurianto menegaskan cara tersebut tidak akan digunakan dalam memutus rantai penyebaran virus corona.

"Silakan ditanyakan ke para pakar. Sampai saat ini pemerintah tidak mewacanakan penyelesaian masalah ini dengan HI," terangnya saat dikonfirmasi IDN Times, Rabu (27/5)

3. Istilah herd immunity digunakan untuk imunisasi

Yurianto Bantah Pesan Berantai Indonesia Akan Terapkan Herd Immunityidn media

Yuri mengungkapkan istilah herd immunity biasanya digunakan imunisasi, seperti kasus dalam pencegahan penyakit TBC.

"Memang kita memiliki terminologi herd immunity untuk sebuah imunisasi, artinya kita akan menjadikan orang itu kebal secara buatan karena ada vaksin, itu herd immunity yang kita kejar, tetapi itu adalah herd immunity yang diciptakan," ujarnya

Baca Juga: Gugus Tugas COVID-19 Bantah RI akan Terapkan Strategi Herd Immunity

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya