Comscore Tracker

Anggota Polri Dilarang Bergaya Hedonis di Media Sosial

Gaji tertinggi anggota Polri mencapai Rp5,9 juta

Jakarta, IDN Times - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menerbitkan Surat Telegram tentang peraturan kode etik profesi Polri dan kepemilikan barang mewah anggota dan pegawai negeri Polri.

Surat Telegram Rahasia (TR) dengan Nomor: ST/30/XI/HUM.3.4./2019/DIVPROPAM tanggal 15 November 2019 itu juga sudah ditandatangani oleh Kepala Divisi (Kadiv) Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri, Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo.

Apa saja isi peraturan ini ya? Simak ulasannya berikut ini:

Baca Juga: Pamer Gaya Hidup Mewah, Anggota Polri Bakal Dikenai Sanksi

1. Gaji tertinggi anggota Polri Rp5,9 juta

Anggota Polri Dilarang Bergaya Hedonis di Media SosialSertijab Kapolri dari Tito Karnavian ke Idham Azis (Dok.Kemendagri)

Berdasarkan Peraturan Presiden (PP) Nomor 17 Tahun 2019 Tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, gaji terendah anggota Polri sekitar Rp1,6 juta. Sedangkan yang paling tinggi, Rp5,9 juta. Berikut ini rinciannya:

1. Golongan I (Tamtama)

  • Ajun Brigadir Polisi (Abripol): Rp1.917.100 hingga Rp2.960.700
  • Ajun Brigadir Polisi Satu (Abriptu): Rp1.858.900 hingga Rp2.870.900
  • Ajun Brigadir Polisi Dua (Abripda): Rp1.802.600 hingga Rp2.783.900
  • Bhayangkara Kepala (Bharaka): Rp1.747.900 hingga Rp2.699.400
  • Bhayangkara Satu (Bharatu): Rp1.694.900 hingga Rp2.699.400
  • Bayangkara Dua (Bharada): Rp1.643.500: hingga Rp2.538.100.

2. Golongan II (Bintara)

  • Ajun Inspektur Satu (Aiptu): Rp2.454.000 hingga Rp4.032.600
  • Ajun Inspektur Dua (Aipda): Rp2.379.500 hingga Rp3.910.300
  • Brigadir Polisi Kepala (Bripka): Rp2.307.400 hingga Rp3.791.700
  • Brigadir: Rp2.237.400 hingga Rp3.676.700
  • Brigadir Polisi Satu (Briptu): Rp2.169.500 hingga Rp3.565.200
  • Brigadir Polisi Dua (Bripda): Rp2.103.700 hingga Rp3.457.100.

3. Golongan III (Perwira)

- Perwira Pertama (PAMA)

  • Ajun Komisaris Polisi (AKP): Rp2.909.100 hingga Rp4.780.600
  • Inspektur Polisi Satu (Iptu): Rp2.820.800 hingga Rp4.635.600
  • Inspektur Polisi Dua (Ipda): Rp2.735.300 hingga Rp4.425.200.

- Perwira Menengah (PAMEN)

  • Komisaris Besar Polisi (Kombes): Rp3.190.700 hingga Rp5.243.400
  • Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP): Rp3.093.900 hingga Rp5.084.300
  • Komisaris Polisi (Kompol): Rp3.000.100 hingga Rp4.930.100.

- Perwira Tinggi (PATI)

  • Jenderal Polisi: Rp5.238.200 hingga Rp5.930.800
  • Komisaris Jenderal Polisi (Komjen): Rp5.079.300 hingga Rp5.930.800
  • Inspektur Jenderal Polisi (Irjen): Rp3.290.500 hingga Rp5.576.500
  • Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen): Rp3.290.500 hingga Rp5.407.400.

2. Selain gaji, anggota Polri juga mendapatkan tunjangan

Anggota Polri Dilarang Bergaya Hedonis di Media SosialPasukan kepolisian (IDN Times/Alex J. Harianja)

Dari paparan di atas, gaji anggota Polri memang tidak terlalu besar. Tetapi itu belum termasuk tunjangan. Ada beberapa tunjangan yang didapatkan oleh anggota Polri. Di antaranya tunjangan keluarga polisi, tunjangan struktural, fungsional dan umum, tunjangan beras dan uang lauk pauk, tunjangan hari raya, tunjangan pensiun, dan tunjangan kinerja.

Sebelumnya, mantan Kapolri Jenderal (Purn) Polisi, Tito Karnavian, pernah mengatakan pihaknya berterima kasih kepada Presiden Joko "Jokowi" Widodo atas kenaikan tunjangan kinerja bagi personel TNI/Polri sebesar 70 persen. Kenaikan itu terhitung sejak 1 Juli 2018.

Tak sampai di situ, Tito yang kini menjabat sebagai menteri Dalam Negeri (Mendagri) pun berharap, di periode kedua kepemimpinan Jokowi, tunjangan TNI/Polri dapat naik hingga 100 persen.

"Dengan demikian, tersimpan harapan kepada Bapak Presiden, kiranya tunjangan kinerja anggota TNI dan Polri di masa kepemimpinan bapak lima tahun ke depan, Insya Allah dapat meningkat menjadi 100 persen. Tapi kami siap untuk menjaga stabilitas Kamtibmas Pak, pendapatan negara (Jadi) naik," ucap Tito saat masih menjabat kapolri dalam perayaan HUT Bhayangkara ke-73 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Rabu (10/7) lalu.

3. Berikut enam aturan mengenai pola hidup sederhana anggota Polri

Anggota Polri Dilarang Bergaya Hedonis di Media SosialKapolri Jenderal Polisi Idham Azis dan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa (Dok. Humas Polri)
  1. Tidak menunjukkan, memakai dan memamerkan barang-barang mewah dalam kehidupan sehari-hari, baik di kedinasan maupun di ruang publik
  2. Hidup sederhana di lingkungan internal Polri maupun kehidupan bermasyarakat
  3. Tidak mengunggah foto dan video pada media sosial yang menunjukkan gaya hidup hedonis karena dapat menimbulkan kecemburuan sosial
  4. Menyesuaikan norma hukum, kepatutan, kepantasan dengan kondisi lingkungan tempat tinggal
  5. Menggunakan atribut Polri yang sesuai untuk penyamarataan
  6. Para pimpinan, kasatwil, dan perwira diminta memberikan contoh perilaku dan sikap yang baik, dengan tidak memperlihatkan gaya hidup hedonis terutama Bhayangkari dan keluarga besar Polri.

Baca Juga: Anggota Polri Dilarang Pamer Gaya Hidup Mewah, Termasuk di Medsos

Topic:

  • Irma Yudistirani

Just For You