Comscore Tracker

Mulai Hari Ini Pemerintah Tak Lagi Umumkan Perkembangan COVID-19

Update kasus harian hanya melalui portal www.covid19.go.id

Jakarta, IDN Times - Terhitung sejak hari ini, Selasa (21/7/2020), pemerintah tidak akan mengumumkan secara rutin perkembangan kasus COVID-19. Pengumuman itu disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito.  Siaran langsung yang biasanya tayang pada pukul 15.30 WIB di televisi, radio hingga YouTube streaming BNPB Indonesia resmi ditiadakan.

"Selanjutnya, update kasus harian dapat langsung dilihat di portal www.covid19.go.id," ujar Wiku pada streaming YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (21/7/2020).

Sejak hari ini Wiku resmi menggantikan Jubir Penanganan COVID-19 sebelumnya yaitu Achmad Yurianto. Biasanya Yuri mengumumkan update COVID-19 melalui streaming YouTube BNPB Indonesia pukul 15.30 WIB. 

1. Terjadi penambahan 1.655 kasus COVID-19 baru

Mulai Hari Ini Pemerintah Tak Lagi Umumkan Perkembangan COVID-19Ilustrasi Rapid Test Tim IDN Times (IDN Times/Herka Yanis)

Satgas Penanganan COVID-19 melaporkan per Selasa (21/7/2020), terjadi penambahan 1.655 kasus COVID-19 baru hari ini. Dengan demikian total kasus COVID-19 nyaris menyentuh angka 90 ribu yaitu, 89.869.

DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kasus baru terbanyak yaitu 433. Disusul dengan Jawa Timur 283 kasus dan Jawa Tengah 121 kasus.

Baca Juga: Naik 1.655 Hari Ini, Kasus COVID-19 di Indonesia Nyaris Tembus 90 Ribu

2. Bali mencapai 2.856 kasus

Mulai Hari Ini Pemerintah Tak Lagi Umumkan Perkembangan COVID-19Proses para ibu hamil ikuti tes swab PCR di Gelora Pancasila, Selasa (21/7/2020). Dok BPB dan Linmas Kota Surabaya

Virus corona telah menyebar di 34 provinsi di Indonesia. Berikut ini data rincian penyebarannya:

1. Aceh 149 kasus
2. Bali 2.856 kasus
3. Banten 1.693 kasus
4. Bangka Belitung 180 kasus
5. Bengkulu 181 kasus
6. Yogyakarta 465 kasus
7. DKI Jakarta 17.279 kasus
8. Jambi 134 kasus
9. Jawa Barat 5.659 kasus
10. Jawa Tengah 7.407 kasus
11. Jawa Timur 18.828 kasus
12. Kalimantan Barat 359 kasus
13. Kalimantan Timur 964 kasus
14. Kalimantan Tengah 1.412 kasus
15. Kalimantan Selatan 5.083 kasus
16. Kalimantan Utara 217 kasus
17. Kepulauan Riau 345 kasus
18. Nusa Tenggara Barat 1.777 kasus
19. Sumatera Selatan 3.112 kasus
20. Sumatera Barat 836 kasus
21. Sulawesi Utara 2.000 kasus
22. Sumatera Utara 2.994 kasus
23. Sulawesi Tenggara 671 kasus
24. Sulawesi Selatan 8.257 kasus
25. Sulawesi Tengah 196 kasus
26. Lampung 232 kasus
27. Riau 310 kasus
28. Maluku Utara 1.328 kasus
29. Maluku 998 kasus
30. Papua Barat 371 kasus
31. Papua 2.646 kasus
32. Sulawesi Barat 167 kasus
33. Nusa Tenggara Timur 137 kasus
34. Gorontalo 616 kasus

3. Secara global terdapat 14.860.511 orang terpapar virus corona

Mulai Hari Ini Pemerintah Tak Lagi Umumkan Perkembangan COVID-19Ilustrasi Suasana Pandemik COVID-19 di Kota Guatemala, Amerika (ANTARA FOTO/Press Service of The Presidency)

Mengutip situs worldometers.info, hingga 21 Juli 2020 pukul 12.34 WIB, secara global terdapat 14.860.511 orang terpapar virus corona. Kasus terbanyak masih berada di Amerika Serikat dengan 3.961.556 kasus.

Dari 14,8 juta kasus itu, 613.389 di antaranya meninggal dunia. Sementara pasien yang sembuh mencapai 8.915.174 orang.

Baca Juga: 305 Pedagang dari 46 Pasar di Jakarta Terpapar COVID-19, Ini Daftarnya

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya