Cari Orangtua Pembuang Bayi di Gianyar, Polisi Telusuri Klinik Bersalin

Bayi perempuan kini sudah dalam kondisi stabil

Gianyar, IDN Times - Bayi perempuan yang ditemukan di sebuah lahan kosong di Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, kini masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Sanjiwani, Kabupaten Gianyar.

Ketika dijenguk oleh Bupati Gianyar, Made Agus Mahayastra, dan istrinya, Ida Ayu Surya Adnyani, kondisi bayi tersebut stabil, namun masih menggunakan alat bantu pernapasan. Bayi itu saat ini masih mendapat perawatan di ruangan PICU/NICU.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Sukawati masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dari orangtua yang tega membiarkan bayi munyil tersebut di lahan kosong.

Baca Juga: Diduga Kecewa Soal Asmara, Remaja Perempuan di Kuta Utara Bunuh Diri

1. Polisi mulai telusuri klinik-klinik bersalin

Cari Orangtua Pembuang Bayi di Gianyar, Polisi Telusuri Klinik BersalinBayi yang ditemukan di Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. (Dok. IDN Times/Polsek Sukawati)

Pihak kepolisian dari Polsek Sukawati saat ini tengah menggencarkan penyelidikan untuk mengungkap orangtua dari bayi perempuan yang ditemukan di lahan kosong di Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Kabupaten Gianyar. Kapolsek Sukawati, Kompol Decky Wijaya, menjelaskan sejauh ini ia telah memeriksa 6 orang saksi terkait penemuan bayi tersebut.

“Kami masih terus melakukan penyelidikan. Sejauh ini kami telah memeriksa 6 orang saksi” ujar Decky Wijaya, Kamis (22/12/2022).

Pihak kepolisian juga menelusuri beberapa klinik bersalin di kawasan Gianyar. Mereka mencari informasi yang bisa menunjukkan keberadaan dari orangtua bayi tersebut.

“Kami juga sudah mulai telusuri klinik-klinik bersalin. Sementara bayi dalam keadaan sehat dan masih kami titip di RSUD Sanjiwani,” ujarnya.

2. Keadaan bayi stabil walau masih menggunakan alat bantu pernapasan

Cari Orangtua Pembuang Bayi di Gianyar, Polisi Telusuri Klinik Bersalinilustrasi bayi (pexels.com/Szabina Nyíri)

Bayi tersebut saat ini masih mendapatkan perawatan intensif di ruang NICU/PICU RSU Sanjiwani, Kabupaten Gianyar. Ketika dijenguk oleh Bupati Gianyar, Made Agus Mahayastra, bayi itu masih menggunakan alat bantu pernapasan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gede Putrawan, mengatakan bayi itu nantinya tentu akan diserahkan kembali jika kedua orangtuanya berhasil ditemukan. Jika tidak, bayi tersebut akan diserahkan ke pihak yayasan resmi.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak Dinsos Provinsi Bali terkait ini,” ungkap AA Gede Putrawan.

Jika nanti ada pihak yang hendak mengadopsi bayi tersebut, dapat mengajukan ke Dinas Sosial, Pemperdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali. Namun sebelum memenuhi persyaratan untuk adopsi, proses hukum dari bayi tersebut harus sudah tuntas.

3. Sempat dikira suara kucing

Cari Orangtua Pembuang Bayi di Gianyar, Polisi Telusuri Klinik BersalinPolisi lakukan olah TKP di lokasi penemuan bayi di Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. (Dok. IDN Times/Polsek Sukawati)

Bayi peremuan itu ditemukan tanpa busana di lahan kosong di Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Seorang warga yang kebetulan sedang kencing di lahan kosong itu, sempat mendengar suara yang mirip dengan suara kucing.

Namun ketika didekati, sumber suara itu ternyata berasal dari suara bayi perempuan. Bayi itu diletakkan begitu saja di lahan kosong, dengan kondisi ari-ari masih menempel. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan di Puskesmas Sukawati, diketahui bayi itu memiliki berat 3 kilogram dan panjang 50 cm.

Topik:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya