Polres Tabanan Tangkap 9 Pengedar Sabu Selama Tiga Bulan

Masyarakat diharapkan melapor jika ada tindakan mencurigakan

Tabanan, IDN Times - Hanya dalam rentang waktu tiga bulan dari Februari hingga April 2023, Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Kepolisian Resor (Polres) Tabanan berhasil menangkap 9 pengedar narkoba dalam 8 kasus berbeda. Total barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 5,24 gram neto berhasil disita. Kesembilan pelaku terancam hukuman penjara maksimal 12 tahun dan denda maksimal Rp8 miliar.

1. Sembilan pelaku ditangkap di delapan lokasi berbeda

Polres Tabanan Tangkap 9 Pengedar Sabu Selama Tiga BulanPress rilis kasus narkoba di Polres Tabanan, Selasa (11/4/2023) (IDNTimes/Wira Sanjiwani)

Kapolres Tabanan, AKBP Leo Dedy Defretes; didampingi Kasat Narkoba Polres Tabanan, AKP Sutriono; memaparkan sembilan tersangka masing-masing ditangkap di delapan lokasi berbeda. Rinciannya adalah:

  • Pelaku WS (45) ditangkap pada 10 Februari 2023 di Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan. Petugas mengamankan barang bukti sabu seberat 0,29 gram neto yang disimpan dalam pipet plastik warna bening. Sabu ini diselipkan di dalam lipatan daun kelapa yang dipines
  • Pelaku RY (27) ditangkap 14 Februari 2023 di  Banjar Dinas Semoja, Desa Pupuan, Kecamatan Pupuan. Polisi menyita sabu sebesat 0,29 gram neto
  • Pelaku GKA (42) ditangkap 9 Maret 2023 di Banjar Taman Sekar, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri. Polisi menemukan lima buah plastik klip di dalamnya berisi sabu seberat masing-masing 0,16 gram neto, 0,15 gram neto, 0,20 gram neto, 0,15 gram neto, dan 0,14 gram neto atau total 0,8 gram neto
  • Pelaku EAR (31) ditangkap 14 Maret 2023 di Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan. Polisi berhasil menemukan 0.25 gram neto sabu yang tersimpan di micro tube PCR dalam bungkus merica
  • Pelaku GSG (35) ditangkap  26 Maret 2023 di Banjar Taman Sari, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan. Pelaku menyimpan 1,02 gram neto sabu di dalam tisu dan dimasukkan ke dalam pembungkus makanan ringan
  • Pelaku LX (23) ditangkap 30 Maret 2023 di Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan. Dari pelaku, Polisi berhasil menyita barang bukti berupa sabu seberat 0,29 gram neto di saku celana pelaku dan 0,23 gram neto ditemukan di kamar kos
  • Dua pelaku masing-masing GPK (26) dan MA (29) ditangkap di Banjar Bolangan, Desa Babahan, Kecamatan Penebel. Polisi menemukan narkoba jenis sabu dengan berat 0,57 gram neto
  • Pelaku KY (21) ditangkap di Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri dengan total narkoba jenis sabu yang disita seberat 1.5 gram neto.

2. Para pelaku menggunakan modus operandi lama

Polres Tabanan Tangkap 9 Pengedar Sabu Selama Tiga BulanBarang bukti kasus narkoba di Polres Tabanan, Selasa (11/4/2023) (IDNTimes/Wira Sanjiwani)

Menurut Kapolres Tabanan, AKBP Leo Dedy Defretes, sembilan pelaku ini semuanya menggunakan modus operandi lama yaitu dengan cara menempelkan sabu ke tempat-tempat tersembunyi.

"Untuk sementara ini mereka adalah pengedar. Mereka menyimpan dan mengantar atau menempelkan narkoba ke lokasi yang disetujui," ujar Dedy, Selasa (11/4/2023) di Polres Tabanan.

Mengenai kemungkinan sembilan pelaku adalah pengguna, Dedi memerlukan pemeriksaan asesmen.

"Nanti dari asesmen ini akan ditetapkan apakah pelaku juga pengguna atau murni pengedar," katanya.

3. Masyarakat segera lapor jika melihat hal mencurigakan

Polres Tabanan Tangkap 9 Pengedar Sabu Selama Tiga BulanPress rilis kasus narkoba di Polres Tabanan, Selasa (11/4/2023) (IDNTimes/Wira Sanjiwani)

Dedy melanjutkan, pihak Polres Tabanan akan terus menggencarkan pemberantasan pengedaran narkoba di Kabupaten Tabanan. Supaya rencana ini berhasil, pihaknya berharap kerja sama dari masyarakat. Terutama segera melapor jika melihat hal dan tindakan yang mencurigakan di sekitarnya.

"Terlebih jika melihat orang tidak dikenal, mondar-mandir di tempat sepi dan memiliki gelagat menaruh sesuatu di tempat tersembunyi baik itu di saluran air, pot atau pohon. Segera lapor untuk ditindaklanjuti," harapnya.

Kesembilan pelaku dikenakan Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) Nomor 35 Tahun  2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun maksimal 12 tahun dan denda Rp800 juta sampai dengan Rp8 miliar.

Topik:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya