Comscore Tracker

5 Pantangan Sikap Ketika Sahabat yang Putus Cinta Curhat ke Kamu

Jangan bosan ya. Dia hanya ingin didengarkan, guys

Kamu akan jadi orang pertama yang dicurhati oleh sahabat ketika menghadapi permasalahan dengan pacarnya. Seperti putus cinta, misalnya. Terkadang, mungkin saking seringnya dia curhat dengan topik yang sama, kamu langsung bosan kan? Namanya juga sahabat, kamu pasti tetap mendengarkan keluh kesahnya tersebut. Tapi ada beberapa hal yang harus kamu hindari ketika sahabat yang putus cinta curhat ke kamu:

1. Tahan diri. Gak perlu mengatakan kamu bosan mendengar curhatannya

5 Pantangan Sikap Ketika Sahabat yang Putus Cinta Curhat ke Kamupexels.com/Jack Sparrow

Biasanya kamu akan bosan karena curhatannya tentang topik yang sama. Meski begitu, kamu harus bisa menahan diri untuk tidak mengatakan bosan mendengarkan curhatan sahabatmu. Khawatirnya dia semakin sedih dan tersinggung. Justru dalam situasi seperti itu, kamu cukup mendengarkan dia saja. Dia perlu meluapkan emosionalnya kepada orang terdekat. Sementara orang terdekat dia hanyalah kamu yang bisa dipercaya.

2. Gaya pacaran kalian berbeda, dan setiap orang juga memiliki karakter yang berbeda. Maka, jangan sampai membandingkan kisah cintamu dengan kisah sahabatmu

5 Pantangan Sikap Ketika Sahabat yang Putus Cinta Curhat ke Kamupexels.com/Lisa fotions

Mungkin kamu juga pernah sakit hati dengan pasangan. Tetapi lantas kamu berhak membanding-bandingkan kisah cintamu dengan sahabatmu. Apalagi sampai mencari-cari kisah cinta siapa yang paling menyedihkan.

Jadi, lebih baik dengarkan saja sahabatmu agar bebannya pikirannya berkurang. Karena yang dia butuhkan adalah orang yang mau mendengarkan.

3. Jangan menyuruh dia untuk berhenti menangis

5 Pantangan Sikap Ketika Sahabat yang Putus Cinta Curhat ke Kamupexels.com/polina zimmerman

Setiap orang pasti akan menangis ketika putus cinta. Kamu tidak berhak melarang sahabatmu untuk menangis apalagi sampai mengatakan "Mantanmu aja biasa waktu putus cinta. Masak kamu nangis sih?"

Biarkan dulu dia menangis. Berikan usapan hangat di pundak atau punggungnya agar dia lega. Menangis itu perlu lho. Dengan cara kamu membiarkan dia menangis dan memberikan tepukan, dia akan merasa tenang karena mendapat perhatian.

4. Tidak perlu meminta dia untuk mencari pacar baru

5 Pantangan Sikap Ketika Sahabat yang Putus Cinta Curhat ke Kamupexels.com/fauxels

Itu sama saja kamu membiarkan dia untuk tidak introspeksi diri dan membiarkan orang lain sebagai pelarian sahabatmu. Nanti yang ada justru dia semakin kehilangan arah, dan mengulang lagi kisah yang sama. Kamu gak mau hal itu terjadi kan? 

Jadi biarkan sahabatmu 'merayakan' kesedihannya dulu. Beri dia waktu. Tugasmu adalah menemaninya supaya dia tak berlarut-larut dalam kesedihan.

5. Ajak sahabatmu untuk berlibur

5 Pantangan Sikap Ketika Sahabat yang Putus Cinta Curhat ke Kamupexels.com/ roman odintsov

Bagian tersulit dari putus cinta bukanlah untuk melupakan seseorang. Tetapi menerima dan mengikhlaskannya. Tujuannya supaya dia bisa mengambil pelajaran dari kisahnya dan memperbaiki diri. Untuk membantunya melewati hal itu, ajaklah sahabatmu liburan. Karena untuk menerima dan ikhlas perlu dalam kondisi hati yang tenang maupun bahagia.

Itulah beberapa hal yang harus kamu hindari ketika sahabat curhat ke kamu. Orang curhat gak selalu menginginkan saran. Dia hanya butuh pendengar yang baik.

Baca Juga: 7 Zodiak Reliable Ini Punya Potensi Besar Jadi Sahabat Terbaik Lho!

Artikel ini pertama kali ditulis oleh Veronica Ardia di IDN Times Community dengan judul 5 Hal yang Pantang Banget Dilakukan saat Sahabatmu Putus Cinta

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya