Comscore Tracker

Hindari 5 Sikap Ini Jika Jumlah Penghasilan Suami Istri Berbeda

Suami istri punya hak dan kewajiban yang sama ya

Zaman sekarang, yang punya tanggung jawab untuk menafkahi keluarga adalah suami istri. Keduanya punya hak dan kewajiban yang sama. Asalkan ini juga harus ada keputusan dari kedua belah pihak sebelum menikah ya. Sebab menggantungkan penghasilan dari satu pihak saja tidak cukup.

Namun, kesenjangan penghasilan antara suami dan istri bisa saja terjadi. Kalau kesenjangan itu tidak dikompromikan dengan baik, maka kepemilikan uang bakalan jadi polemik rumah tangga. Untuk menyikapi hal itu, berikut sikap yang harus dihindari suami istri jika jumlah penghasilannya berbeda:

Baca Juga: Bukan Kaum Lemah, 5 Alasan Perempuan Harus Mandiri dan Kuat

1. Karena terlalu sibuk dan gajinya besar, lalu merasa superior untuk membebankan tanggung jawab mengurus rumah tangga secara berat sebelah

Hindari 5 Sikap Ini Jika Jumlah Penghasilan Suami Istri Berbedafreepik.com/wavebreakmedia_micro

Kesenjangan penghasilan itu biasa terjadi. Ketika kesibukan dan gaji suami sama-sama tinggi, istri yang mungkin pekerjaannya lebih fleksibel, bisa mengambil tanggung jawab untuk mengurus rumah dan anak-anak di sela pekerjaan. Aturan ini juga harus berlaku sebaliknya.

Jangan sampai karena terlalu sibuk dan gajinya besar, lalu merasa superior untuk membebankan tanggung jawab mengurus rumah tangga secara berat sebelah. Hal ini dapat memicu pertengkaran. Suami istri harus kompak mengatur perannya masing-masing tanpa ada yang merasa lebih baik.

2. Pengeluaran ditentukan secara sepihak karena merasa penghasilannya lebih besar

Hindari 5 Sikap Ini Jika Jumlah Penghasilan Suami Istri Berbedafreepik.com/freepik

Mau itu pengeluarannya kecil atau besar, tetap harus dikompromikan secara bersama. Jangan merasa satu pihak boleh berbelanja semaunya sendiri, karena sudah bekerja keras dan berpenghasilan lebih besar. Semuanya punya peran dalam memberikan keputusan alokasi dana.

Meskipun satu pihak lainnya berpenghasilan lebih rendah, tetap punya hak untuk mengatur alokasi dana. Setelah menikah, uang suami atau istri adalah milik bersama, kecuali kalau sudah ada kesepakatan di awal sebelum pernikahan. Meminta pendapat pasangan adalah bentuk penghargaan dan rasa sayang yang dapat merekatkan hubungan rumah tangga.

3. Satu pihak menyimpan uangnya sendiri tanpa mau berkontribusi

Hindari 5 Sikap Ini Jika Jumlah Penghasilan Suami Istri Berbedafreepik.com/wayhomestudio

Karena merasa berpenghasilan lebih rendah, suami atau istri pada akhirnya membebankan kebutuhan rumah tangga pada pihak yang penghasilan besar. Hindari menyimpan uang sendiri tanpa komunikasi dan tujuan yang jelas.

Setidaknya kalau ingin menyimpan uang hasil sendiri, alokasikanlah untuk kebutuhan yang positif. Misalnya untuk modal bisnis, dipakai untuk tambahan biaya pendidikan anak-anak, dan lainnya. Dengan begitu, pihak yang satunya dapat menyisihkan penghasilan untuk kebutuhan rumah tangga. Kalau sejak awal ada komunikasi, pasti tidak akan ada yang keberatan untuk melakukannya.

Baca Juga: 5 Dampak Buruk Jika Kamu Membangun Rumah Tangga tanpa Tujuan

4. Memperlakukan pasangan yang tidak punya penghasilan layaknya pelayan di rumah

Hindari 5 Sikap Ini Jika Jumlah Penghasilan Suami Istri Berbedafreepik.com/cookie-studio

Kasus ini umum terjadi pada suami yang bekerja dan istrinya diam di rumah. Merasa sudah lelah bekerja di luar, sesampainya di rumah, suami ingin dilayani istri dan beristirahat. Suami gak peduli kalau pekerjaan rumah istri masih menumpuk, dan harus mengurus anak-anaknya. Pekerjaan suami dan istri sama-sama berat, tidak dapat diukur dengan uang saja.

Pihak yang tidak menghasilkan uang bukan berarti pantas disuruh-suruh seperti pelayan. Sebaiknya suami istri harus sama-sama mengerti sih. Gak ada salahnya untuk membantu tugas istri yang belum selesai. Istri juga harus pengertian ketika kondisi suaminya benar-benar kelelahan atau sibuk. Makanya perlu komunikasi agar mengetahui kondisi masing-masing. Hal ini berlaku sebaliknya ya.

5. Adanya beban kerja ganda bagi wanita yang bekerja di luar 

Hindari 5 Sikap Ini Jika Jumlah Penghasilan Suami Istri Berbedafreepik.com/yanalya

Kalau suami istri sama-sama bekerja, biasanya akan membutuhkan asisten rumah tangga untuk mengurusnya. Tetapi ada juga yang karena alasan dan kebutuhan lain, mereka tidak mempekerjakan asisten rumah tangga. Kalau kondisinya seperti ini, bukan berarti suami lantas membebankan pekerjaan rumah sepenuhnya kepada istri yang juga bekerja. Begitu pula sebaliknya. Beban ganda secara sepihak ini dapat memicu pertengkaran rumah tangga. Padahal sekali lagi, suami istri harus kompak mengatur perannya masing-masing. Supaya tidak ada ketimpangan dalam memikul tanggung jawab.

Kamu punya pendapat yang lain selain sikap yang harus dihindari suami istri yang jumlah penghasilannya berbeda? Silakan utarakan pendapatmu di kolom komentar ya.

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Sedang Mengalami Toxic Mariage dalam Rumah Tangga

Artikel ini pertama kali ditulis oleh Nita Nurfitria di IDN Times Community dengan judul 5 Sikap yang Harus Dihindari Suami Istri jika Beda Jumlah Penghasilan

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya