Comscore Tracker

Ciri-ciri Pengidap Daddy Issues, Gangguan Emosional Perusak Hubungan

Ini akibat trauma yang berasal dari figur seorang ayah

Mungkin istilah daddy issues masih terdengar asing di telinga masyarakat Indonesia. Tetapi dalam dunia psikologi, itu adalah gangguan pola asuh yang terjadi pada anak laki-laki atau perempuan, di mana mereka mendapatkan rasa aman dan nyaman dari figur seorang ayah. Kondisi ini kemudian berisiko mengarah kepada gangguan mental.

Mereka yang mengidap gangguan ini terkadang tidak menyadari, bahwa dirinya selalu memiliki masalah hubungan dengan lawan jenis. Berikut ini ciri-ciri orang yang mengalami daddy issues.

Baca Juga: Belajar dari Kasus Sulinggih, Kenapa Korban Pelecehan Sulit Berteriak?

1. Pengidap ini akan selalu berpikiran negatif bahwa hubungannya akan gagal

Ciri-ciri Pengidap Daddy Issues, Gangguan Emosional Perusak HubunganPexels.com/Polina Zimmerman

Itu terjadi karena pengidapnya pernah tidak mendapatkan rasa aman yang cukup ketikas masih kecil. Maka ia selalu berpikiran negatif pada suatu hubungan. Sehingga lebih banyak memutuskan untuk melajang.

2. Pengidap butuh selalu diyakinkan terus-menerus bahwa hubungannya baik-baik saja

Ciri-ciri Pengidap Daddy Issues, Gangguan Emosional Perusak HubunganPexels/ Vera Arsic

Trauma yang dialaminya membuat pengidap akan terus khawatir akan hubungannya dengan pasangan. Jadinya dia akan terus-terusan memerlukan support yang kuat dari pasangan dan orang-orang di sekitarnya, bahwa hubungan mereka berjalan baik-baik saja.

3. Kehilangan kepercayaan diri

Ciri-ciri Pengidap Daddy Issues, Gangguan Emosional Perusak Hubunganpexels.com/@rodnae-prod

Tidak percaya diri dan tidak mencintai diri sendiri membuat penderitanya selalu memerlukan pengakuan dari pasangannya.

Baca Juga: Tak Perlu Khawatir, Ini 7 Tanda Hubunganmu Aman Tanpa Trust Issues

4. Pengidap akan bersikap posesif

Ciri-ciri Pengidap Daddy Issues, Gangguan Emosional Perusak HubunganPexels.com/Ba Tik

Trauma masa kecil berujung kepada sikap posesif pengidap, yang tidak tahan melihat pasangannya berdekatan dengan laki-laki atau perempuan lain. Hal ini didasari oleh adanya trust issue yang kuat dengan orang lain, termasuk pasangan sendiri.

5. Overreacted jika sedikit saja dikecewakan

Ciri-ciri Pengidap Daddy Issues, Gangguan Emosional Perusak Hubunganimdb.com

Pengidap daddy issue bisa saja sangat histeris atau emosional ketika pasangan membuatnya kecewa sedikit saja. Hal ini akibat dari asumsi berlebihan yang jauh dari kenyataan. Sehingga menimbulkan reaksi yang berlebihan juga dari pengidap.

6. Solusinya adalah pengidap daddy issues sangat memerlukan support dari pasangan dan orang-orang di sekitarnya

Ciri-ciri Pengidap Daddy Issues, Gangguan Emosional Perusak Hubunganvox.com

Tidak hanya itu saja. Dia juga memerlukan psikoterapi terapi dari psikolog profesional, supaya diajarkan cara melepas trauma yang pernah dialaminya. Kalau pengidapnya sedang menjalani terapi tersebut, maka dukungan dari pasangan dan orang di sekitar tentu harus semakin intens, bahkan bertambah.

Pada intinya, trauma masa kecil akibat kesalahan pola asuh sang ayah menimbulkan ketidakpercayaan kepada orang lain. Hal ini otomatis dapat menganggu dia, terutama dalam menjalani hubungan dengan lawan jenis. Dia butuh pasangan yang aktif untuk memberikan rasa aman.

Baca Juga: Punya Trust Issues Terhadap Pasangan? Ini 6 Tips Cara Mengendalikannya

Artikel ini pertama kali ditulis oleh Deny Hung di IDN Times Community dengan judul 5 Ciri Daddy Issues, Gangguan Emosional Perusak Hubungan

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya