Comscore Tracker

Buat yang Pengin Nikah Tahun 2020, Harus Punya Sertifikat Perkawinan

Tag teman kamu yang mau menikah. Bisa online juga katanya

Jakarta, IDN Times - Ada kabar terbaru nih buat yang akan menikah tahun 2020. Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) akan meluncurkan program sertifikasi perkawinan. Sertifikasi ini termasuk syarat perkawinan yang harus diikuti oleh semua calon pengantin sebelum nikah.

"Siapa pun yang memasuki perkawinan mestinya mendapatkan semacam upgrading tentang bagaimana menjadi pasangan berkeluarga," kata Menko PMK, Muhadjir Effendy, di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11) lalu.

Bakalan seperti apa ya?

1. Calon suami istri akan dibimbing tentang kesehatan alat reproduksi

Buat yang Pengin Nikah Tahun 2020, Harus Punya Sertifikat Perkawinanunsplash/Matheus Ferrero

Muhadjir menjelaskan, sertifikasi ini nantinya dilaksanakan melalui kelas bimbingan, dan calon suami istri akan dibekali pengetahuan seputar kesehatan alat reproduksi, penyakit-penyakit berbahaya yang mungkin terjadi pada pasangan suami istri serta anak, hingga masalah stunting.

"Memastikan bahwa dia (Calon suami istri) memang sudah cukup menguasai bidang-bidang pengetahuan yang harus dimiliki, itu harus diberikan sertifikat," ujar dia.

Muhadjir menyebut, program sertifikasi perkawinan ini baru akan dimulai pada 2020. Lamanya kelas bimbingan pada setiap calon suami istri hingga akhirnya mendapat sertifikat, yaitu tiga bulan.

2. Menko PMK juga akan meluncurkan situs Bimbingan Perkawinan berbasis daring

Buat yang Pengin Nikah Tahun 2020, Harus Punya Sertifikat PerkawinanDok.IDN Times/Istimewa

Deputi VI Bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Ghafur Darmaputra, mengatakan kementeriannya segera meluncurkan situs Bimbingan Perkawinan. Pembuatan situs ini bertujuan untuk memberikan edukasi sebelum menikah.

“Sekarang informasi mengenai apa sih yang harus dipersiapkan oleh para pengantin kita masukkan dalam satu website. Nah, website itu berisi semua,” kata Ghafur di Malang, Jawa Timur, Jumat (8/11) lalu.

3. Situs Bimbingan Perkawinan akan diisi panduan dari 12 kementerian

Buat yang Pengin Nikah Tahun 2020, Harus Punya Sertifikat Perkawinan(Ilustrasi menikah) IDN Times/Sukma Shakti

Situs Bimbingan Perkawinan ini akan berisi panduan dari 12 kementerian seputar persiapan dan kesiapan calon pengantin sebelum maupun setelah menikah, guna menghindari perceraian serta panduan mengurus anak.

“Jadi panduan yang ada di Kemenag, Kemendikbud, dan BKKBM (Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat), semua kita satukan. Tidak hanya di tiga kementerian itu saja, tapi sekitar sembilan kementerian, jadi semua upload di sana. Jadi kalau orang akses ke website itu mereka bisa tahu, bahkan info yang seperti bagaimana mencegah pornografi segala macam dari Kominfo itu ada di sana,” kata Ghafur.

Baca Juga: Kabar Baik, Menko PMK Segera Buka Bimbingan Perkawinan Daring

Topic:

  • Irma Yudistirani

Just For You