Comscore Tracker

5 Alasan Netizen Merasa Bahagia Ketika Nyinyir, Semoga Bukan Kamu

Percayalah, hidup dia jauh lebih baik dari netizen

Semakin banyaknya orang yang dapat mengakses media sosial (Medsos), semakin berubah pula pola pikirnya. Bahkan netizen kini mendapat cap sebagai pengguna yang suka berkomentar ngegas dan frontal. Terutama ketika mengomentari postingan yang viral dan kontroversial. Seolah ada yang mengomandoi, netizen pasti langsung menyerbu postingan itu secara bersamaan.

Terkadang komentar jahat netizen juga ada yang menyinggung perasaan orang. Berikut beberapa alasan merasa bahagia ketika menjadi netizen nyinyir.

1. Netizen lebih fokus terhadap masalah orang lain

5 Alasan Netizen Merasa Bahagia Ketika Nyinyir, Semoga Bukan Kamuchatiw.com

Jujur saja deh, sebagai makhluk sosial, manusia memang lebih tertarik mengomentari masalah orang lain daripada kehidupannya sendiri. Apalagi jika objek yang dikomentari itu berseberangan dengan pemikirannya. Termasuk netizen. Ia juga merasa lebih bebas berekspresi lewat komentar karena tidak bertatap muka secara langsung.

Bukannya memikirkan kehidupannya sendiri, ia malah lebih fokus memberikan perhatian lebih kepada masalah orang lain.

2. Netizen merasa penilaiannya paling benar

5 Alasan Netizen Merasa Bahagia Ketika Nyinyir, Semoga Bukan Kamuyoungisthan.in

Netizen merasa seluruh pemikirannya adalah yang paling benar. Ketika melihat ada unggahan yang membahas tema tertentu, ia akan mengeluarkan segenap kekuatannya untuk menanggapi, tanpa mencari tahu permasalahan di baliknya.

Tak hanya berisi komentar nyinyir dan sinis, beberapa dari mereka juga tak jarang memberikan petuah-petuah bijak namun dengan sudut pandang pribadinya sendiri.

3. Netizen mendapat kepuasan sendiri setelah berkomentar

5 Alasan Netizen Merasa Bahagia Ketika Nyinyir, Semoga Bukan KamuPixabay.com/gracinistudios

Netizen seolah mendapatkan kepuasan sendiri setelah mengomentari unggahan tertentu. Kepuasan itulah yang membuat mereka akan terus-menerus memberikan teror komentar secara brutal.

4. Ada orang-orang tertentu yang 'gatal' jika tidak mengomentari postingan

5 Alasan Netizen Merasa Bahagia Ketika Nyinyir, Semoga Bukan KamuPixabay.com/rawpixel

Ada juga nih netizen yang merasa 'gatal' jika tidak meluapkan unek-uneknya di unggahan media sosial. Sehari saja tidak berkomentar, netizen akan merasa hidupnya seperti ada yang kurang.

5. Ia tidak menyadari bahwa ada orang lain juga yang mengomentari kehidupannya

5 Alasan Netizen Merasa Bahagia Ketika Nyinyir, Semoga Bukan KamuPixabay.com/StockSnap

Tanpa disadari, netizen yang berkomentar tersebut juga pernah dikomentari oleh orang lain.

Seperti melihat kotoran di mata orang lain, kotoran di matanya sendiri sama sekali tidak menjadi perhatiannya. Ia tak sadar kehidupannya sendiri juga tak dikomentari oleh orang lain.

Itulah beberapa alasan merasa bahagia ketika menjadi netizen nyinyir. Boleh-boleh saja sih mengomentari orang lain. Tapi setidaknya kamu harus memahami dulu permasalahannya. Agar komentar yang ditulis nanti dapat memotivasi orang tersebut.

Artikel ini pertama kali ditulis oleh Iip Afifullah di IDN Times Community dengan judul 5 Alasan Simpel Orang Bahagia Jadi Netizen Nyinyir, Kamu Termasuk?

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya