Comscore Tracker

Kamu Mengalami Cyber Bullying? Jangan Takut Lakukan Hal Ini

Jangan biasa membalas bullying ya!

TikTok bekerja sama dengan Komunitas Sudah Dong yang bergerak dalam bidang anti-bullying meluncurkan panduan bertajuk "Sama-Sama Aman, Sama-Sama Nyaman" di Agro Plaza Kuningan, Jakarta, pada Selasa (11/2). 

Panduan yang dirilis serangkaian Hari Internet Aman Sedunia itu untuk mengajak masyarakat menciptakan lingkungan internet yang positif. 

"Panduan ini memberikan informasi yang mudah dipahami mengenai apa itu bullying, langkah apa yang perlu dilakukan jika menyaksikan aksi bullying, tips menggunakan internet dengan cerdas, dan juga berbagai fitur keamanan yang tersedia dalam aplikasi TikTok untuk menjamin keamanan dan kenyamanan penggunanya," imbuh Katyana Wardhana, Pendiri Komunitas Sudah Dong.

Langkah apa aja sesungguhnya yang harus dilakukan ketika mengalami cyber bullying? Jika kamu mengalami cyber bullying, segera lakukan langkah berikut ini :

1. Meningkatkan kualitas diri menjadi cara yang sangat penting

Kamu Mengalami Cyber Bullying? Jangan Takut Lakukan Hal IniMedia Briefing - "Sama-Sama Nyaman: Ciptakan Lingkungan Internet yang Positif" (TikTok, Komunitas Sudah Dong, Kepala Biro Humas Kominfo) di Agro Plaza Kuningan, Jakarta. 11 Februari 2020. IDN Times/Ayuningtyas Juliana

"Pertama, meningkatkan kualitas diri dan sudah menyiapkan diri bahwa ketika kita berinternet, bermedia sosial, kita tahu bahwa banyak ragam orang di dunia maya. Tidak semua orang setuju dengan apa yang kita sampaikan. Tidak semua orang setuju dengan apa yang kita punya. Kita harus menyiapkan diri di situ dulu," ungkap Ferdinandus Setu, Kepala Biro Humas Kemkominfo RI.

Dengan meningkatkan kualitas diri sendiri, kita tidak akan mudah terpengaruh dengan perundungan itu. Tanpa disadari mental kita akan jadi lebih kuat dan pikiran teralihkan ke hal-hal yang lebih positif. Apabila skill kita semakin terasah untuk meningkatkan kualitas diri, kita tidak akan tenggelam memikirkan komentar orang lain.

"Artinya, kalau kita bagus, kompeten, punya skill yang baik, bullying itu tidak ada gunanya. Tidak ngefeklah ibaratnya," jelas Nando, sapaan akrab Ferdinandus.

2. Jangan membalas dengan tindakan bully lainnya

Kamu Mengalami Cyber Bullying? Jangan Takut Lakukan Hal IniMedia Briefing - "Sama-Sama Nyaman: Ciptakan Lingkungan Internet yang Positif" (TikTok, Komunitas Sudah Dong, Kepala Biro Humas Kominfo) di Agro Plaza Kuningan, Jakarta. 11 Februari 2020. IDN Times/Ayuningtyas Juliana

"Bully itu tidak dibalas dengan bully. Jadi, ini yang bikin kenapa mata rantai bully itu terjadi terus. Karena saat dia tadinya jadi korban, lalu pengen ngebales sehingga muter-muter gitu aja," ujar Adiyat Yori Rambe, perwakilan Komunitas Sudah Dong.

Menurutnya, sebagian besar kasus bully bermula dari para pelaku yang dulunya adalah korban bully. Karena itu, apabila mengalami cyber bullying, walaupun kita merasa kecewa dan sakit hati, tapi jangan sampai membalas ya!

Akan jauh lebih baik apabila kita justru mengalihkannya dengan membuktikan bahwa kita tidak seperti yang mereka katakan. Percaya diri dan tunjukkan versi terbaik dirimu. Pelaku perundungan juga akan merasa bosan dengan sendirinya apabila sikapnya padamu tidak punya pengaruh apa pun.

3. Berani speak up! Bicarakan dengan orang yang kamu percaya

Kamu Mengalami Cyber Bullying? Jangan Takut Lakukan Hal IniMedia Briefing - "Sama-Sama Nyaman: Ciptakan Lingkungan Internet yang Positif" (TikTok, Komunitas Sudah Dong, Kepala Biro Humas Kominfo) di Agro Plaza Kuningan, Jakarta. 11 Februari 2020. IDN Times/Ayuningtyas Juliana

Yori mengatakan, berani bicara saat mengalami bully sangatlah penting karena saat mengungkapkan rasa tak nyaman itulah, pelaku bisa sadar dan merefleksikan kembali perilakunya sehingga tidak akan mengulanginya lagi.

Selain itu, bercerita kepada orang lain yang kamu percaya, juga bisa membantu untuk mencari jalan keluar yang tepat, lho!

"Speak up dan cerita kepada siapa pun. Karena kita percaya, bullying tuh kalo didiamkan ya, misalnya saya di-bully terus saya diam, berarti aku OK kalau di-bully," papar Yori terkait tindakan yang harus kita ambil saat menjadi korban perundungan.

Nando juga mengungkapkan, berdasarkan pasal 27 ayat 3, korban cyber bullying yang harus melaporkan peristiwa yang dialami kepada pihak berwajib. Korban yang mengetahui kata-kata seperti apa yang menyakiti mereka dan dinilai paling paham konteksnya.

"Tindak pidana untuk cyber bullying itu tidak akan ada kalau tidak ada laporan dulu. Jadi, negara, polisi, tidak mungkin ambil tindakan kalau gak ada laporan dari korban. Yang paling penting di sini itu korban," jelas Nando.

"Korban itu melaporkan bahwa dia telah di-bully pada tanggal sekian, ini kontennya, untuk kemudian ditunjukkan kepada polisi sehingga kemudian diproses hukum," imbuhnya.

Baca Juga: 6 Pesan Menohok untuk Kamu yang Diam-diam Jadi Tukang Bully

4. Bertemanlah dengan orang-orang yang membuat kalian jadi lebih positif

Kamu Mengalami Cyber Bullying? Jangan Takut Lakukan Hal IniMedia Briefing - "Sama-Sama Nyaman: Ciptakan Lingkungan Internet yang Positif" (TikTok, Komunitas Sudah Dong, Kepala Biro Humas Kominfo) di Agro Plaza Kuningan, Jakarta. 11 Februari 2020. IDN Times/Ayuningtyas Juliana

Langkah lainnya adalah dengan menghindari lingkaran pertemanan yang buruk. Beradalah di sekeliling orang-orang yang dapat mendorongmu jadi pribadi yang lebih baik. Salah satunya, jadi lebih bijak dan cerdas dalam berinternet. Selain itu, di lingkaran tersebut, kamu juga bisa mendapat dukungan dari orang yang tepat bila mengalami cyber bullying.

"Dengan dilingkari pertemanan yang sehat, dengan orang-orang yang baik, itu juga akan mendukung kita lebih enak menggunakan internet. Itu sih menurut kita," imbuh Yori.

5. Tetaplah berpikir positif dan belajar memaafkan

Kamu Mengalami Cyber Bullying? Jangan Takut Lakukan Hal IniMedia Briefing - "Sama-Sama Nyaman: Ciptakan Lingkungan Internet yang Positif" (TikTok, Komunitas Sudah Dong, Kepala Biro Humas Kominfo) di Agro Plaza Kuningan, Jakarta. 11 Februari 2020. IDN Times/Ayuningtyas Juliana

Walaupun kamu telah menjadi korban cyber bullying, namun cobalah untuk tetap berpikir positif meskipun rasanya sangat sulit dilakukan. Cobalah beri sugesti pada dirimu sendiri bahwa bully dari orang tidak akan memiliki efek apa pun padamu.

Selain itu, apabila di masa lalumu pernah mengalami perundungan, salah satu kunci untuk tidak menaruh dendam ialah menerima kenyataan bahwa kamu pernah mengalami hal yang menyakitkan itu dan akan melupakannya dengan melakukan hal-hal yang positif dan kreatif.

Apabila sudah bisa menerimanya, kamu perlahan akan belajar untuk memaafkan mereka yang pernah mem-bully kamu.

"Berani memaafkan. Memang saya pikir, untuk lupa itu susah. Tapi untuk maaf, rasanya lebih mudah," ungkap Yori lagi soal kunci untuk keluar dari lingkaran bully dan mengatasi perasaan terluka akibat bullying.

6. Aktifkan berbagai fitur privasi akun media sosial

Kamu Mengalami Cyber Bullying? Jangan Takut Lakukan Hal IniMedia Briefing - "Sama-Sama Nyaman: Ciptakan Lingkungan Internet yang Positif" (TikTok, Komunitas Sudah Dong, Kepala Biro Humas Kominfo) di Agro Plaza Kuningan, Jakarta. 11 Februari 2020. IDN Times/Ayuningtyas Juliana

"Menurut kita di Komunitas Sudah Dong, sebenarnya dengan segala macam fitur kayak private, block, itu justru bikin kita lebih aman. Jadi buat kita di Sudah Dong, saat kita ke sekolah, saat kita cerita, kita selalu bilang kalau gimana caranya, temen-temen tuh manfaatkan aja (fitur-fiturnya)," ujar Yori lagi.

Yori pun mengungkapkan bahwa dengan mengaktifkan fitur-fitur keamanan yang sudah disediakan di platform media sosial, ada banyak hal positif yang bisa kamu dapatkan.

Selain itu, kamu bisa menentukan siapa saja yang bisa berinteraksi denganmu. Lalu, kalau kamu tidak suka, bisa memblokir akun orang tersebut. Hal lainnya yakni kamu bisa memfilter kata-kata yang tidak ingin kamu baca atau muncul pada akunmu sendiri.

Coba terapkan 6 langkah tadi jika kamu mengalami cyber bullying! Meskipun tidak mudah, kamu pasti mampu apabila tetap berusaha berpikir positif. Ingatlah bahwa kamu tidak akan pernah sendiri. 

Baca Juga: Penting! Cegah Bully Sejak di Rumah, Ajari Anak 5 Hal Ini

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya