Comscore Tracker

Masih Bingung Perbedaan Halusinasi dan Delusi? 

Jangan sampai nanti salah sebut ya!

Belakangan ini kata halusinasi yang kemudian disingkat menjadi 'halu' cukup ramai dan banyak digunakan oleh masyarakat di Indonesia. Barangkali kamu adalah salah-satu di antaranya. Tapi apakah kamu sudah menggunakan istilah tersebut secara tepat?

Pasalnya, tidak sedikit yang salah kaprah, tidak mampu membedakan antara halusinasi dengan delusi. Ternyata masih banyak pula orang yang belum mengerti apa itu halusinasi dan apa pula pengertian delusi.

Sepintas keduanya memang terlihat mirip, tetapi sebenarnya masing-masing memiliki pengertian yang sangat berbeda.

1. Pengertian halusinasi

Masih Bingung Perbedaan Halusinasi dan Delusi? verywellmind.com

Menurut psikolog Aubrey Moe, halusinasi adalah sebuah pengalaman sensoris yang terjadi tanpa adanya stimulus eksternal. Kondisi ini pun akan berdampak pada kinerja indra seseorang, baik dari segi penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecap, maupun peraba.

Pada dasarnya, halusinasi sangat berkaitan dengan indra tubuh.

2. Pengertian delusi

Masih Bingung Perbedaan Halusinasi dan Delusi? oncologynurseadvisor.com

Sementara itu, delusi lebih dititikberatkan pada konsep, gagasan, atau kepercayaan yang berpusat pada pikiran. Psikiater dr. Philip R. Muskin menjelaskan bahwa delusi sebagai sebuah pemikiran atau kepercayaan yang tidak diyakini oleh konsensus.

Dalam bahasa yang lebih sederhana, delusi dapat diterjemahkan sebagai gangguan mental yang membuat penderitanya meyakini adanya sesuatu hal yang sebenarnya tidak terjadi.

3. Penyebab halusinasi

Masih Bingung Perbedaan Halusinasi dan Delusi? medicalnewstoday.com

Sesungguhnya ada banyak penyebab seseorang mengalami halusinasi. Beberapa di antaranya adalah penggunaan bahan atau obat-obatan terlarang yang bersifat halusinogenik, detoks alkohol, gangguan kecemasan dan depresi, kurang tidur, migrain, epilepsi, dan beberapa gangguan kesehatan lainnya.

4. Penyebab delusi

Masih Bingung Perbedaan Halusinasi dan Delusi? verywellmind.com

Sementara itu, delusi pada dasarnya merupakan sebuah penyakit mental. Faktor genetis, biologis, dan psikologis diyakini sebagai beberapa faktor risiko yang dapat memengaruhi seseorang mengalami delusi. 

Baca Juga: 7 Halusinasi Ini Menandakan Ada Hal yang Tidak Beres dengan Tubuhmu

5. Apa yang terjadi saat mengalami halusinasi?

Masih Bingung Perbedaan Halusinasi dan Delusi? popsugar.com

Perubahan emosi atau perilaku. Itulah yang akan dialami saat seseorang mengalami halusinasi. Hal tersebut tergantung pula dari sensasi yang dialami serta indra mana yang terpengaruh.

Contohnya, seseorang yang mengalami halusinasi visual akan melihat benda-benda yang sebenarnya tidak ada di hadapannya.

6. Apa yang terjadi saat mengalami delusi?

Masih Bingung Perbedaan Halusinasi dan Delusi? recoveryranch.com

Sesungguhnya seseorang yang sedang mengalami delusi tetap dapat beraktivitas seperti orang normal lainnya.

Namun saat ada interaksi yang bersinggungan dan berseberangan dengan sesuatu yang diyakininya (tergantung jenis delusi apa yang dialami), dia pun akan menunjukkan perubahan perilaku seperti marah, tersinggung, atau bahkan menangis.

7. Penanganan halusinasi

Masih Bingung Perbedaan Halusinasi dan Delusi? redbookmag.com

Pemberian obat-obatan tertentu yang dapat memperlambat kinerja otak serta melakukan tindakan lain sesuai dengan faktor utama penyebab halusinasi, dapat menjadi salah-satu solusi untuk ke luar dari sakit ini.

Hanya saja, pada kasus tertentu juga diperlukan konseling kejiwaan dengan yang ahli sehingga penderita pun dapat ikut memahami kondisi yang sedang dialaminya.

8. Penanganan delusi

Masih Bingung Perbedaan Halusinasi dan Delusi? goodtherapy.org

Terapi kejiwaan dapat dilakukan oleh mereka yang mengalami delusional. Misalkan psikoterapi, perilaku kognitif, maupun terapi keluarga.

Tujuan terapi ini tak lain adalah untuk meminimalkan stres, membantu penderita untuk tetap dapat berinteraksi, dan membangun intimasi dengan keluarga atau orang-orang terdekatnya. Selain itu, penderita juga perlu mengonsumsi obat-obat yang sesuai dengan resep yang dianjurkan.

Semoga penjelasan di atas cukup memberikan pemahaman baru ya!

Baca Juga: Apa Saja sih Penyebab Seseorang Jadi 'Halu'? Ini 7 Faktor Medisnya

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya