TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

6 Tanda Organisasi Greenflag yang Wajib Mahasiswa Ikuti

Simak dulu biar gak salah pilih organisasi

ilustrasi orang-orang di sebuah organisasi yang sedang rapat (pexels.com/Matheus Bertelli)

Adanya keuntungan yang ditawarkan oleh organisasi jadi alasan para mahasiswa berlomba-lomba untuk bergabung. Keuntungan ini bisa bermacam-macam, tergantung skala dan bidangnya. Ada organisasi yang berfungsi sebagai perkumpulan orang satu minat. Ada juga organisasi yang sudah memiliki tujuan khusus.

Bahkan ada juga organisasi dengan tujuan khusus yang bisa menjadi jembatan penghubung untuk pekerjaan. Dengan ini, mahasiswa perlu riset terlebih dahulu sebelum bergabung organisasi. Hal tersebut tentunya agar tidak salah pilih dan tidak menerima kerugian yang tidak diinginkan. Berikut adalah enam tanda organisasi greenflag yang wajib diikuti oleh mahasiswa.

1. Tujuan organisasi sesuai dengan tujuan pribadi yang diinginkan

ilustrasi para anggota suatu organisasi (pexels.com/Kampus Production)

Hal pertama yang perlu diperhatikan sebelum bergabung dalam organisasi adalah sesuaikan tujuan organisasi dengan nilai dan tujuan yang kamu bangun. Kamu perlu mengetahui terlebih dahulu apa tujuan hidupmu. Lalu, pastikan tujuan organisasi itu selaras dengan tujuan besarmu.

Misalnya kamu ingin menjadi sosok yang berpengaruh di bidang lingkungan. Carilah organisasi yang bergerak di bidang lingkungan dengan tujuan besar yang sama denganmu. Tentu kamu akan mudah menemukan orang-orang sevisi yang memiliki komitmen dan bertumbuh bersama. Hal tersebut akan dapat mewujudkan tujuan masing-masing. Baik dari organisasi itu sendiri ataupun dari para anggotanya.

2. Memiliki visi, misi, dan program kerja yang jelas

ilustrasi seseorang yang sedang mempengaruhi orang (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Setelah mengetahui tujuan, pahami apakah visi, misi, dan program kerja yang dimiliki organisasi itu jelas. Pelajari lagi kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan dan rekam jejak para alumni. Pastikan semuanya baik, sejalan dengan keinginanmu, sesuai dengan keluangan waktumu agar tidak mengganggu kuliah, dan tentunya sejalan dengan standar yang kamu bentuk sendiri.

Kalau perlu kamu bisa tanya-tanya terlebih dahulu dengan para alumni yang sebelumnya bergabung di organisasi incaranmu. Tanyakan testimoni mereka, suka duka mereka, tantangan yang dihadapi, dan benefit yang membuat mereka bertumbuh setelah bergabung di organisasi itu. Sebisa mungkin, kumpulkan informasi dengan baik untuk menentukan keputusan dengan matang ya!

3. Memiliki manajemen anggota yang baik dan terstruktur

ilustrasi hubungan yang baik (pexels.com/Thirdman)

Hal ketiga ini terkait dengan jobdesk para anggota. Pastikan jobdesk yang kamu incar memiliki pembagian tugas yang adil dan jelas. Jangan sampai ada yang namanya double job, lembur, atau bahkan switch job dengan pekerjaan orang lain.

Untuk itu perlu kamu pastikan bahwa segala hal terkait waktu kerja, jadwal kerja, dan rincian pekerjaan lainnya itu detail. Sehingga bisa kamu pahami terlebih dahulu agar sesuai dengan minatmu. Lagi dan lagi kamu bisa tanyakan informasi ini ke alumni, atau tanyakan langsung ke media sosial (medsos) organisasi.

4. Saling menghormati dan menghargai antarsesama

ilustrasi orang-orang yang sedang fokus (pexels.com/Thirdman)

Tanda keempat dari organisasi greenflag yakni saling menghargai dan menghormati. Tidak ada yang namanya senioritas dan merasa paling benar. Semuanya adalah setara, tapi tetap harus memiliki sopan santun antarsesama manusia.

Suasana yang saling menghormati dan menghargai ini dapat menciptakan ruang kerja yang aman. Bonding pun bisa tercipta dengan cepat sehingga dapat menunjang produktivitas para anggota. Bukankah hal ini yang dapat memudahkan tujuan masing-masing bisa tercapai?

5. Mendukung setiap anggotanya untuk belajar bertumbuh dan berkembang

ilustrasi orang-orang yang sedang berkomunikasi (pexels.com/Moe Magners)

Organisasi greenflag bukan yang hanya memeras energi para anggota, tapi justru harus bisa memberikan energi positif untuk para anggotanya. Intinya saling bertukar energi dan bertukar manfaat. Para anggota didukung untuk belajar dan berkembang. Lalu organisasi juga bisa berkembang karena hasil pencapaian dari proses belajar para anggotanya.

Simbiosis mutualisme haruslah tercipta dengan seimbang dan menyenangkan. Jangan sampai ada yang merasa keberatan. Semua beban dipikul bersama dan semua masalah dapat diselesaikan bersama. Kalau sudah begitu, maka kata “bahagia” bisa dirasakan bersama-sama.

Verified Writer

Adira Putri Aliffa

A full time learner and a part time overthinker in life

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Berita Terkini Lainnya