Comscore Tracker

7 Penyebab Susah BAB, Tak Hanya Kekurangan Serat

Semoga yang lagi sembelit cepat sembuh ya

Betapa menyenangkannya jika kita bisa rutin buang air besar (BAB) setiap pagi. Tetapi tak selamanya orang bisa melakukan hal itu. Terkadang fesesnya keras dan sulit dikeluarkan. Akibatnya, kamu jadi tidak nyaman dan kesakitan.

Sembelit terjadi tidak hanya karena kekurangan serat. Ini dia penyebab utama sembelit:

1. Kamu pasti jarang berolahraga

7 Penyebab Susah BAB, Tak Hanya Kekurangan Seratsomeecards.com

Buat yang suka rebahan sambil scroll media sosial (Medsos), jangan harap sehat deh. Kemungkinan besar kamu juga bisa terkena sembelit. Ini terjadi karena usus besar merespons aktivitas tubuh. Olahraga dapat memicu pergerakan ususnya menjadi teratur dan membuat BAB lebih lancar, ungkap laman Harvard Health Publishing.

Otot-otot dinding perut dan diafragma berperan penting dalam proses buang air besar. Apabila otot-otot ini lemah, maka kamu akan kesulitan buang air besar. Olahraga juga penting bagi orang yang lanjut usia, sebab otot-otot di usus besar tidak semaksimal ketika ia masih muda, dan memicu sembelit.

2. Sindrom iritasi usus, kesulitan mengejan ketika buang air besar

7 Penyebab Susah BAB, Tak Hanya Kekurangan Seratpixabay.com/derneuemann

Sindrom iritasi usus artinya ada  gangguan pada usus besar. Sindrom iritasi usus dialami 10-15 persen orang di dunia. Sekitar 40 persen orang di antaranya mengalami sindrom iritasi usus ringan, 35 persen sedang dan 25 persen berat, kata laman International Foundation for Gastrointestinal Disorders.

Bagaimana ciri-ciri sindrom iritasi usus? Beberapa orang mengalami pergerakan usus yang lambat, kesulitan mengejan saat buang air besar, dan merasakan ketidaknyamanan di bagian perut. Tidak hanya mengalami konstipasi, gejala lainnya adalah timbul kram, gas, kembung dan diare, terang laman Harvard Health Publishing.

3. Mengonsumsi obat pencahar secara berlebihan justru mengganggu kemampuan bawaan usus besar untuk berkontraksi

7 Penyebab Susah BAB, Tak Hanya Kekurangan Seratthehealthy.com

Kalau sudah sembelit, biasanya orang akan minum obat pencahar. Harapannya, fesesnya jadi lebih lunak dan mudah dikeluarkan. Tetapi berhati-hatilah. Jangan bergantung pada obat pencahar.

Penggunaan obat pencahar dalam jangka panjang bisa merusak sel-sel saraf di usus besar, dan mengganggu kemampuan bawaan usus besar untuk berkontraksi.

Baca Juga: 9 Cara Diet Bebas Stres dan Tanpa Pantangan

4. Mengonsumsi obat jenis opioid

7 Penyebab Susah BAB, Tak Hanya Kekurangan Serathawaiipacifichealth.org

Saluran pencernaan mempunyai reseptor untuk opioid, dan sembelit bisa terjadi (Atau justru semakin memburuk) ketika orang minum obat nyeri opioid. Opioid bisa meningkatkan penyerapan cairan usus besar, dan mengurangi elastisitas otot dubur. Akibatnya, tinja menjadi lebih keras dan susah keluar, ungkap JAMA Network.

Menurut laman tersebut, sembelit yang diinduksi oleh opioid terjadi pada 94 persen pasien kanker yang memakai opioid untuk nyeri. Sementara 41 persen orang menggunakan opioid untuk nyeri kronis non-kanker. Sedihnya, pasien yang memerlukan analgesik opioid untuk mengobati rasa sakit mereka sering menghadapi ketidaknyamanan akibat sembelit.

5. Perubahan gaya hidup dan rutinitas

7 Penyebab Susah BAB, Tak Hanya Kekurangan Seratindiatvnews.com

Perubahan gaya hidup dan rutinitas ikut memengaruhi sembelit, lho! Contohnya, ketika kamu bepergian ke tempat yang asing. Makanan yang tidak cocok di perut akan mengganggu pola makan dan rutinitas sehari-hari. Selain itu, kondisi toilet yang tidak nyaman, akan membuatmu menahan buang air besar. Akibatnya, sembelit pun bisa terjadi.

Perempuan hamil juga berisiko mengalami konstipasi. Ini karena perubahan hormon dan rahim yang membesar akan mendorong usus. Di sisi lain, penuaan bisa mengurangi aktivitas usus dan tonus otot. Sehingga kamu kesulitan buang air besar, jelas laman Harvard Health Publishing.

6. Orang dewasa perlu mengonsumsi 25 gram serat per hari

7 Penyebab Susah BAB, Tak Hanya Kekurangan Seratthehealthy.com

Serat merupakan jenis karbohidrat yang biasa ditemukan di makanan dari bahan nabati, ungkap laman Everyday Health. Setidaknya, kamu perlu mengonsumsi 25 gram serat per hari untuk orang dewasa.

Seseorang yang pola makannya rendah serat, kekurangan cairan dan makan makanan tinggi lemak bisa menyebabkan konstipasi. Di sisi lain, fungsi serat membuat feses menjadi lebih lembut dan mudah melewati usus. Contoh makanan yang tinggi serat adalah pisang, buah pir, stroberi, avokad, dan apel.

7. Beberapa penyakit berikut ini juga bisa memicu sembelit

7 Penyebab Susah BAB, Tak Hanya Kekurangan Seratnews-medical.net

Penyakit Parkinson, diabetes, kanker usus, gangguan metabolisme dan endokrin, hipotiroidisme, penyakit ginjal kronis, cedera tulang belakang hingga stroke ikut memengaruhi terjadinya sembelit.

Bukan hanya itu. Sembelit bisa terjadi karena scleroderma, penyumbatan usus yang disebabkan oleh jaringan parut, penyempitan usus besar dan rektum akan menekan, memeras, atau mempersempit usus dan dubur.

Baca Juga: Ciri-ciri Orangtua yang Terapkan Toxic Relationship Pada Anaknya

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya