Comscore Tracker

7 Manfaat Donor Darah untuk Tubuh, Menurunkan Risiko Kanker  

Sangat berharga untuk membantu sesama

Menurut panduan dari World Health Organization (WHO), keperluan darah minimal adalah 2 persen dari total penduduk. Namun selama ini jumlah pasokan darah sering kali ada di bawah itu. Terlebih di masa pandemi seperti sekarang ini. Jumlah stok darah berkurang drastis. Karenanya, sumbangsih para pendonor sangat diharapkan.

Nah, bagi kamu yang rutin mendonorkan darah, pasti sudah tahu apa saja manfaatnya terhadap kesehatan. Bagi yang sama sekali belum pernah mendonorkan darah, ada baiknya untuk mencoba ya. Berikut ini 7 manfaat donor darah untuk tubuh.

1. Menurunkan risiko penyakit jantung

7 Manfaat Donor Darah untuk Tubuh, Menurunkan Risiko Kanker  wnbf.com

Menurut studi berjudul "Donation of Blood Is Associated With Reduced Risk of Myocardial Infarction. The Kuopio Ischaemic Heart Disease Risk Factor Study" yang diterbitkan di American Journal of Epidemiology pada tahun 1998, menemukan bahwa donor darah berkaitan dengan penurunan risiko infark miokard akut.

Penelitian ini melibatkan 2.862 peserta laki-laki berusia 42-60 tahun dan studi ini berlangsung selama hampir 9 tahun. Hasilnya, orang yang melakukan donor darah sukarela akan mengalami penurunan risiko infark miokard akut, spesifiknya pada laki-laki paruh baya.

Setiap kali donor darah, kita akan kehilangan 220-250 mg zat besi dan tubuh membutuhkan waktu 24-30 minggu untuk menggantikan zat besi yang hilang sebagaimana dijelaskan dalam laman American Red Cross. Penurunan zat besi justru baik karena kadar zat besi yang tinggi dianggap sebagai faktor risiko infark miokard akut.

2. Menurunkan kolesterol jahat

7 Manfaat Donor Darah untuk Tubuh, Menurunkan Risiko Kanker  blogs.va.gov

Selain itu, donor darah juga bisa menurunkan kolesterol jahat. Hal ini dibuktikan lewat studi berjudul "Beneficial Effects of Blood Donation on High Density Lipoprotein Concentration and the Oxidative Potential of Low Density Lipoprotein" yang diterbitkan di jurnal Atherosclerosis pada tahun 2002.

Hasilnya, ditemukan bahwa donor darah rutin bisa meningkatkan high density lipoprotein (HDL) serta menurunkan oksidasi LDL. Ini berkaitan dengan penurunan risiko aterosklerosis yakni penumpukan lemak, kolesterol, dan zat lain di dalam dan dinding arteri. Penumpukan plak ini bisa memicu penyumbatan aliran darah.

3. Menurunkan kadar zat besi yang terlalu tinggi

7 Manfaat Donor Darah untuk Tubuh, Menurunkan Risiko Kanker  physicsworld.com

Berapa kadar zat besi yang normal bagi manusia? Untuk laki-laki adalah 80-180 mcg/dL, perempuan 60-160 mcg/dL, anak-anak 50-120 mcg/dL, dan bayi baru lahir 100-250 mcg/dL, sebagaimana dilansir dari laman Medscape. Tetapi, kadar zat besi yang terlalu tinggi juga tidak baik bagi tubuh.

Tingginya kadar zat besi bisa membuat detak jantung tidak teratur, menyebabkan kelemahan otot, dan meningkatkan risiko kanker, sebagaimana diungkap pada laman Rediff. 

Sementara, menurut BRMS Online, kelebihan zat besi akan disimpan di jantung, hati, dan pankreas. Lambat laun, ini bisa meningkatkan risiko kerusakan pankreas, sirosis, gagal hati, serta irama jantung yang tidak teratur.

4. Menstimulasi produksi sel darah merah baru

7 Manfaat Donor Darah untuk Tubuh, Menurunkan Risiko Kanker  selfhacked.com

Setiap detik sel darah merah dibuat sekaligus mati pada saat yang bersamaan. Ketika kita donor darah, kita akan kehilangan sel darah merah dan tubuh akan memproduksi lebih banyak untuk menggantikannya. Hal itu diterangkan dalam laman NHS Blood and Transplant.

Penurunan tingkat oksigen dalam darah disadari oleh tubuh dan sel peritubular (sel-sel khusus dalam ginjal) akan mengeluarkan protein yang disebut erythropoietin. Lalu, erythropoietin mengirimkan pesan ke sel-sel induk di sumsum tulang untuk memproduksi sel darah merah baru lebih banyak daripada sel darah putih atau trombosit.

Baca Juga: 7 Gejala Hemofilia atau Gangguan Pembekuan Darah, Waspadai ya!

5. Menurunkan risiko kanker

7 Manfaat Donor Darah untuk Tubuh, Menurunkan Risiko Kanker  radboudumc.nl

Tingginya kadar zat besi dianggap meningkatkan kerusakan akibat radikal bebas serta dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker dan penuaan, sebagaimana diungkapkan dalam laman St. Mary's Medical Center. Solusinya adalah donor darah sebab bisa menurunkan risiko kanker. Mulai dari kanker hati, paru-paru, usus besar, dan tenggorokan.

Hal ini diperkuat dengan studi yang diterbitkan di Journal of National Cancer Institute. Studi ini melibatkan 1.200 orang yang dipecah menjadi 2 kelompok dan diteliti selama 4,5 tahun.

Satu kelompok mengurangi simpanan zat besi dengan donor darah dua kali setahun, sementara kelompok lainnya tidak sama sekali. Hasilnya, kelompok yang rutin donor darah memiliki kadar zat besi yang lebih rendah yang berkorelasi dengan penurunan risiko kanker dan kematian.

6. Bisa membakar kalori tubuh

7 Manfaat Donor Darah untuk Tubuh, Menurunkan Risiko Kanker  caliberstrong.com

Menurut University of California, San Diego, kita bisa kehilangan 650 kalori ketika mendonorkan satu kantong darah. Tetapi, perlu diingat, jangan jadikan donor darah sebagai rencana utama untuk menurunkan berat badan. Mengapa begitu?

Kita hanya mendonorkan darah 2-3 bulan sekali. Otomatis, kita hanya mengurangi 650 kalori dalam kurun waktu itu saja. Apalagi, jika kita tidak mengimbanginya dengan pola makan sehat dan berolahraga secara teratur.

Apalagi bila setelah donor darah biasanya kita akan merasa lapar. Ada kecenderungan untuk makan lebih banyak setelah donor darah sehingga kalori yang keluar akan tertutupi dengan kalori yang masuk.

7. Berefek baik pada kesehatan mental

7 Manfaat Donor Darah untuk Tubuh, Menurunkan Risiko Kanker  successiblelife.com

Selain bermanfaat bagi kesehatan fisik, donor darah juga memiliki efek baik bagi kesehatan mental. Hal ini dibuktikan lewat laporan dari Mental Health Foundation dan dilansir oleh laman Healthline. Disebutkan bahwa donor darah adalah kegiatan membantu sesama yang bisa mengurangi stres dan membantu menghilangkan perasaan negatif.

Selain itu, bisa memberikan rasa memiliki, menumbuhkan empati, meningkatkan kepuasan hati, dan kesejahteraan emosional. Tentu, kita akan merasa lebih baik ketika mengetahui darah kita bisa menyelamatkan nyawa orang lain, kan?

Nah itulah 7 manfaat donor darah bagi tubuh dan mental. Walaupun kamu sangat takut dengan jarum suntik, tapi jika sudah berhasil melalui satu suntikan, akan sangat lega rasanya. Jangan ragu untuk berbagi ya.

Baca Juga: Kenali Penyakit Urine Sirup Maple, Mengubah Kencing Jadi Berbau Manis!

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya