Comscore Tracker

Bisa Ditiru, 8 Cara Perawat dan Dokter Menghindari Sakit Flu

Mereka bukan dewa, gengs. Tetap manusia. Bisa sakit juga

Selain kamu, perawat, dokter, dan tenaga medis lainnya juga tak luput dari sakit kok, guys. Mereka juga manusia, yang bisa terserang penyakit. Apalagi intensitas pertemuannya di puskemas maupun rumah sakit, berisiko tertular penyakit dari pasien.

Satu penyakit yang sering dialami oleh banyak masyarakat, termasuk mereka, adalah flu. Lantas apa rahasia mereka supaya terhindar dari penyakit flu? Ini dia bocoran tips terhindar dari flu ala perawat dan dokter:

1. Flu bukan masalah besar di Indonesia. tetapi kalau di Amerika, flu bisa membunuh orang lho. Untuk itu mereka yang ada di sana selalu menjalani vaksin influenza

Bisa Ditiru, 8 Cara Perawat dan Dokter Menghindari Sakit Fluorgandonationalliance.org

Meski kamu sering terkena flu, tapi bukan masalah besar di Indonesia. Kondisi ini justru berbeda dengan Amerika Serikat. Sebab flu di negara tersebut bisa membunuh 10 ribu orang, menurut data dari U.S. Centers for Disease Control and Prevention.

Dokter dan para tenaga medis punya cara untuk menghindarinya. Mereka menjalani vaksin influenza sebelum musim flu datang sebagai antisipasi. Vaksin diberikan setiap bulan Oktober hingga pertengahan November. Efektivitas vaksin bervariasi, dari 66-76 persen.

Seorang tenaga medis yang rutin memperoleh vaksin flu adalah Clement S Rose MD, dokter spesialis penyakit dalam di Weiss Memorial Hospital. Menurutnya, vaksin ini bisa memerangi risiko infeksi, jelasnya di laman The Healthy.

Baca Juga: 7 Penyebab Susah BAB, Tak Hanya Kekurangan Serat

2. Mereka disiplin mencuci dan membersihkan tangannya sebagai upaya pencegahan

Bisa Ditiru, 8 Cara Perawat dan Dokter Menghindari Sakit Flumiddaydaily.com

Pasien selalu datang dan pergi dari puskesmas maupun rumah sakit. Mereka pasti meninggalkan bakteri dan virus yang rentan menular ke orang lain, termasuk ke para tenaga medis. Karena itu, mereka selalu mencuci tangan sebagai upaya untuk melindungi diri. Terutama memakai sabun antiseptik dan air yang mengalir. Bisa juga memakai gel pembersih tangan atau hand sanitizer.

Virus flu bisa menular melalui kontak fisik. Bahkan,bisa melalui sentuhan dengan gagang pintu dan handphone, terang laman The Healthy. Dibanding kita, dokter dan para tenaga medis lebih disiplin untuk mencuci serta membersihkan tangannya.

3. Dokter dan perawat banyak bergerak setiap hari. Hal ini bisa meningkatkan sistem imun

Bisa Ditiru, 8 Cara Perawat dan Dokter Menghindari Sakit Fluunsplash/Hao Shaw

Rumah sakit umumnya memiliki banyak ruangan, dipenuhi lorong, dan gedungnya bertingkat. Untuk pergi dari satu tempat ke tempat lain, dokter dan tenaga medis harus berjalan kaki. Tentu saja, aktivitas fisik ini membuat sistem imun semakin meningkat.

Kristine Arthur MD, seorang dokter penyakit dalam dari Orange Coast Memorial Medical Center, mengaku melakukan hal yang sangat sederhana dan effortless. Yaitu sengaja pergi ke kamar mandi yang berbeda lantai, atau parkir yang jauh supaya bisa berjalan kaki lebih lama, ungkapnya di laman The Healthy.

4. Mereka menghindari makan di ruangan praktik

Bisa Ditiru, 8 Cara Perawat dan Dokter Menghindari Sakit Flugomerblog.com

Dokter dan perawat selalu menerima pasien di ruangan praktik yang rentan menularkan virus, bakteri dan penyakit. That's why, mereka lebih memilih makan di kantin, yang telah disediakan khusus.

Sebab menurutnya, orang yang makan di meja kerja berisiko 'menelan' kuman dan bibit penyakit ke dalam mulut, ujar laman The Healthy.

FYI, virus flu bertahan di permukaan keras selama 24 jam, terang laman National Health Services. Waktu yang cukup lama untuk membuatmu tertular, kan?

Baca Juga: 7 Virus yang Mudah Berkembang Biak di Daerah Tropis seperti Indonesia

5. Mereka juga disiplin memakai aseptic gel supaya tangannya steril

Bisa Ditiru, 8 Cara Perawat dan Dokter Menghindari Sakit Flubestlifeonline.com

Aseptic gel selalu terlihat di setiap sudut puskesmas maupun rumah sakit. Gel ini berbahan alkohol 70 persen, merupakan hand sanitizer yang efektif untuk mencegah infeksi dan penularan penyakit. Bisa digunakan oleh siapa saja, termasuk perawat dan dokter.

Menurut Dr Clifford McDonald dari US Centers for Disease Control and Prevention, dokter atau perawat di unit perawatan intensif bisa mencuci tangan hingga 100 kali dalam shift berdurasi delapan jam, jelasnya di laman ABC News.

Sekarang tanyakan pada diri sendiri, sudah berapa kali kamu mencuci tangan dalam sehari?

6. Saat bekerja, dokter menutup pintu ruangan praktiknya

Bisa Ditiru, 8 Cara Perawat dan Dokter Menghindari Sakit Fluthehealthy.com

Dokter tidak bisa menghindari pasiennya. Risiko penularannya juga sangat tinggi. Untuk itu dokter selalu menutup pintu ruangan praktik, sebagai upaya untuk membatasi kontaminasi dari luar ke dalam, tutur laman The Healthy.

7. Rajin minum multivitamin untuk menjaga sistem imun

Bisa Ditiru, 8 Cara Perawat dan Dokter Menghindari Sakit Flubbc.co.uk

Kapan kamu terakhir kali minum multivitamin? Untuk melindungi diri dari flu, kamu wajib mengonsumsi vitamin C, D, B6, magnesium dan seng (zinc), saran laman Aaptiv. Agar reaksinya lebih cepat, kamu bisa mengonsumsi vitamin dan mineral dalam wujud tablet.

Untuk setiap vitamin dan mineral yang dibutuhkan, kita hanya perlu mengonsumsi satu butir per hari, jelas laman Share Care. Jangan mengonsumsi melebihi dosis juga. Karena bisa membahayakan diri sendiri. Sementara menurut laman The Healthy, mengonsumsi seng bisa melindungi kita dari flu dan pilek apabila rutin dikonsumsi.

8. Mereka memilih beristirahat ketika sakit

Bisa Ditiru, 8 Cara Perawat dan Dokter Menghindari Sakit Fluguideposts.org

Perawat, dokter, dan tenaga medis lainnya bukan dewa yang tahan sakit. Mereka juga bisa jatuh sakit selayaknya manusia. Apabila terserang flu, mereka memilih untuk beristirahat di rumah, daripada menularkan penyakitnya ke sesama tenaga medis atau pasien. Begitu sembuh dan bugar, mereka akan kembali beraktivitas.

Itu dia cara perawat dan dokter menghindari flu. Silakan kamu tiru cara mereka. Jagalah kesehatan, guys!

Baca Juga: Gejala-gejala Awal Gangguan Jantung, Waspada Buat yang Cepat Kelelahan

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya