Comscore Tracker

Bingung Rambut Rontok Terus? Ini Penyebab Kebotakan Dini 

Sayangi rambut kamu dengan pola hidup sehat

Siapa yang tidak pernah mengalami kerontokan rambut? Jawabannya pasti sebagian besar di antara kita memiliki permasalahan itu. Setiap harinya, ada sekitar 100 helai rambut yang rontok.

Hanya saja kadang kita tak ambil pusing dengan persoalan itu karena menganggap bahwa rambut bisa dan akan tumbuh kembali. Padahal, sekitar 25 persen laki-laki mengalami kebotakan dini sebelum usia 30 tahun, lho! 

Kira-kira apa ya penyebab kebotakan dini yang terjadi di usia muda ini? Di usia berapa sebenarnya hal ini mulai terjadi? Simak jawabannya di sini yuk!

1. Tidak memerhatikan adanya kerontokan rambut

Bingung Rambut Rontok Terus? Ini Penyebab Kebotakan Dini youngmenshealthsite.org

Barangkali yang terbayang di benak saat mendengar tentang persoalan kebotakan dini adalah sesuatu yang menjangkiti laki-laki paruh baya berusia antara 40-50 tahunan. Namun, studi terbaru menunjukkan bahwa kebotakan dini mulai banyak terjadi pada kalangan muda! Menurut studi yang dipublikasikan dalam laman South China Morning Post menunjukkan bahwa kebotakan dini mulai terjadi di usia 20-an tahun.

Berdasarkan survei yang dilakukan pada 4.000 mahasiswa di Universitas Tsinghua di Beijing, 60 persen responden mengungkapkan bahwa mereka kehilangan banyak rambut. Tercatat 25 persen di antaranya tidak memerhatikan adanya kerontokan rambut itu sampai kemudian diberitahu oleh teman atau keluarga. Diperkirakan, generasi sekarang lebih banyak kehilangan rambut dari generasi-generasi sebelumnya!

2. Disebabkan oleh faktor keturunan

Bingung Rambut Rontok Terus? Ini Penyebab Kebotakan Dini limmerhtc.com

Tak bisa dipungkiri bahwa faktor keturunan memegang peranan penting dalam mewariskan kebotakan dini. Biasanya ini akan terjadi secara bertahap dan dalam pola yang dapat diprediksi. Pada laki-laki, garis rambut akan surut dan mengalami kebotakan, sementara perempuan akan mengalami penipisan rambut sebagaimana diungkap dalam laman Mayo Clinic.

Gen kebotakan primer ada pada kromosom X yang diwariskan ibu pada anak laki-lakinya. Meski reseptor androgen ada pada kromosom X, kebotakan pria tidak hanya diturunkan dari ibu, tetapi bisa dari dua sisi keluarga. Penelitian menunjukkan bahwa laki-laki yang memiliki ayah botak, maka anaknya akan cenderung mengalami hal yang sama daripada yang tidak. Jadi, faktor keturunan sangat berpengaruh!

3. Stres meningkatkan resiko kebotakan dini

Bingung Rambut Rontok Terus? Ini Penyebab Kebotakan Dini zionspa.com

Ada banyak dampak buruk stres bagi kesehatan. Salah satunya dapat menyebabkan kerontokan rambut yang parah. Stres yang signifikan mendorong sejumlah besar folikel rambut ke fase istirahat. Dalam beberapa waktu, rambut bisa tiba-tiba rontok bahkan ketika kita hanya menyisir atau keramas. Hal ini diterangkan dalam laman Mayo Clinic.

Stres juga bisa memicu kita untuk mencabut atau menarik rambut. Uniknya, hal ini bisa terjadi di luar kesadaran! Menarik rambut dapat menjadi cara untuk mengatasi perasaan negatif atau tidak nyaman, seperti stres, tegang, bosan, kesepian atau frustrasi. Kita merasa dengan melakukan hal itu dapat melepaskan semua persoalan yang ada.

Tak hanya itu, stres berat dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh, menyerang folikel, dan menyebabkan kerontokan rambut. Tak heran bila kebotakan bisa terjadi di usia muda!

4. Merokok ternyata memiliki pengaruh besar!

Bingung Rambut Rontok Terus? Ini Penyebab Kebotakan Dini news.abs-cbn.com

Selama ini kita hanya tahu bahwa merokok buruk bagi kesehatan paru-paru dan jantung. Namun merokok juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kebotakan dini! Sallis, penemu Hairmedic mengungkapkan dalam laman Men's Health bahwa merokok adalah vasokonstriktor yang akan membatasi pembuluh darah ke seluruh tubuh, termasuk kulit.

Folikel rambut memerlukan suplai darah segar agar tetap sehat, sementara merokok memperlambat aliran darah, jadi ketika rambut rontok, rambut ini sulit untuk tumbuh kembali. Ini juga yang menyebabkan rambut tumbuh lebih lambat dari biasanya.

Baca Juga: 7 Gejala Kebotakan Ini Patut Kamu Ketahui Jika Tak Mau Pitak Tiba-tiba

5. Obesitas juga memberi sumbangsih pada kebotakan dini

Bingung Rambut Rontok Terus? Ini Penyebab Kebotakan Dini shutterstock.com

Lho apa keterkaitan obesitas dan kebotakan dini? Mungkin kamu akan bertanya-tanya. Rupanya, obesitas mengacaukan hormon dan ketidakseimbangan hormon ini menyebabkan penipisan pada rambut. Ketika kerontokan itu terjadi, rambut itu akan sulit untuk tumbuh kembali.

Selain itu, obesitas juga memberi tekanan besar pada jantung sehingga tak sedikit obat yang diperlukan untuk menunjang kesehatan. Padahal, banyak obat tekanan darah dan kolesterol dapat menyebabkan kerontokan rambut sebagai efek samping. Hal ini diungkapkan pada laman Men's Health.

6. Gizi makanan yang tidak seimbang menjadi pemicu

Bingung Rambut Rontok Terus? Ini Penyebab Kebotakan Dini saga.co.uk

Di era sekarang, kita lebih sering mengonsumsi fast food dibandingkan makanan yang sehat dan segar. Alhasil, kesehatan menjadi taruhannya. Rupanya, makanan juga berkontribusi pada munculnya risiko kebotakan dini pada seseorang. Terlebih, jika orang tersebut kurang mengonsumsi makanan yang mengandung magnesium, seng, dan kalsium sebagaimana juga disebutkan dalam laman Men's Health.

Ingat bahwa protein dan zat besi adalah komponen penting untuk kesehatan rambut. Begitu pula dengan magnesium, seng, dan kalsium. Kekurangan seng dapat menyebabkan rambut kering, rapuh, dan mudah patah. Apabila tak ditangani dengan serius, hal ini bisa berujung pada kebotakan di usia muda lho! Yuk cegah lebih awal mumpung masih ada waktu.

7. Beberapa penyakit dapat mempercepat munculnya kebotakan

Bingung Rambut Rontok Terus? Ini Penyebab Kebotakan Dini indiatimes.com

Tak hanya dari faktor keturunan dan gaya hidup, rupanya beberapa penyakit bisa mempercepat timbulnya kebotakan dini. Dalam laman Web MD, disebutkan bahwa kondisi medis seperti penyakit tiroid, lupus, diabetes, anemia, defisiensi zat besi hingga gangguan makan bisa memicu kerontokan rambut.

Contohnya, hipotiroidisme dan hipertiroidisme yang parah dan berkepanjangan dapat menyebabkan kerontokan rambut. Beberapa bulan setelah timbulnya penyakit tiroid, kerontokan rambut akan jelas terlihat. Apabila tak segera ditangani, ini akan menjadi fatal dan memicu kebotakan dini!

Kamu gak mau kan mengalaminya? Cegah sebisa mungkin, yuk! Tidak ada kata terlambat untuk kita hidup sehat.

Baca Juga: Ini 9 Perawatan Anti Kebotakan Paling Aneh yang Pernah Ada

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya