Comscore Tracker

Fakta-fakta Tentang Virus Corona, Gejala dan Pencegahannya

Semoga virus corona tidak masuk ke Indonesia ya

Denpasar, IDN Times - Masyarakat dunia kini dikhawatirkan oleh merebaknya virus corona yang berasal dari Wuhan, Tiongkok. Penyebarannya kini semakin meluas. Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per tanggal 25 Januari 2020, tercatat sudah terjadi 1.320 kasus virus corona di 10 negara.

Negara yang telah melaporkan kasus virus corona di antaranya Thailand sebanyak empat kasus, Jepang tiga kasus, Singapura tiga kasus, Australia tiga kasus, Prancis tiga kasus, Korea Selatan dua kasus, Vietnam dua kasus, Amerika Serikat dua kasus, dan Nepal satu kasus.

Untuk kasus di Tiongkok, termasuk kasus penyakit di Hong Kong lima kasus, Macau dua kasus, dan Taipei tiga kasus. Kasus virus Corona di Tiongkok terjadi di 20 provinsi, dan Kabupaten/Kota di luar Hong Kong, Macau, dan Taipei. Dari 1.287 kasus virus Corona yang terjadi di Tiongkok, sebanyak 237 kasus dilaporkan mengalami gangguan kesehatan yang serius.

Ada beberapa fakta yang harus kamu ketahui tentang virus yang bisa mengakibatkan kematian ini. Berikut ulasannya:

1. Virus corona diduga menular dari hewan ke manusia

Fakta-fakta Tentang Virus Corona, Gejala dan PencegahannyaFoto hanya ilustrasi. (IDN Times/Ayu Afria)

Dilansir dari Instagram resmi kemenkes_ri, Novel Coronavirus (2019-nCoV) atau virus corona adalah virus baru penyebab penyakit saluran pernapasan. Virus ini satu keluarga dengan SARS dan MERS, serta menjadi penyebab wabah Pneumonia di Tiongkok.

Masih belum diketahui secara pasti bagaimana penularannya. Namun virus itu diduga menular dari hewan ke manusia. Karena kasus yang muncul di Wuhan memiliki riwayat kontak dengan pasar hewan Huanan.

Baca Juga: Antisipasi Corona, Dinkes Bali Sediakan Stok Tamiflu

2. Gejala orang yang terjangkit virus corona:

Fakta-fakta Tentang Virus Corona, Gejala dan Pencegahannya(IDN Times/Arief Rahmat)

Apa saja gejala-gejala orang yang terjangkit virus corona? Penderita akan mengalami demam tinggi di atas 38 derajat celcius, batuk, pilek, sesak napas, sakit tenggorokan, letih dan lesu.

Gejala ini semakin berat jika penderitanya usia lanjut dan memiliki penyakit penyerta seperti paru obstruktif menahun atau penyakit jantung. Pada kasus yang lebih parah, infeksi dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal hingga kematian.

3. Cara mencegah penularan:

Fakta-fakta Tentang Virus Corona, Gejala dan PencegahannyaPenumpang diperiksa suhu badannya menyusul penularan virus corona baru di Tiongkok, di Bandara Internasional Bandaranaike di Katunayake, Sri Lanka, pada 24 Januari 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/Dinuka Liyanawatte

Untuk mencegah penularan, segera lakukan:

  • Sering cuci tangan pakai sabu
  • Gunakan masker bila batuk atau pilek
  • Konsumsi gizi seimbang, perbanyak sayur dan buah
  • Hati-hati kontak dengan hewan
  • Rajin olahraga dan istirahat cukup
  • Jangan mengonsumsi daging yang tidak dimasak
  • Bila batuk, pilek, dan sesak napas segera ke fasilitas kesehatan.

Bila sedang berlibur ke Tiongkok, sebaiknya kamu:

  • Tetap waspada dan jangan panik
  • Terapkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat)
  • Hindari kontak dengan hewan atau pasar hewan
  • Hindari kontak langsung dengan orang sakit
  • Gunakan masker dan terapkan etika batuk.

4. Seluruh pintu masuk ke Indonesia via darat, laut dan udara disiagakan

Fakta-fakta Tentang Virus Corona, Gejala dan PencegahannyaDok.IDN Times/istimewa

Untuk saat virus corona belum masuk ke Indonesia. Meski begitu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerbitkan Surat Edaran (SE) kepada seluruh Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi dan Kabupaten/Kota, rumah sakit rujukan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), dan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan masuknya penyakit ini melalui seluruh pintu masuk ke Indonesia via darat, laut, dan udara.

Termasuk bandara di seluruh Indonesia, terutama yang memiliki penerbangan langsung ke Tiongkok, supaya mengaktifkan thermal scanner, memberikan health alert card, dan KIE pada penumpang.

5. Nomor kontak penting jika kamu membutuhkan pelayanan antar menuju puskesmas atau rumah sakit:

Fakta-fakta Tentang Virus Corona, Gejala dan PencegahannyaFacebook.com/Pusdalops BPBD Kota Denpasar

Jika butuh pertolongan dari rumah, hubungi Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdaslops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar di Jalan Ir H Juanda Nomor 3, Denpasar. Kamu bisa menghubungi nomor telepon (0361) 223333/112.

Baca Juga: Waspada! Corona Virus Penyebab Pneumonia Berat Ditularkan Lewat Ikan

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya