Comscore Tracker

Penting Diketahui! Ini Fase Proses Infeksi COVID-19 di Dalam Tubuh

Virus corona memulai serangan di paru-paru

Hingga hari ini jumlah pasien yang terdampak virus corona terus bertambah. Informasi terbaru dari CNBC mengungkapkan bahwa tingkat kematian infeksi virus ini naik, dari dua persen menjadi 3,4 persen dan sampai sekarang pun masih belum ditemukan obat ataupun penanganan pasti untuk wabah ini. Namun masyarakat terus diimbau untuk tetap menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh.

Bagaimana sesungguhnya proses infeksi virus corona di dalam tubuh manusia? National Geographic menuliskannya lewat artikel berjudul “Here’s what coronavirus does to the body”. Diungkapkan bahwa COVID-19 memulai serangan di paru-paru dan berakhir pula di sana. Berikut ini adalah prosesnya.

1. Target pertama virus Corona adalah paru-paru

Penting Diketahui! Ini Fase Proses Infeksi COVID-19 di Dalam Tubuhmatconlist.com

Virus corona merupakan virus yang menyerang sistem pernapasan. Mereka menginfeksi sel-sel yang sekiranya mempengaruhi kinerja sistem pernapasan. Penularannya pun datang lewat batuk atau bersin dari orang yang terinfeksi COVID-19. Pada tahap awal ini sang penderita akan merasakan gejala seperti flu, demam, dan batuk.

2. Virus akan mulai mereplika diri

Penting Diketahui! Ini Fase Proses Infeksi COVID-19 di Dalam Tubuhscitechdaily.com

Masih dalam satu keluarga dengan SARS, virus corona dipercaya oleh Matthew B. Frieman, profesor University of Maryland - School of Medicine, memiliki pola infeksi yang serupa. Pola pertamanya adalah replikasi virus. Virus akan menjadi banyak dan menyebar ke area tubuh yang lain, kurang lebih dalam kurun waktu satu minggu setelah terserang. Hasil CT Scan menunjukkan bahwa terdapat kerusakan paru-paru, namun itu berkembang dengan sangat lambat.

3. Setelah itu virus mulai merusak sistem imun

Penting Diketahui! Ini Fase Proses Infeksi COVID-19 di Dalam Tubuhcnet.com

Proses keduanya bernama fase hiper-reaktif imun. Di fase ini kerusakan infeksi virus mulai menyerang sistem imun, menyebabkan tubuh semakin lemah dan mudah terjangkit penyakit. Demam yang makin tinggi, susah mendapatkan asupan oksigen, dan munculnya sindrom gangguan pernapasan dewasa adalah tanda-tanda tahap kedua dari infeksi ini.

4. Mengganggu produksi lendir dan fungsi bulu di paru-paru

Penting Diketahui! Ini Fase Proses Infeksi COVID-19 di Dalam Tubuhflushinghospital.org

Dijelaskan dalam sebuah artikel di National Geographic tersebut bahwa sel paru-paru memiliki dua kelas yakni satu bagian memproduksi lendir dan satu lagi memiliki rambut yang disebut cilia. Kedua kelas tersebut membantu jaringan paru-paru untuk terlindungi dari patogen.

Dalam kasus virus corona yang serupa dengan SARS, virus ini menyerang sel-sel tersebut, menyebabkan cilia tidak berfungsi sehingga kotoran dan lendir masuk dan memenuhi paru-paru. Dari sini, dimulailah fase terakhir infeksi.

Baca Juga: Jangan Panik walau Virus Corona Menyerang Indonesia, Ini Alasannya!

5. Fase terakhir: virus merusak paru-paru

Penting Diketahui! Ini Fase Proses Infeksi COVID-19 di Dalam Tubuhscilog.fwf.ac.at

Fase terakhir adalah fase kerusakan paru-paru. Dilansir dari e-book WHO, di proses ini, sang pasien bisa jadi tidak memiliki demam atau hanya demam ringan saja, namun kondisi paru-paru semakin kritis. Itu disebabkan adanya kegagalan jaringan.

Darah yang membawa oksigen tidak bisa mengalir dengan baik dan menyebabkan penderita mau tidak mau harus menggunakan alat bantu pernapasan. Di titik ini mereka yang terinfeksi virus bisa memiliki cedera permanen di paru-paru, meningkatkan kemungkinan adanya kegagalan pernapasan yang berujung pada kematian.

Pasien yang berhasil selamat biasanya akan mendapatkan kerusakan paru-paru permanen. Berdasarkan laporan WHO, kerusakan itu berbentuk lubang kecil seperti sarang lebah.

6. Tidak semua penderita virus melewati tiga fase tersebut

Penting Diketahui! Ini Fase Proses Infeksi COVID-19 di Dalam Tubuhvpr.org

Laporan terkait SARS tersebut menyebutkan bahwa penderita keluarga virus corona tersebut tidak selalu melewati tiga fase. Disebutkan bahwa orang tua dan mereka yang sedang tidak memiliki sistem imun baik bisa langsung mengalami fase terakhir yang mematikan. Sebaliknya, laporan dari National Geographic menyebutkan hanya 25 persen pasien SARS saja yang masuk ke fase terakhir.

7. Ada dugaan virus Corona juga akan mengganggu sistem pencernaan

Penting Diketahui! Ini Fase Proses Infeksi COVID-19 di Dalam Tubuhsitarambhartia.org

Berdasarkan dari wabah sebelumnya, SARS dan MERS, beberapa penderita virus ini mengalami diare dan merasakan sakit perut yang parah. Dijelaskan bahwa virus suka menginfeksi protein bernama reseptor dan protein ini sering terdapat pada usus besar dan kecil.

Permasalahannya, usus juga tersambung pada lambung sehingga infeksinya bisa turut menyebar ke organ pencernaan itu. Inilah yang menyebabkan adanya kemungkinan penderita virus corona mengalami gangguan pencernaan.

8. Kasus infeksi parah COVID-19 bisa menyebabkan kegagalan organ yang lain

Penting Diketahui! Ini Fase Proses Infeksi COVID-19 di Dalam Tubuhdpcedcenter.org

Kegagalan paru-paru akibat infeksi keluarga virus Corona salah satunya adalah akibat darah yang tidak bisa mengalir dengan baik. Kegagalan aliran darah ini juga turut mempengaruhi organ yang lain. Dalam kasus infeksi paling parah, kegagalan organ tubuh yang berbeda turut membantu merenggut nyawa pasien.

Peneliti belum dapat menjelaskannya secara jelas mengenai komplikasi ini, namun mereka mengasosiasikannya dengan kondisi yang serupa diabetes atau serangan jantung. Tidak mengherankan ada penderita virus corona yang juga bisa mengalami gagal ginjal dan hati.

9. Masih perdebatan: apakah penularan bisa terjadi lewat ibu hamil?

Penting Diketahui! Ini Fase Proses Infeksi COVID-19 di Dalam Tubuhmedicalnewstoday.com

Ada laporan dari Reuters bahwa terdapat dua bayi di Wuhan yang baru saja dilahirkan teruji positif mendapatkan virus corona. Hal ini menjadi pertanyaan besar: apakah penularan tersebut benar-benar datang dari ibu hamil ketika masih dalam kandungan ataukah penularan tersebut terjadi setelah kelahiran? Hal tersebut masih menjadi perdebatan mengingat sebuah studi dari The Lancet menyangkal penularan bisa terjadi lewat ibu hamil.

Walapun proses infeksi COVID-19 masih belum bisa dijelaskan secara lebih rinci, lengkap, dan ilmiah, namun dengan melihat infeksi virus lain yang masih satu keluarga dengan virus corona, kamu bisa membayangkan bagaimana proses terjadinya.

Baca Juga: Seberapa Efektif Hand Sanitizer Mencegah Virus Corona? Ini Faktanya!

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya